Perusahaan pertambangan 2018-2022 di BEI

Perusahaan pertambangan 2018-2022 di BEI menurut klasifikasi JASICA terdiri dari 4 kelompok pertambangan yaitu  pertambangan minyak dan gas, pertambangan batubara, pertambangan logam dan mineral, serta pertambangan batu-batuan. Berikut tabel Perusahaan pertambangan 2018-2022 di BEI.

Perusahaan pertambangan 2018-2022 di BEI

Berikut data tabel  Perusahaan pertambangan 2018-2022 di BEI dalam format PDF.

[pdf-embedder url=”https://www.sahamu.com/wp-content/uploads/2023/01/Perusahaan-Tambang-2018-2022.pdf” title=”Perusahaan Tambang 2018-2022″]

 

Download PDF : Perusahaan Tambang 2018-2022 di BEI

7 Emiten pindah sektor 2022

7 Emiten pindah sektor  sepanjang tahun 2022. Bursa Efek Indonesia (BEI) mengumumkan perubahan klasifikasi industri terhadap tujuh emiten pada Jumat (24/6). Adapun perubahan tersebut berdasarkan evaluasi tahunan atas klasifikasi industri perusahaan tercatat di BEI. “Perubahan klasifikasi dan indeks sektoral ini akan berlaku efektif tanggal 1 Juli 2022,” tulis pengumuman tersebut, sebagaimana dilansir dari keterbukaan informasi, dikutip IDXChannel, Kamis (30/6). Ketujuh emiten tersebut mengalami perubahan klasifikasi industri IDX-IC baik dari sektor, industri, sub industri hingga sub sektor.

7 Emiten pindah sektor 2022

1. BIPI

Perusahaan yang mengalami perubahan industri adalah PT Astrindo Nusantara Infrastruktur Tbk (BIPI).

BIPI mengubah industrinya dari yang semula bergerak di industri minyak dan gas (migas) menjadi batu bara. BIPI merupakan emiten yang kegiatan utamanya di bidang eksplorasi dan produksi jasa pertambangan batu bara, jasa pelabuhan dan pertambangan, serta investasi.

Adapun sub industri emiten ini juga turut berubah. Sebelumnya BIPI melakukan produksi dan penyulingan migas, kini amerambah distribusi batu bara.

2. TELE

Selain BIPI, Tiphone Mobile Indonesia Tbk (TELE) juga mengubah industrinya menjadi distributor barang dan konsumen. Sebelumnya emiten yang bergerak di sektor barang konsumen non primer ini berkecimpung di bidang ritel khusus, yakni ritel elektronik.

3. MITI

PT Mitra Investindo Tbk atawa MITI juga mengalami perubahan sub industri. Semula, emiten pertambangan granit dan industri minyak dan gas bumi ini melakukan produksi dan penyulingan minyak dan gas. Namun, MITI beralih di bidang penyimpanan dan distribusi minyak dan gas.

4. YELO

PT Yelooo Integra Datanet Tbk (YELO) turut mengubah sub sektornya. Sub sektor emiten ini berubah menjadi jasa dan konsumen dari yang semula perdagangan ritel. Adapun sub industri emiten ini juga ikut berubah, dari jasa penunjang konsumen menjadi distributor barang konsumen.

5. IATA

Emiten milik MNC Grup, PT MNC Energy Investments Tbk (IATA), berpindah sektor dari transportasi dan logistik (IDXTRANS) menjadi energi (IDXENERGY). Emiten ini mengubah kegiatan usaha utamanya dari sebelumnya perusahaan pengangkutan udara niaga dan jasa angkutan udara, menjadi sektor batu bara dan produksi batu bara.

Informasi saja, IATA mengubah nama perusahaan ketika beralih kegiatan usaha. Sebelumnya, emiten ini bernama PT Indonesia Transport & Infrastructure Tbk. Dilansir dari keterangan resmi perusahaan, perubahan bisnis ini dilakukan sebagai mitigasi kerugian akibat pandemi Covid-19.

6. RISE

Selanjutnya, emiten yang berpindah sektor yakni Jaya Sukses Makmur Sentosa Tbk (RISE). Emiten ini berpindah haluan dari IDXCYCLIC atau barang konsumen non primer menjadi properti dan real estat (IDXPROPERT).

Emiten yang sebelumnya bergerak di bidang pariwisata dan rekreasi ini kini menjadi pengelola dan pengembang real estat. Adapun emiten ini juga berpindah sub industri dari hotel, resor, dan kapal menjadi pengembang dan operator real estat.  

7. WIFI

Terakhir, Emiten pindah sektor 2022 di bidang periklanan dan layanan digital, Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI) juga berpindah sektor. Emiten ini semula bergerak di bidang IDXCYCLIC menjadi di sektor teknologi (IDXTECHNO).

Kegiatan usaha WIFI awalnya di bidang media dan entertainment, namun sekarang beralih menjadi jasa TI dan perangkat lunak. Selain itu, sub sektor WIFI kini menjadi aplikasi dan jasa internet dari sebelumnya, yaitu advertising atau periklanan.

Sumber : https://www.idxchannel.com/market-news/bersama-lima-emiten-iata-dan-tele-ubah-klasifikasi-industri

Perusahaan pertambangan 2017-2021 di BEI

Perusahaan pertambangan 2017-2021 di BEI menurut klasifikasi JASICA terdiri dari 4 kelompok pertambangan yaitu  pertambangan minyak dan gas, pertambangan batubara, pertambangan logam dan mineral, serta pertambangan batu-batuan. Berikut tabel Perusahaan pertambangan 2017-2021 di BEI.

Perusahaan pertambangan 2017-2021 di BEI

Berikut data tabel  Perusahaan pertambangan 2017-2021 di BEI dalam format PDF.

[pdf-embedder url=”https://www.sahamu.com/wp-content/uploads/2021/12/Perusahaan-Tambang-2017-2021.pdf” title=”Perusahaan Tambang 2017-2021″]

 

Download PDF : Perusahaan Tambang 2017-2021 di BEI

7 Contoh Perusahaan Terbuka Terkemuka di Indonesia

Perusahaan terbuka terkadang juga disingkat perusahaan tbk. adalah perusahaan yang go public. Maksudnya go public adalah perusahaan tersebut menjual sahamnya ke publik, tidak hanya dimiliki oleh beberapa gelintir orang. Berikut contoh perusahaan terbuka terkemuka di Indoensia

Contoh Perusahaan Terbuka di Indonesia

1. Bank BRI

Bank BRI atau Bank Rakyat Indonesia merupakan salah satu perusahaan terbuka yang bergerak di sektor bank. Perusahaan Bank BRI resmi menjadi perusahaan terbuka setelah go public di Bursa Efek sejak 10 Nopember 2003. Pemilik saham mayoritas adalah Pemerintah Republik Indonesia dengan kepemilikan diatas 50%.

2. Astra International

Astra International merupakan perusahaan otomotif terbesar di Indonesia. Mulai dari produksi mobil, sepeda motor, suku cadang dan termasuk memiliki anak perusahaan di sektor finansial. Astra International resmi menjadi perusahaan terbuka setelah go public pada 4 April 1990.

3. Gudang Garam

Gudang Garam termasuk salah satu perusahaan rokok terbesar di Indoensia. Perusahaan yang bermarkas di Kediri, Jawa Timur ini resmi menjadi perusahaan terbuka sejak 27 Agustus 1990

4. Semen Indonesia

Semen Indonesia ( sebelumnya bernama Semen Gresik ) merupakan perusahan semen terbesar di Indonesia. Memiliki beberapa anak perusahaan yang juga bergerah di sektor semen seperti Semen Padang. Semen Indonesia resmi menjadi perusahaan terbuka sejak 8 Juli 1991. Pemilik mayoritas adalah Pemerintah Republik Indonesia yang menguasai lebih dari 50% saham.

5. Unilever – Contoh Perusahaan Terbuka

Unilever merupakan contoh perusahaan terbuka yang bergerak dibidang consumer goods terbesar di Indonesia Memproduksi makanan, minuman, keperluan rumah tangga dan barang kosmetik. Perusahaan yang bermarkas di Surabaya ini resmi menjadi perusahaan terbuka sejak 11 Januari 1982.

6. Kalbe Farma

Kalbe Farma merupakan contoh perusahaan terbuka yang bergerak di sektor farmasi dan asupan makanan. Kalbe Farma resmi menjadi perusahaan terbuka setelah go public pada 30 Juli 1991. Kalber Farma terkenal dengan produknya seperti Nutrilon, PediaSure, Sustagen, Bebelac, Frisian Flag dan bayak lagi yang lainnya.

7. Telekomunikasi Indonesia

Telekomunikasi Indonesia atau lebih dikenal dengan singkatan Telkom merupakan contoh perusahaan terbuka yang bergerak di sektor telekomunikasi. Telkom merupakan perusahaan telekomunikasi terbesar di Indonesia. Resmi menjadi perusahaan terbuka sejak go public pada 14 Nopember 1995. Perusahaan Telkom secara mayoritas dikuasai oleh Pemerintah Republik Indonesia dengan kepemilikan diatas 50%.

Forbes : 6 Perusahaan Publik Terbesar di Indonesia 2017

Forbes 2000 the world biggest companies memuat 2000 daftar perusahaan publik terbesar di dunia. Rangking ini dibuat berdasarkan pendapatan (penjualan), keuntungan, aset yang dimiliki dan market value.

Untuk edisi tahun 2016 yang dirilis 24 Mei 2017, ada 6 perusahaan publik Indonesia masuk ke dalam daftar tersebut. 

Berikut daftar ke 6 perusahaan publik terbesar Indonesia 2017 versi Forbes.

Perusahaan Publik Terbesar di Indonesia 2017

  Perusahaan Rank Pendapatan Profit Asset Nilai pasar
1. Bank Rakyat Indonesia #386 $8.3 B $2 B $74.5 B $24.2 B
2. Bank Mandiri #494 $7.5 B $1 B $77.1 B $21.4 B
3. Bank Central Asia #564 $4.8 B $1.5 B $50.2 B $32.1 B
4. Telekom Indonesia #653 $8.7 B $1.5 B $13.3 B $30.4 B
5. Bank Negara Indonesia #924 $4.4 B $853 M $44.8 B $9.1 B
6. Gudang Garam #1373 $5.7 B $502 M $4.7 B $9.9 B



Dari keenam perusahaan publik diatas :

☑ 4 perusahaan merupakan BUMN yaitu BRI, Mandiri, BNI, Telkom.

☑ 4 perusahaan merupakan perbankan yaitu BRI, Mandiri, BCA, BNI.

☑ 1 perusahaan di sub sektor  telekomunikasi yaitu Telkom.

☑ 1 perusahaan di sub sektor rokok yaitu Gudang Garam. 

Pada tahun 2015 ada 7 perusahaan publik Indonesia yang masuk rangking Forbes 2000 the world biggest companies. Perusahaan Gas Negara ( PGN ) keluar dari Forbes 2000 the world biggest companies. Dengan kata lain, Perusahaan Gas Negara memiliki ranking diatas 2000.

Berikut perbandingan ranking tahun 2017, 2016 dan 2015 :

Perusahaan No Ranking  Ranking  Ranking 
2017 2016 2015
Bank Rakyat Indonesia 1 # 386 # 429 # 457
Bank Mandiri 2 # 494 # 462 # 490
Bank Central Asia 3 # 564 # 620 # 630
Telekom Indonesia 4 # 653 # 659 # 783
Bank Negara Indonesia 5 # 924 # 1063 # 927
Gudang Garam 6 # 1373 # 1387 # 1679
PGN 7 # 1542

Dari keempat perusahaan perbankan ( BRI, Mandiri, BCA, BNI ), 3 diantaranya ( BRI, BCA, BNI) mendapat ranking yang membaik ( angka ranking mengecil ). Hanya 1 yang rangkingnya memburuk yaitu Mandiri. 

Exit mobile version