Saham sektor B113 (Barang Kimia khusus) IDX-IC

Daftar saham sektor B113 (Barang Kimia khusus).  IDX Industrial Classification (IDX-IC) mengelompokkan perusahaan tercatat berdasarkan eksposur pasar atas barang atau jasa akhir yang diproduksi. Oleh karena itu, metode klasifikasi IDX-IC ini bertujuan untuk memberikan panduan bagi para penggunanya terkait kelompok perusahaan dengan eksposur pasar yang sejenis.

IDX-IC memiliki 4 tingkat klasifikasi yang terdiri dari 12 Sektor, 35 Sub-sektor, 69 Industri, 130 Sub-industri.

Saham sektor B113 (Barang Kimia khusus) IDX-IC

Sektor Barang Baku (B), Sub sektor Barang Baku (B1), Industri Barang Kimia (B11), Sub industri Barang Kimia khusus (B113)

Daftar Saham sektor B113 (Barang Kimia khusus). Perusahaan yang melakukan produksi atau distribusi barang kimia yang sudah diolah untuk keperluan industri lainnya seperti cat atau pewarna, tinta, lak, perekat, bahan peledak, plastik lembaran, lembaran kertas kaca (film), pengawet.

No Kode Saham Nama Perusahaan Tanggal IPO
1 AKPI Argha Karya Prima Industry Tbk 18-Des- 1992
2 APLI Asiaplast Industries Tbk. 01-Mei-2000
3 AVIA Avia Avian Tbk 08-Des-2021
4 CHEM Chemstar Indonesia Tbk 08-Jul-2022
5 CLPI Colorpak Indonesia Tbk. 30-Nov-2001
6 DPNS Duta Pertiwi Nusantara Tbk 08-Agu-1990
7 EKAD Ekadharma International Tbk. 14-Agu-1990
8 KKES Kusuma Kemindo Sentosa Tbk 08-Agu-2022
9 OBMD OBM Drilchem Tbk 08-Des-2021

Daftar saham sektor barang baku lainnya

(B111) Barang kimia dasar

(B112) Barang Kimia Pertanian

(B121) Material Konstruksi

(B131) Wadah & Kemasan

(B141) Aluminium

(B142) Tembaga

(B143) Emas

(B144) Baja & Besi

(B145) Logam & Mineral Mulia

(B146) Logam & Mineral Lainnya

(B147) Jasa & Perlengkapan Pertambangan

(B151) Kayu

(B152) Kertas

(B153) Produk Hutan Lainnya

Daftar saham per sektor IDX-IC

Saham sektor E522 (Jasa Penunjang Konsumen) IDX-IC

Daftar saham sektor E522 (Jasa Penunjang Konsumen).  IDX Industrial Classification (IDX-IC) mengelompokkan perusahaan tercatat berdasarkan eksposur pasar atas barang atau jasa akhir yang diproduksi. Oleh karena itu, metode klasifikasi IDX-IC ini bertujuan untuk memberikan panduan bagi para penggunanya terkait kelompok perusahaan dengan eksposur pasar yang sejenis.

IDX-IC memiliki 4 tingkat klasifikasi yang terdiri dari 12 Sektor, 35 Sub-sektor, 69 Industri, 130 Sub-industri.

Saham sektor E522 (Jasa Penunjang Konsumen) IDX-IC

Sektor Barang Konsumen non-Primer  (E), Sub sektor Jasa Konsumen (E5), Industri Pendidikan & Jasa Penunjang (E52), Sub industri Jasa Penunjang Konsumen (E522)

Daftar saham sektor E522 (Jasa Penunjang Konsumen). Perusahaan yang menyediakan jasa pendukung konsumen seperti pramuwisma, penatu, keamanan tempat tinggal, reparasi dan perawatan rumah, bantuan hukum, event organizer, desain interior, perawatan tubuh, penyewaan barang konsumen

No Kode Saham Nama Perusahaan Tanggal IPO
1      

Catatan tambahan

YELO (Yelooo Integra Datanet Tbk.) melakukan perubahan inti usaha dari sebelumnya berada di Sub industri Jasa Penunjang Konsumen (E522)  menjadi Sub industri Distributor Barang Konsumen (E711). Perubahan ini efektif per 1 Juli 2022. Baca: 7 emiten pindah sektor 2022.

Daftar saham sektor barang konsumen non-primer  lainnya

(E111) Suku Cadang Otomotif
(E112) Ban
(E121) Produsen Mobil
(E122) Produsen Motor
(E211) Produsen Furnitur Rumah
(E212) Peralatan Rumah Tangga
(E213) Perlengkapan Rumah Tangga
(E311) Barang Elektronik Konsumen
(E321) Peralatan Olah Raga & Barang Hobi
(E411) Pakaian, Aksesoris & Tas
(E412) Alas Kaki
(E413) Tekstil
(E511) Fasilitas Permainan
(E512) Hotel, Resor & Kapal Pesiar
(E513) Agen Perjalanan
(E514) Fasilitas Rekreasi & Olah Raga
(E515) Rumah Makan
(E521) Jasa Pendidikan
(E522) Jasa Penunjang Konsumen
(E611) Periklanan
(E612) Penyiaran
(E613) Penyiaran Berbayar
(E614) Penerbitan
(E621) Hiburan & Film
(E711) Distributor Barang Konsumen
(E721) Ritel Internet & Homeshop
(E731) Department Store
(E741) Ritel Pakaian & Tekstil
(E742) Ritel Elektronik
(E743) Ritel Barang Rumah Tangga
(E744) Toko Khusus
(E745) Ritel Otomotif

Daftar saham per sektor IDX-IC

Daftar Saham sektor A122 2021 (Distribusi batu bara)

Daftar saham sektor A122 2021 (Distribusi batu bara).  IDX Industrial Classification (IDX-IC) mengelompokkan perusahaan tercatat berdasarkan eksposur pasar atas barang atau jasa akhir yang diproduksi. Oleh karena itu, metode klasifikasi IDX-IC ini bertujuan untuk memberikan panduan bagi para penggunanya terkait kelompok perusahaan dengan eksposur pasar yang sejenis.

IDX-IC memiliki 4 tingkat klasifikasi yang terdiri dari 12 Sektor, 35 Sub-sektor, 69 Industri, 130 Sub-industri.

Saham sektor A122 2021 (Distribusi batu bara)

Sektor Energi (A), Sub sektor Minyak, Gas & Batu Bara (A1), Industri Batu bara (A12), Sub industri Distribusi batu bara  (A122)

Daftar Saham sektor A122 2021 (Distribusi batu bara). Perusahaan yang menyediakan jasa transportasi atas dasar balas jasa (fee) dan perusahaan yang melakukan jual beli
batu bara.

No Kode Saham Nama Perusahaan Tanggal IPO
1 BBRM Pelayaran Nasional Bina Buana 09-Jan-2013
2 BESS Batulicin Nusantara Maritim Tb 09-Mar-2020
3 BIPI Astrindo Nusantara Infrastruktur Tbk
d.h Benakat Integra Tbk
d.h Benakat Petroleum Energy Tbk
d.h Macau Oil Engineering and Technology
11-Feb-2010
4 BSML Bintang Samudera Mandiri Lines Tbk 16-Des-2021
5 CANI Capitol Nusantara Indonesia Tb 16-Jan-2014
6 CNKO Exploitasi Energi Indonesia Tb 21-Nov-2001
7 DWGL Dwi Guna Laksana Tbk. 13-Des-2017
8 FIRE Alfa Energi Investama Tbk. 09-Jun-2017
9 MBSS Mitrabahtera Segara Sejati Tbk 06-Apr-2011
10 PSSI Pelita Samudera Shipping Tbk. 05-Des-2017
11 PTIS Indo Straits Tbk. 12-Jul-2011
12 RIGS Rig Tenders Indonesia Tbk. 05-Mar-1990
13 RMKE RMK Energy Tbk 07-Des-2021
14 SGER Sumber Global Energy Tbk. 10-Agu-2020
15 TCPI Transcoal Pacific Tbk. 06-Jul-2018
16 TEBE Dana Brata Luhur Tbk. 18-Nov-2019
17 TPMA Trans Power Marine Tbk. 20-Feb-2013

Catatan tambahan

BIPI (Astrindo Nusantara Infrastruktur Tbk) melakukan perubahan inti usaha dari sebelumnya berada di sub industri Produksi & Penyulingan Minyak & Gas  (A111) menjadi sub industri Distribusi batu bara  (A122). Perubahan ini efektif per 1 Juli 2022. Baca: 7 emiten pindah sektor 2022.

Daftar saham sektor energi lainnya

(A111) Produksi & Penyulingan Minyak & Gas

(A112) Penyimpanan & Distribusi Minyak & Gas

(A121) Produksi Batu Bara

(A131) Jasa Pengeboran Minyak & Gas

(A132) Jasa & Perlengkapan Minyak, Gas, & Batu Bara

(A211) Peralatan Energi Alternatif

(A221) Bahan Bakar Alternatif

Daftar saham per sektor 2021 IDX-IC

Saham sektor K111 (Maskapai Penerbangan) IDX-IC

Daftar saham sektor K111 (Maskapai Penerbangan).  IDX Industrial Classification (IDX-IC) mengelompokkan perusahaan tercatat berdasarkan eksposur pasar atas barang atau jasa akhir yang diproduksi. Oleh karena itu, metode klasifikasi IDX-IC ini bertujuan untuk memberikan panduan bagi para penggunanya terkait kelompok perusahaan dengan eksposur pasar yang sejenis.

IDX-IC memiliki 4 tingkat klasifikasi yang terdiri dari 12 Sektor, 35 Sub-sektor, 69 Industri, 130 Sub-industri.

Saham sektor K111 (Maskapai Penerbangan) IDX-IC

Sektor Transportasi & Logistik  ( K), Sub sektor Transportasi (K1), Industri  Maskapai Penerbangan (K11), Sub industri Maskapai Penerbangan (K111)

Daftar saham sektor K111 (Maskapai Penerbangan). Saham emiten penerbangan adalah perusahaan pemilik maskapai penerbangan dan penyewaan pesawat terbang yang utamanya melakukan pengangkutan penumpang menggunakan moda transportasi udara.

No Kode Saham Nama Perusahaan Tanggal IPO
1 CMPP AirAsia Indonesia Tbk. 08-Des-1994
2 GIAA Garuda Indonesia (Persero) Tbk 11-Feb-2011
3 HELI Jaya Trishindo Tbk. 27-Mar-2018

Catatan tambahan

IATA (MNC Energy Investments Tbk.) melakukan perubahan inti usaha dari sebelumnya berada di Sub industri Maskapai Penerbangan (K111)  menjadi Sub industri Produksi batu bara  (A121). Perubahan ini efektif per 1 Juli 2022. Baca: 7 emiten pindah sektor 2022.

Daftar saham sektor Transportasi & Logistik  lainnya

(K111) Maskapai Penerbangan

(K121) Pengangkutan Laut Penumpang

(K131) Kereta Api

(K132) Transportasi Jalanan

(K211) Logistik & Pengantaran

Daftar saham per sektor IDX-IC

7 Emiten pindah sektor 2022

7 Emiten pindah sektor  sepanjang tahun 2022. Bursa Efek Indonesia (BEI) mengumumkan perubahan klasifikasi industri terhadap tujuh emiten pada Jumat (24/6). Adapun perubahan tersebut berdasarkan evaluasi tahunan atas klasifikasi industri perusahaan tercatat di BEI. “Perubahan klasifikasi dan indeks sektoral ini akan berlaku efektif tanggal 1 Juli 2022,” tulis pengumuman tersebut, sebagaimana dilansir dari keterbukaan informasi, dikutip IDXChannel, Kamis (30/6). Ketujuh emiten tersebut mengalami perubahan klasifikasi industri IDX-IC baik dari sektor, industri, sub industri hingga sub sektor.

7 Emiten pindah sektor 2022

1. BIPI

Perusahaan yang mengalami perubahan industri adalah PT Astrindo Nusantara Infrastruktur Tbk (BIPI).

BIPI mengubah industrinya dari yang semula bergerak di industri minyak dan gas (migas) menjadi batu bara. BIPI merupakan emiten yang kegiatan utamanya di bidang eksplorasi dan produksi jasa pertambangan batu bara, jasa pelabuhan dan pertambangan, serta investasi.

Adapun sub industri emiten ini juga turut berubah. Sebelumnya BIPI melakukan produksi dan penyulingan migas, kini amerambah distribusi batu bara.

2. TELE

Selain BIPI, Tiphone Mobile Indonesia Tbk (TELE) juga mengubah industrinya menjadi distributor barang dan konsumen. Sebelumnya emiten yang bergerak di sektor barang konsumen non primer ini berkecimpung di bidang ritel khusus, yakni ritel elektronik.

3. MITI

PT Mitra Investindo Tbk atawa MITI juga mengalami perubahan sub industri. Semula, emiten pertambangan granit dan industri minyak dan gas bumi ini melakukan produksi dan penyulingan minyak dan gas. Namun, MITI beralih di bidang penyimpanan dan distribusi minyak dan gas.

4. YELO

PT Yelooo Integra Datanet Tbk (YELO) turut mengubah sub sektornya. Sub sektor emiten ini berubah menjadi jasa dan konsumen dari yang semula perdagangan ritel. Adapun sub industri emiten ini juga ikut berubah, dari jasa penunjang konsumen menjadi distributor barang konsumen.

5. IATA

Emiten milik MNC Grup, PT MNC Energy Investments Tbk (IATA), berpindah sektor dari transportasi dan logistik (IDXTRANS) menjadi energi (IDXENERGY). Emiten ini mengubah kegiatan usaha utamanya dari sebelumnya perusahaan pengangkutan udara niaga dan jasa angkutan udara, menjadi sektor batu bara dan produksi batu bara.

Informasi saja, IATA mengubah nama perusahaan ketika beralih kegiatan usaha. Sebelumnya, emiten ini bernama PT Indonesia Transport & Infrastructure Tbk. Dilansir dari keterangan resmi perusahaan, perubahan bisnis ini dilakukan sebagai mitigasi kerugian akibat pandemi Covid-19.

6. RISE

Selanjutnya, emiten yang berpindah sektor yakni Jaya Sukses Makmur Sentosa Tbk (RISE). Emiten ini berpindah haluan dari IDXCYCLIC atau barang konsumen non primer menjadi properti dan real estat (IDXPROPERT).

Emiten yang sebelumnya bergerak di bidang pariwisata dan rekreasi ini kini menjadi pengelola dan pengembang real estat. Adapun emiten ini juga berpindah sub industri dari hotel, resor, dan kapal menjadi pengembang dan operator real estat.  

7. WIFI

Terakhir, Emiten pindah sektor 2022 di bidang periklanan dan layanan digital, Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI) juga berpindah sektor. Emiten ini semula bergerak di bidang IDXCYCLIC menjadi di sektor teknologi (IDXTECHNO).

Kegiatan usaha WIFI awalnya di bidang media dan entertainment, namun sekarang beralih menjadi jasa TI dan perangkat lunak. Selain itu, sub sektor WIFI kini menjadi aplikasi dan jasa internet dari sebelumnya, yaitu advertising atau periklanan.

Sumber : https://www.idxchannel.com/market-news/bersama-lima-emiten-iata-dan-tele-ubah-klasifikasi-industri

Exit mobile version