Berita BNII (PT Bank International Indonesia Tbk) : kinerja 2011

PT Bank Internasional Indonesia Tbk (BNII) membukukan laba bersih konsolidasi sebesar Rp 669 miliar pada 2011, naik 45% dibandingkan Rp 461 miliar pada 2010. Pertumbuhan laba bersih ini jauh melebihi rata-rata pertumbuhan laba bersih bank umum sepanjang 2011 yang tercatat hanya 31%.

Kinerja yang membaik itu didorong oleh pertumbuhan yang solid pada bisnis inti perseroan, perbaikan kualitas aset dan perbaikan seluruh operasional. Perseroan terus membukukan pertumbuhan kredit yang kuat sepanjang 2011 dengan pertumbuhan kredit konsolidasi sebesar 25%, dari Rp 53,6 triliun per Desember 2010 menjadi Rp 67,2 triliun per Desember 2011.

Berita BNGA (PT Bank CIMB Niaga Tbk): kinerja 2011

PT Bank CIMB Niaga Tbk (BNGA) berhasil mencetak laba bersih konsolidasi sebesar Rp 3,17 triliun sepanjang 2011. Pencapaian tersebut meningkat 24,31% dibandinkan tahun sebelumnya yang tercatat Rp 2,55 triliun. Kenaikan laba bersih itu ditopang oleh pertumbuhan penyaluran kredit dan peningkatan laba operasional perseroan.

Laba operasional perusahaan pada 2011 tumbuh 16,64% dari Rp 8,89 triliun pada 2010 menjadi Rp 10,37 triliun pada 2011. Laba bersih perusahaan itu juga didukung oleh pendapatan bunga bersih yang sebesar Rp 7,92 triliun, meningkat 8,19% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang sebesar Rp 7,32 triliun. Realisasi kredit tercatat sebesar Rp 125,7 triliun. Jumlah tersebut naik 19,83% dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar Rp 104,89 triliun.

Berita Bank Bukopin Tbk (BBKP)

Berita PT Bank Bukopin Tbk (BBKP)

PT Bank Bukopin Tbk (BBKP) menerbitkan obligasi subordinasi (subdebt) berkelanjutan 2012 tahap I sebesar Rp 1 triliun. Kupon  obligasi berkisar antara 9,25%-10,25%. Pembayaran surat utang bertenor tujuh tahun itu dilakukan setiap tiga bulan. Adapun total nilai obligasi berkelanjutan yang akan diterbitkan perseran berjumlah Rp 2 triliun. Perseroan menjunjuk PT CIMB Securities, dan PT  Mandiri Sekuritas sebagai penjamin pelaksana emisi efek. Perseroan berharap pernyataan efektif dari Bapepam-LK terbit pada 2 Maret 2012. Sedangkan penawaran umum dijadwalkan pada 5-6 Maret dan pencatatan di BEI pada 12 Maret 2012. Perseroan akan  menggunakan dana tersebut untuk penyaluran kredit di sektor konsumsi serta usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dan  pengembangkan pembiayaan perseroan.

Perseroan diestimasikan membukukan kenaikan laba bersih 36% menjadi Rp 670,07 miliar dibandingkan periode yang sama tahun 2010 Rp 492,7 miliar. Kenaikan laba bersih tersebut ditopang oleh pertumbuhan pendapatan bunga dan pendapatan non–bunga perseroan.

Bank BNI ( BBNI ) lunasi hutang obligasi jatuh tempo

PT Bank Negara Indonesia Tbk ( BBNI )

PT Bank Negara Indonesia Tbk ( BBNI ) melunasi utang obligasi yang jatuh tempo
sebanyak Rp 1 triliun pada tanggal 8 Juli 2011. Dengan melunasi utang tersebut,
perseroan sudah tidak memiliki utang obligasi sehingga meringankan beban bank.

Perseroan mengeluarkan dana sebesar Rp 1 triliun untuk membayar utang pokok obligasi
dan sebesar Rp 32,81 miliar untuk kupon dan fee jasa pembayaran KSEI senilai
Rp 11 juta. Perseroan menggunakan kas internal untuk melunasi obligasi tersebut.
(Positive)

Laba bersih Bank Danamon ( BDMN ) naik 3%

Berita PT Bank Danamon Indonesia Tbk ( BDMN )

PT Bank Danamon Indonesia Tbk ( BDMN ) membukukan laba bersih Juni 2011 sebesar
Rp 1,47 triliun.

Laba bersih tersebut naik 3% dari periode yang sama tahun sebelumnya
sebesar Rp 1,43 triliun. (Positive)

Exit mobile version