Analisa saham SMGR : pola base on top of base

Analisa saham SMGR (PT Semen Gresik Tbk)

Analisa fundamental

Saham SMGR adalah saham dari perusahan semen yang selalu membukukan pertumbuhan laba dari tahun ke tahun. Pada kuartal pertama tahun 2012 laba semen gresik juga masih terus naik dibanding periode yang sama tahun 2011.

Kinerja keuangan Semen Gresik 2012 kuartal 1

Berikut ringkasan kinerja dari Semen Gresik berdasarkan laporan keuangan kuartal 1 tahun 2012:

  2012 2011 Growth
Kuartal 1
(Dalam Rupiah)
Jumlah Asset   21.418.200.109.000      19.661.602.767.000 8,93%
Hutang     5.788.319.984.000        5.046.505.788.000 14,70%
Ekuitas   15.629.880.125.000      14.615.096.979.000 6,94%
Penjualan     4.283.657.849.000        3.553.496.248.000 20,55%
Laba kotor     1.922.187.900.000        1.643.879.060.000 16,93%
Laba operasi     1.253.675.980.000        1.074.313.804.000 16,70%
Laba / Rugi bersih 1.015.211.475.000 884.863.267.000 14,73%
EPS 170,00 147,00 15,65%
ROE (annualize) 26,0% 24,2% 7,28%
DER                         0,37                            0,35 7,25%

Laporan keuangan SMGR 2012 kuartal 1 selengkapnya dapat di download di : Laporan Keuangan 2012 kuartal 1

Kinerja Semen Gresik dari tahun ke tahun

  2012 2011 2010 2009 2008 2007
  Q1 A A A A A
Pertumbuhan EPS  +16% +8% +8% +33% +43% +37%
Pertumbuhan pendapatan  +21% +14% -0.3% +18% +10% +10%
Pertumbuhan laba operasi  +17% +8.5% +3.4% n/a n/a n/a
Return on equity (ROE)Annualize  26% 27% 30% 33% 31% n/a
Debt to equity ratio (DER)  0.37 0.35 0.30 0.26 0.31 n/a

 

Analisa Teknikal

Saham SMGR merupakan saham sektor semen pertama (dibandingkan INTP dan SMCB) yang berhasil menciptakan harga tertinggi baru (new high) di 12.950. Setelah breakout (menembus harga resisten) di harga 10.000 dalam pola double buttom, Semen Gresik bergerak naik mencapai harga tertinggi baru di 12.950 selama 6 minggu (naik hampir 30%). Pergerakan saham SMGR kemudian terhenti dan mengalami koreksi dan konsolidasi membentuk landasan baru (pola baru). Landasan baru yang terbentuk tepat diatas landasan pertama (pola pertama atau 1st base).  Landasan pertama (1st base) berupa pola double buttom (pola huruf W) dan landasan kedua (2nd base) membentuk pola cup with handle (cangkir bertangkai).

Tangkai (handle) sudah mengalami konsolidasi selama 5 minggu.  Pada penutupan Jumat kemaren (4 Mei 2012) harga saham SMGR ditutup di 12.150. Ada tanda-tanda pullback untuk mencoba menembus harga resisten (buy point atau harga acuan beli) di 12650.

Cermati pergerakan saham SMGR dan apabila harga sudah diperdagangkan di 12650 dan volume saat itu meningkat (perdagangan ramai) anda boleh masuk untuk membelinya. Jika berhasil breakout, tren harga akan cendrung bergerak ke kisaran 15.000 (berdasarkan tren grafik).

Analisa saham SIMP (Salim Ivomas): pola cup with handle

Salim Ivomas merupakan saham yang baru melantai di Bursa Efek Indonesia. Anak perusahaan Indofood Sukses Makmur Tbk  (INDF) yang bergerak di sektor perkebunan ini IPO tanggal 9 Juni 2011. Sebelum IPO, pada tanggal 8 Desember 2010, Perusahaan mengakuisisi 42.111.000 saham LSIP (PT London Sumatera Plantation Tbk) dari IndoAgri (pemegang saham pengendali tidak langsung Perusahaan), yang mewakili 3,08% dari jumlah modal saham beredar LSIP, dengan harga keseluruhan sebesar Rp488.488.000.000, sehingga kepemilikan Perusahaan Salim Ivomas pada LSIP meningkat dari 56,40% menjadi 59,48%.

Analisa saham SIMP (PT Salim Ivomas Pratama Tbk)

Per laporan keuangan 31 Desember 2011, pemegang saham Salim Ivomas adalah :

1. Indofood Agri Resources Ltd., Singapura : 11.387.745.000 lembar (72%)
2. PT Indofood Sukses Makmur Tbk : 1.012.185.000 lembar (6,4%)
3. Publik (dibawah 5%) : 3.416.380.000 lembar (21,6%)

Analisa Fundamental

  2011 2010 Growth
(Dalam Rupiah)
Jumlah Asset 25.510.399.000.000 21.063.714.000.000 + 21 %
Hutang 10.339.209.000.000 11.324.638.000.000 – 8,7 %
Ekuitas 15.171.190.000.000 9.739.076.000.000 + 56 %
Penjualan 12.605.311.000.000 9.484.281.000.000 + 33 %
Laba kotor 4.341.783.000.000 3.545.468.000.000 + 22,5 %
Laba operasi 3.126.466.000.000 2.239.538.000.000  + 40 %
Laba bersih 2.251.296.000.000 1.395.191.000.000 + 61 %
EPS (terdilusi) 115 77 + 49 %
ROE                         15% 14% + 7 %
DER 0.68 1.16  – 41 % %

Data laporan keuangan menunjukkan kinerja Salim Ivomas yang solid. EPS meningkat 49% sementara rasio hutang menyusut jauh.

Analisa Teknikal

Secara teknikal, pergerakan harga saham SIMP membentuk pola grafik cangkir bertangkai (cup with handle). Konsolidasi diwilayah tangkai sudah terjadi selama 9 minggu.

Dari grafik diatas terlihat sudah ada tanda-tanda saham SIMP akan menembus harga resistennya (buy point atau pivot point) yaitu diharga 1450, namun karena situasi bursa yang melemah cukup tajam membuat ancang-ancang breakout (menembus harga resisten) menjadi tertunda.

Cermati pergerakan harga saham SIMP. Jika sudah diperdagangkan diharga buy point dan volume perdagangan saat itu meningkat diatas 50% dari volume rata-rata (perhatikan grafik untuk memudahkan pencermatan), saat itu anda boleh siap-siap masuk untuk membeli.  Tidak ada larangan untuk membeli dibawah harga acuan beli (buy point) namun pergerakan harga yang cepat adalah saat menembus buy point (pergerakan menuju buy point semakin smooth semakin baik karena semakin bisa untuk diantisipasi).

Anda berminat? Siapkan uang cash anda 😀

EPS yang menyesatkan (Basic EPS versus Diluted EPS)

Seringkali media memberitakan EPS yang menyesatkan dari suatu laporan keuangan perusahaan. EPS (earning per share) atau laba per lembar saham merupakan hal terpenting dalam analisis fundamental saham untuk mengukur kinerja perusahaan. Untuk menganalisa fundamental saham, EPS ada diposisi pertama yang harus dilihat.  Untung dan rugi perusahaan langsung tercermin dalam EPS. Nilainya negatif berarti perusahaan rugi, kalau nilainya positif berarti perusahaan untung.  Saya akan langsung mengabaikan saham yang EPS nya negatif. Pertanyaan yang muncul adalah berapa sesungguhnya EPS perusahaan?

EPS yang menyesatkan (Basic EPS versus Diluted EPS)

EPS (earning per share) atau laba per lembar saham merupakan hal terpenting dalam analisa fundamental untuk mengukur kinerja perusahaan.

Analisa dalam blog ini sesungguhnya adalah cerminan saham-saham apa saja yang saya beli (saya beli saham  berdasarkan analisa saya sendiri).  Dalam beberapa analisa yang saya buat, saya ada yang keliru dalam menggunakan EPS.  Ada sistem yang memberikan data fundamental perusahaan. Namun sistem itu sendiri ternyata kadang tidak akurat. Hal yang paling baik adalah dengan langsung membaca SOFT COPY laporan keuangan (butuh kerja ekstra) yang dipublikasikan oleh tiap-tiap perusahaan publik yang bisa di download di website BEI.

Menghitung EPS rumusnya hanya pembagian sederhana :

EPS = laba bersih / jumlah saham beredar

Pertanyaannya adalah, berapa sesungguhnya saham yang beredar???.

Total saham beredar

Ada beberapa hal yang menyebabkan terjadinya perubahan jumlah saham beredar dibandingkan saat perusahaan tersebut dibentuk.  Berikut aksi koporasi (cooporate action) yang menyebabkan total saham beredar bertambah :

  1. Awal. Ini merupakan jumlah saham beredar pertama kali perusahaan dibentuk melalui akte notaris.
  2. IPO (initial publik offering).  Ini adalah saat pertama kali perusahaan menjual (menerbitkan saham baru) di bursa saham.
  3. Right issue.  Ini adalah aksi perusahaan dengan menerbitkan saham baru (setelah perusahaan melantai di bursa) untuk tujuan menambah permodalan perusahaan.
  4. ESOP (Employee Stock Ownership Plan). Ini merupakan bentuk bonus yang dibagikan perusahaan kepada karyawan.
  5. Warrant. Warrant merupakan suatu opsi kepemilikan yang bisa ditukar menjadi saham. Biasanya saat melakukan right issue, perusahaan penerbit memberikan bonus berupa warrant bagi yang mau menebus HMETD (hak memesan efek terlebih dahulu) dari right issue tersebut.
  6. Convertible bond.  Ini adalah jenis hutang yang memungkinkan ditukar menjadi saham saat hutang jatuh tempo.

EPS yang menyesatkan dilaporkan media dan yang tertulis dilaporan keuangan

Media sangat cepat memberitakan EPS perusahaan. Namun sang penulis belum tentu benar-benar memahami tentang EPS.  Kadang pemberitaan juga memiliki maksud terselubung (mengelabui). Belum pernah saya membaca atau mendengar media menyebutkan EPS basic atau EPS diluted. Hanya diberitakan EPS saja. Disinilah letak masalah yang “bisa menyesatkan”.

Ilustrasi

Misalkan diawal tahun 2011 saham perusahaan yang beredar adalah 1.000.000.000 (satu milyar) lembar.

Lalu pada tanggal 1 Desember 2011 perusahaan melakukan right issue dengan menerbitkan 5.000.000.000 (lima milyar) lembar saham baru.

Di tahun 2012 perusahaan melaporkan bahwa laba bersih yang diperoleh selama tahun 2011 adalah Rp 700.000.000.000 (tujuh ratus milyar rupiah).

Berapakah EPS perusahaan tersebut???

Dalam laporan keuangan yang dilaporkan perusahaan publik ada yang hanya menyebutkan :

  • Laba per saham dasar (Basic earning per share)

Ada juga perusahaan publik yang menyebutkan sekaligus:

  • Laba per saham dasar (Basic earning per share) dan
  • Laba per saham terdilusi (diluted earning per share)

A. Laba per saham dasar (basic earning per share)

Laba per saham dasar dari ilustrasi diatas adalah membagi laba bersih dengan rata-rata tertimbang (weighted average)  dari jumlah saham beredar.

Saham awal : 1 milyar lembar selama 365 hari (1 Januari 2011 hingga 31 Desember 2011)

Saham right issue : 5 milyar lembar selama 31 hari (1 Desember 2011 hingga 31 Desember 2011)

Total rata-rata saham beredar: = [ ( 1 milyar x 365) + (5 milyar x 31) ] / [365+31] = 520 milyar / 396 = 1.313.131.313

Sehingga kita akan dapatkan Laba Per Saham Dasar : = 700.000.000.000 / 1.313.131.313 = Rp 533,08

B. Laba per saham terdilusi (diluted earning per share)

Jumlah saham beredar secara faktual adalah dengan menjumlahkan  seluruh saham tanpa memandang berapa lama saham itu diterbitkan.  Secara fakta, per 31 Desember 2011 jumlah saham yang beredar adalah 1 milyar lembar ditambah 5 milyar lembar sehingga total menjadi 6 milyar lembar.

Sehingga laba per saham terdilusi: = 700.000.000.000 / 6.000.000.000 = Rp 117

Ada perbedaan yang sangat mencolok dalam angka EPS antara basic dengan diluted.  Pada masa tahun-tahun berikutnya eps tentunya akan dihitung dengan keseluruhan jumlah saham beredar tesebut (karena keduanya akan sama-sama dihitung berumur 365 hari). Basic EPS mungkin berguna bagi manajemen perusahaan dalam mengukur kinerja nya tahun itu, tetapi bagi anda investor analisa yang benar  adalah menggunakan diluted EPS demi mengantisipasi kinerja perusahaan diwaktu mendatang karena bagaimanpun laba akan dibagi untuk seluruh kepemilikan saham.

Seandainya pada tahun sebelumnya ditahun 2010 perusahaan maleporkan EPS (basic maupun diluted) sebesar Rp 150 (seratus lima puluh rupiah) anda akan tercengang dengan kenaikan fantastis dari EPS yang diberitakan di media :

  • EPS growth (basic) =( 533,08 – 150 ) / 150 = 255,4 %
  • EPS growth (diluted) = ( 177 – 150 ) / 150 = 18 %

dan media akan memberitakan kira-kira seperti ini:

EPS perusahaan ABCD sepanjang 2011 terbang sebesar 255,4 %

dan itu sangat menyesatkan bagi investor.

Perbandingan fundamental saham bank (BBRI, BBCA, BMRI, BDMN, BBNI)

Perbandingan fundamental saham Bank Rakyat Indonesia (BBRI), Bank Central Asia (BBCA), Bank Mandiri (BMRI), Bank Danamon (BDMN) dan Bank Negara Indonesia (BBNI).

FUNDAMENTAL BBRI BBCA BMRI BDMN BBNI
Sales Growth* 7.90% -18.50% 11.20% 17.10% 13.90%
Gr.Profit Growth* 48151.1 B 16836.7 B 37730.0 B 16882.5 B 20691.8 B
Op.Profit Margin** 37.30% 83.40% 44.60% 34.20% 57.40%
Net.Profit Margin** 0.3 0.6 0.3 0.2 0.3
Market Cap. 172178.4 B 194047.3 B 161700.0 B 59779.4 B 72002.5 B
PER*** 11.2x 17.9x 13.2x 16.6x 12.5x
BVPS*** 2038.1 1720.8 2712.3 2722.8 2043.8
PBV*** 3.5x 4.6x 2.6x 2.3x 1.9x
ROA*** 2.60% 2.80% 2.20% 2.40% 1.90%
ROE*** 30.30% 25.80% 19.50% 12.90% 15.40%
Debt/Equity** 0.3 0.1 0.4 0.8 0.3
EV/EBITDA** 10 13.5 10.5 13.6 6.4

Dengan pertumbuhan laba  serta tingginya ROE, Bank BRI (BBRI) masih murah dibanding yang lainnya.

Contoh analisis fundamental saham (BBCA vs BBRI)

DOID ( PT Delta Dunia Makmur Tbk ) rugi bersih 3 (tiga) tahun berturut-turut

PT Delta Dunia Makmur (DOID)

PT Delta Dunia makmur masih mengalami kinerja yang buruk di tahun 2011. Perusahaan masih mengalami rugi bersih sebesar 352,5 milyar rupiah. Kerugian juga terjadi ditahun 2010 dan 2009.  Praktis secara beruntun selama 3 (tiga) tahun berturut-turut mengalami kerugian.

  2011 2010 2009
(Dalam Rupiah)
Jumlah Asset   10,819,779,000,000        7,637,438,000,000        6,570,729,000,000
Hutang     9,864,475,000,000        7,501,451,000,000        6,370,341,000,000
Ekuitas        955,304,000,000          135,987,000,000          192,828,000,000
Penjualan     6,820,719,000,000        5,798,901,000,000        6,350,639,000,000
Laba kotor     1,092,180,000,000        1,353,751,000,000        1,490,604,000,000
Laba operasi        669,240,000,000        1,037,540,000,000        1,235,647,000,000
Laba / Rugi bersih -352,477,000,000 -158,736,000,000 -160,106,000,000
EPS -20.35 -23.37 -23.58
ROE -36.9% -116.7% -83.0%
DER                        10.33                          55.16                          33.04

Dari sisi asset, sekilas terlihat asset bertambah.  Namun jangan tertipu, asset meningkat karena hutang yang semakin membengkak (kalau kita berhutang, hutang akan masuk ke asset sehingga asset bertambah).

Anda mau membeli saham perusahaan yang merugi ? 😀

Exit mobile version