IPO Semen Baturaja

Salah satu perusahaan BUMN yang bergerak dibidang manufaktur semen akan melakukan IPO (initial public offering) di bulan Juni 2013. Berikut ringkasannya.

IPO Semen Baturaja

Ringkasan IPO Semen baturaja,Tbk

Kode saham : SMBR

Range harga Rp 500-685

Kinerja keuangan :

  • Sales rata-rata 5 thn terakhir tumbuh 8%
  • Laba bersih rata-rata 5 thn terakhir tumbuh  22%
  • Aset rata-rata 5 thn terakhir tumbuh  13%
  • Liabilities rata-rata 5 thn terakhir turun 13%
  • Ekuitas rata-rata 5 thn terakhir tumbuh 34%

Rasio-rasio :

  • Gpm 2012 44,6%
  • Opm 2012 33,5%
  • Npm 2012 27,2%
  • Roe 2012 31,3%
  • Der 2012 0,26x
  • Current ratio 2012 3,85x
  • Estimasi PER 2013 13,7x – 18,76x, asumsi laba bersih naik 22% dibanding 2012 menjadi Rp 365 miliar

Aktifitas produksi :

  • Kapasitas produksi 2012 1,2 juta ton.

Struktur penawaran ipo :

  • Saham yang dilepas 23,7% atau sebanyak 2,3 miliar saham
  • Harga per saham Rp 500-685
  • Masa book building 29 mei – 7juni 2013

Profil Semen Baturaja

PT Semen Baturaja (Perssero) didirikan pada tanggal 14 November 1974 oleh PT.Semen Gresik dengan saham 45% dan PT.Semen padang 55%. Pada tanggal 9 November 1979 sttus Perusahaan berubah dari Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) menjadi Persero dengan komposisi saham Pemerintah Republik Indonesia 88%,PT.Semen Padang 7% dan PT.Semen Gresik 5%. Sejak tahun 1991 diambil alih secara keseluruhan oleh Pemerintah Republik Indonesia.

Produksi yang di hasilkan oleh PT Semen Baturaja (Persero) adalah Semen Portland Type I dan Semen Portland Komposit (SPK) dengan lokasi pabrik di Baturaja,Palembang dan Panjang. Pusat Produksi terletak di Baturaja yaitu Produksi Terak. Sedangkan proses penggilingan dan pengantongan semen selain dilaksanakan di Pabrik Palembang dan panjang yang selanjutnya siap untuk didistribusikan ke daerah-daerah pemasaran.

Untuk penyempurnaan peralatan yang sudah ada dalam rangka pencapaian kapasitas tepasang yaitu sebesar 500.000 ton semen per tahun, sekaligus persiapan untuk meningkatkan kapasitas terpasang PT Semen Baturaja (Persero) melaksanakan Proyek Optimalisasi I (OPT l). proyek ini dimulai tahun 1992 dan selesai tahun 1994 dengan kapasitas terpasang meningkat menjadi 550.000 ton semen per tahun.

Sebagai tindak lanjut proyek OPT I, pada tahun 1996 Perseroan melaksanakan Proyek Optimalisasi ll (OPT ll), untuk meningkatkan kapasitas menjadi sebesar 1.250.000 ton semen per tahun. Proyek OPT ll selesi tahun 2001 dan telah berproduksi sampai dengan sekarang.

Bahan baku produksi berupa Batu Kapur dan Tanah Liat diperoleh dari pertambangan Batu Kapur dan Tanah Liat milik Perseroan yang berlokasi hanya 1,2 km dari pabrik di Baturaja.

Sedangkan bahan baku pendukung sepertiPasir Silika diperoleh dari tambang rakyat disekitar Baturaja, Pasir Besi diperoleh dari tambang rakyat di provinsi Lampung, gypsum dibeli dari Petro Kimia Gresik dan impor dari Thailand, sedangkan kantong semen diperoleh dari produsen kantong jadi di dalam negeri.

Pada tanggal 20 juni 2004 PT Semen Baturaja (Persero) menerbitkan  Obligasi I sebesar Rp. 200 milyar. Emisi obligai  ini merupakan program lanjutan Restrukturisasi  keuangan dalam rangka meningkatkan profitabilitas sekaligus likuiditas Perusahaan.

Daerah pemasaran utama PT Semen Baturaja (Persero) adalah Sumatra Selatan dan Lampung merupakan wilayah di Indonesia yang menikmati pertumbuhan ekonomi yang cukup baik dan stabil. Pada tahun 2011,pertumbuhan nasional mencapai 9% sedangkan rata-rata pertumbuhan Sumbagsel mencapai 6%. Hal ini memberi peluang bagi Semen Baturaja untuk meningkatkan  penjualan dan mencapai kapasitas terpasang.

Setelah diselesaikannya penambahan kapasitas produksi pada tahun 2011,peluang untuk meningkatkan  pendapatan di masa dating terbuka lebar. Selain itu secara historis kamampuan perusahaan dalam mengelola masalah operasional dan menjaga profitabilitas operasi terbukti cukup baik.

Dalam menyalurkan produknya Perusahaan menggunakan distributor dengan jaringan yang tersebar di seluruh wilayah Sumatra Selatan, Lampung, Jambi, Bengkulu, Banten dan sekitarnya. Sebagian besar penjualan atau transaksi Perusahaan dilakukan dalam bentuk tunai,sedangkan untuk penebusan  semen secara kredit para distributor di wajibkan untuk menyediakan jaminan dalam bentuk bank garasi dan/atau bentuk jaminan lainnya.

Analisa saham GIAA (Garuda Indonesia)

Analisa saham GIAA

PT Garuda Indonesia Tbk merupakan salah satu BUMN (Badan Usaha Milik Negara) yang bergerak dibidang jasa transportasi udara.  Meski perusahaan ini sudah berdiri sejak lama, namun baru menjadi perusahaan publik setelah melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) melalui  IPO (Initial Public Offering) pada tanggal 11 Febriari 2011 dengan kode saham GIAA.

Analisa Fundamental

  2012 2011 2010
dalam USD dalam RP dalam RP
Annualized Q3  
EPS – diluted 0,003377333 0,002533 36,39                      28,26
Peningkatan EPS -12%   29%  
 
Laba bersih      75.302.804      56.477.103      858.795.354.457      222.828.105.446
Peningkatan laba bersih -17%   285%  
 
Pendapatan 3.182.086.704 2.386.565.028 22.627.577.883.936 15.920.392.099.274
Peningkatan pendapatan 34%   42%  
 
Laba usaha    123.671.245      92.753.434   1.011.727.449.580     (67.159.351.704)
Peningkatan laba usaha 16%    ~  
 
Hutang 1.224.701.659 1.224.701.659 10.462.833.569.270 10.196.561.912.210
 
Ekuitas    982.286.254    982.286.254   7.547.133.513.840   3.469.456.008.969
 
ROE 6%   11% 6%
 
DER               1,25                          1,39                        2,94

Catatan: dalam perhitungan diatas diasumsikan 1 USD=Rp 9.500

Ditahun 2010 secara operasional perusahaan Garuda Indonesia masih merugi.  Ini bisa dilihat dari laba usahanya yang negatif.  Meski ditahun 2010 perusahaan tetap membukukan laba bersih yang positif, namun laba ini didapatkan dari bunga, selisih kurs dan restrukturisasi hutang dan bukan dari operasional inti perusahaan.

Ditahun 2011, perusahaan mulai membukukan laba dari operasional yang sangat signifikan.

Ditahun 2012, laba usaha lebih meningkat dibandingkan dengan tahun 2011 sejalan dengan meningkatnya pendapatan, namun EPS malah turun. ROE ditahun 2012 juga sangat rendah yang hanya 6%.  Secara keseluruhan, kinerja keuangan hingga kuartal ketiga 2012 kurang mencengangkan alias biasa saja.

Analisa Teknikal

Grafik harga saham garuda – pola cup with handle

Secara teknikal, grafik harga saham GIAA membentuk pola cangkir bertangkai atau cup with handle. Harga sudah mengalami konsolidasi (di area tangkai) selama 5 minggu.  Buy point (harga resisten) ada di 740.

Mengingat fundamental saham GIAA yang kurang mencengangkan, akankah harga saham GIAA mampu breakout melewati harga resistennya? Kita tunggu saja aksi investor di bursa.

IPO Saham: Prospektus PT Waskita Karya (Persero) Tbk

IPO Saham

IPO saham  (Initial Public Offering) atau Penawaran Saham Perdana PT Waskita Karya (Persero) Tbk di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Prospektus PT Waskita Karya (Persero) Tbk

Kode saham : WSKT

Kegiatan Usaha : Jasa konstruksi, Industri, Realty & Perdagangan

A. Informasi IPO

Jumlah saham : 3.082.315.000 lembar
Harga penawaran : Rp 320 – Rp 405
Jumlah nilai saham : Rp 986 milyar – 1,248 trilyun

B. Jadwal Penawaran (tentatif)

Tanggal efektif : 10 Desember 2012
Masa penawaran awal : 22 Nopember – 30 Nopember 2012
Masa penawaran : 12-13 Desember 2012
Tanggal penjatahan : 17 Desember 2012
Pengembalian uang : 18 Desember 2012
Tanggal pencatatan di BEI (tanggal IPO) : 19 Desember 2012

C. Profesi & Lembaga Penunjang

Penjamin Pelaksana Emisi : PT Danareksa Sekuritas
  : PT Bahana Securities
  : PT Mandiri Sekuritas
Akuntan Publik : KAP Aryanto, Amir Yusuf, Mawar Saptoto
Konsultan Hukum : Konsultan Hukum Wecolaw Office
Notaris : Fathiah Helmi, SH
Penilai Independen : KJPP Antonius Setiady & rekan
Biro Administrasi Efek : PT Datindo Entrycom

D. Struktur Permodalan

Sebelum Penawaran Umum

Keterangan Jumah saham Jumlah Nilai (Rp) Prosentase
 
Modal dasar
– Pemerintah RI Seri A Dwiwarna                               1                                100  
– Pemerintah RI Seri B   25.999.999.999    2.599.999.999.900  
Jumlah Modal Dasar   26.000.000.000    2.600.000.000.000  
 
Modal ditempatkan & disetor penuh
– Pemerintah RI Seri A Dwiwarna                               1                                100 0,00000002%
– Pemerintah RI Seri B      6.549.920.999       654.992.099.900 99,99999998%
– Masyarakat                               –                                      – 0%
Jumlah Modal ditempatkan & disetor penuh      6.549.921.000       654.992.100.000 100%
 
Saham dalam portopel
– Pemerintah RI Seri A Dwiwarna                               –                                      –  
– Pemerintah RI Seri B   19.450.079.000    1.945.007.900.000  
Jumlah saham dalam portopel   19.450.079.000    1.945.007.900.000  

Setelah Penawaran Umum

Keterangan Jumah saham Jumlah Nilai (Rp) Prosentase
 
Modal dasar
– Pemerintah RI Seri A Dwiwarna                               1                                100  
– Pemerintah RI Seri B   25.999.999.999    2.599.999.999.900  
Jumlah Modal Dasar   26.000.000.000    2.600.000.000.000  
 
Modal ditempatkan & disetor penuh
– Pemerintah RI Seri A Dwiwarna                               1                                100 0,00000001%
– Pemerintah RI Seri B      6.549.920.999       654.992.099.900 68,00000539%
– Masyarakat      3.082.315.000       308.231.500.000 31,99999460%
Jumlah Modal ditempatkan & disetor penuh      9.632.236.000       963.223.600.000 100%
 
Saham dalam portopel
– Pemerintah RI Seri A Dwiwarna                               –                                      –  
– Pemerintah RI Seri B   16.367.764.000    1.636.776.400.000  
Jumlah saham dalam portopel   16.367.764.000    1.636.776.400.000  

E. Ikhtisar keuangan penting

  Jun-12 2011 2010 2009 2008
(dalam jutaan rupiah)
Jumlah Aset    5.668.030    5.116.002    4.078.740    3.071.245    2.228.261
Jumlah Liabilitas    5.017.581    4.495.779    3.628.551    2.735.083    2.419.744
Jumlah Ekuitas       650.449       620.222       450.189       366.162    (191.483)
Pendapatan Usaha    2.727.848    7.274.167    5.853.205    4.490.876    3.325.948
Beban Usaha    2.517.131    6.610.973    5.276.903    4.051.181    3.017.314
Laba Bersih         36.941         12.509       171.989       124.079         50.683

F. Rasio-rasio keuangan

  Jun-12 2011 2010 2009 2008
Beban Usaha / Pendapatan Usaha 92,28% 90,88% 90,15% 90,21% 90,72%
Laba Bersih / Pendapatan Usaha 1,35% 0,17% 2,94% 2,76% 1,52%
Laba Bersih / Jumlah Aset 0,65% 0,24% 4,22% 4,04% 2,27%
Laba Bersih / Jumlah Ekuitas 5,68% 2,02% 38,20% 33,89% -26,24%
Jumlah Liabilitas / Jumlah Ekuitas 7,71 7,25 8,06 7,47 -12,64
Jumlah Liabilitas / Total Aset 0,89 0,88 0,89 0,89 1,09

G. Penggunaan dana hasil penawaran umum

Dana hasil IPO akan dipergunakan untuk:

  1. Sekitar 60% akan digunakan untuk modal kerja Perseroan
  2. Sekitar 40% akan digunakan untuk pengembangan usaha Perseroan

H. Kebijakan Dividen

Perseroan merencanakan untuk membagikan dividen tunai minimum 30% dari laba bersih setiap tahunya yang akan mulai dibagikan mulai tahun buku 2012.

I. Informasi Tambahan

  1. Perseroan merupakan BUMN di bidang konstruksi yang memiliki posisi solid dalam mendapatkan proyek‐proyek infrastruktur besar yang direncanakan oleh Pemerintah.
  2. Perseroan merupakan pemain besar nasional dengan reputasi dan customer base yang luas ditandai dengan pendapatan usaha di sektor kontruksi terbesar di Indonesia.
  3. Perseroan memiliki produk unggulan dan produk yang berkualitas dalam pelaksanaan proyek‐proyeknya sehingga dapat menggungguli  pesaing‐pesaing lainnya.
  4. Perseroan mencatatkan pertumbuhan pendapatan yang stabil dan daya saing yang meningkat ditandai dengan 5 (lima) tahun terakhir pendapatan perseroan menunjukan angka yang stabil.
  5. Perseroan dapat mewujudkan sistem desentralisasi di beberapa wilayah geografis ditandai dengan memiliki unit usaha disetiap provinsi di Indonesia dan di luar negeri.
  6. Perseroan memiliki manajemen dan tenaga kerja yang ahli dan dapat diandalkan dalam setiap proyek dengan tepat waktu.
  7. DDM & Public Expose telah dilaksanakan pada 22 November 2012

Sumber : PT Sinarmas Sekuritas

 

Analisa saham BRI: pola cup with handle

Analisa saham BRI (PT Bank Rakyat Indonesia Tbk)

Analisa Fundamental

Bank BRI adalah bank pemerintah (BUMN) yang paling memiliki stabilitas kinerja paling baik dalam 5 tahun terakhir.

  2011 2010 2009 2008 2007
  A A A A A
Pertumbuhan EPS +34% +56% +23% +23% +13%
Pertumbuhan pendapatan +8% +43% +28% +21% +10%
Pertumbuhan laba operasi +22% +68% n/a n/a n/a
Return on equity (ROE) 31% 31% 27% 27% n/a
Debt to equity ratio (DER) 8.43 10.02 10.63 10.20 n/a

EPS (earning per share) selalu naik diatas 20%, kecuali tahun 2007.

Pendapatan juga selalu naik.

Peningkatan EPS juga diikuti pertubuhan laba operasi yang menunjukkan secara dominan laba yang diperoleh merupakan hasil dari operasi utama perusahaan.

Return on equity ratio (rasio keuntungan bersih terhadap modal) juga selalu tinggi.

Disisi hutang, bisa dimaklumi kalau sektor bank memiliki ration yang tinggi.  Makin tinggi justru makin baik yang mengindikasikan tingkat kepercayaan masyarakat untuk menyimpan uangnya di bank yang bersangkutan.

 

Analisa Teknikal

Secara teknikal, grafik harga saham BRI membentuk pola cangkir bertangkai (cup with handle)

Konsolidasi di wilayah tangkai sudah berlangsung selama 5 minggu. Cermati pergerakan harga saham BRI.  Bila sudah diperdagangkan dikisaran harga acuan beli (buy point atau pivot point) yaitu di 7250 dan jika pada saat itu perdagangan saham BRI di bursa cukup ramai (diatas 50% dari volume rata-rata hariannya) siap-siaplah untuk membeli.

Keberhasilan berakout (menembus harga acuan beli / harga resisten) sangat tergantung dari pergerakan harga menuju ke harga acuan beli. Semakin smooth (fluktuasi harga tidak terlalu besar) pergerakan harga menuju harga acuan beli, semakin besar potensi anda untuk bisa mengantisipasi untuk membeli dan juga semakin besar tingkat keberhasilan breakout.

Tetap cermati dan siapkan uang tunai anda.

Beli yukkkkk !!! 😀

Berita BBTN (PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk)

Berita BBTN (PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk): turunkan suku bunga KPR

PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN) menurunkan suku bunga kredit kepemilikan rumah (KPR) dan kredit kepemilikan apartemen (KPA) realisasi baru menjadi 7,49%. Program yang digelar dalam rangka ulang tahun perseroan ke-62 itu memberlakukan sistem bunga tetap selama dua tahun. Program tersebut dimulai 17 Februari 2012 untuk kredit jenis KPR dan KPA realisasi baru dengan nilai di atas Rp 250 juta. Setelah dua tahun pemberlakuan, suku bunga akan mengikuti bunga pasar ditambah 1%.

Berita BBTN (PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk): terbitkan obligasi & right issue

Perseroan juga akan menerbitkan obligasi dengan nilai sekitar Rp 2 triliun pada akhir semester pertama atau awal semester kedua 2012. Surat utang ini merupakan bagian obligasi berkelanjutan dengan total emisi Rp 4 triliun dalam waktu dua tahun. Obligasi tahap pertama yang akan terbit berjenis konvensional dengan tenor 10 tahun. Obligasi tersebut ditujukan untuk pendanaan jangka panjang. Selain menerbitkan obligasi, perseroan juga akan menggelar right issue tahun ini. Rencananya, dari right issue pemerintah akan melepas 12%-14% sahamnya ke publik

Exit mobile version