Laba operasi Borneo (BORN) 2010 melesat 1971%

PT Borneo Lumbung Energi & Metal Tbk membukukan kenaikan laba bersih yang sangat signifikan.  Tahun 2009 merugi sebesar 99,8 milyar, sedangkan tahun 2010 berhasil untung 348,8 milyar.  Perusahaan yang melantai di bursa saham Indonesia dengan kode saham BORN merupakan pendatang baru yang baru IPO tahun 2010.  Penjualan (pendapatan) naik drastis 1269%.  Sedangkan laba operasi juga naik drastis 1971%.

Hanya saja laba bersih ini tidak teralu signifikan jika dibandingkan dengan ekuitas perusahaan.  Rasio laba bersih terhadap modal atau return on equity (ROE) hanya 5,91%.  Laba bersih per lembar saham atau earning per share (EPS) juga berhasil positif sejalan dengan laba bersih menjadi Rp 61 per lembar saham dibanding tahun 2009 yag negatif Rp 80 per lembar saham.  Sedangkan rasio hutang terhadap modal atau dept to equity ratio (DER) sebesar 0,30 kali.

Laporan keuangan selengkapnya : BORN-2010-tahunan-laporan-keuangan

Laba bersih Charoen Pokphand (CPIN) 2010 naik 37%

PT Charoen Pokphand Tbk di tahun 2010 membukan kenaikan laba bersih 37% dibandingkan tahun 2009 dari 1,6 trilyun menjadi 2,2 trilyun. Perusahaan dengan kode saham CPIN ini juga membukukan kenaikan penjualan (pendapatan) sebesar 3,5% dari 14,6 trilyun menjadi 15,1 trilyun. Laba operasi juga naik 34% dari 2,1 trilyun menjadi 2,8 trilyun. Ini mengindikasikan bahwa laba bersihyang diperoleh dominan didapat dari operasional perusahaan.

Laba bersih per lembar saham (earning per share atau EPS) juga naik 37% dari Rp 98 menjadi Rp 135 per lembar saham.  Rasio laba bersih terhadap modal (return on equity atau ROE) sangat tinggi yang mencapai 50%.  Sedangkan jumlah hutang berhasil diturunkan dengan menurunnya rasio hutang terhadap modal (dept to equity ratio atau DER) menjadi 0,46 yang sebelumnya di 2009 rasio ini mencapai 0,82.

Selengkapnya : Laporan Keuangan tahunan 2010 Charoen Pokphand (CPIN)

Laba bersih Kalbe Farma (KLBF) 2010 naik 38,43%

PT Kalbe Farma Tbk berhasil membukukan kenaikan laba bersih 38,43% dari 929 milyar di tahun 2009 menjadi 1,29 trilyun di tahun 2010.  Kalbe berhasil mempertahankan kenaikkan laba bersih berturut-turut sejak tahun 2004.   Perusahaan farmasi yang melantai dibursa saham Indonesia dengan kode saham KLBF ini juga berhasil meningkatkan penjualan (pendapatan) 12,53% dari 9,1 trilyun menjasi 10,2 trilyun.  Laba usaha (laba operasi) juga naik 14,37% dari 1,6 trilyun menjadi 1,8 trilyun.

Laba per lembar saham atau earning per share (EPS) juga naik sejalan dengan kenaikan laba bersih.  EPS naik 41,24% dari Rp 97 menjadi Rp 137 per lembar saham. Rasio laba bersih terhadap modal atau return on equity (ROE) juga sangat meyakinkan yaitu 23,93%.  Sedangkan rasio hutang terhadap modal atau dept to equity reation (DER) cukup rendah sebesar 0,31 kali.

Laporan keuangan selengkapnya : KLBF-2010-laporan-keuangan-tahunan

Laba bersih Indofood (INDF) naik 42,27% di tahun 2010

PT Indofood Sukses Makmur Tbk berhasil membukukan kenaikan laba bersih 42,27% dari 2,08 trilyun ditahun 2009 menjadi 2,95 trilyun di tahun 2010. Perusahaan yang bergerak dibidang industri konsumsi (consumer goods) ini meneruskan kenaikan laba bersih sejak tahun 2005 secara berturut-turut.  Pendapatan (penjualan) naik tipis 2,69% dari 37,34 trilyun menjadi 38,34 trilyun. Sementara laba usaha (laba operasi) naik 34,47% dari 5 trilyun menjadi 6,7 trilyun.

Perusahaan yang melantai di bursa saham Indonesia dengan kode saham INDF  in juga membukukan kenaikan EPS yang sejalan dengan kenaikan laba bersih yaitu 42,37% dari Rp 236 menjadi Rp 336 per lembar saham.  Rasio laba bersih terhadap modal atau return on equity (ROE) masih cukup tinggi sebesar 17,59%.  Sedangkan rasio hutang terhadap modal atau dept to equity ration (DER) sebesar 1,82 kali.

Laporan keuangan selengkapnya : INDF-2010-laporan-keuangan-tahunan

Laporan keuangan tahunan 2010: Laba bersih PT Holcim Indonesia Tbk (SMCB) turun 7,49%

 

 

 

Laba bersih PT Holchim Tbk mengalami penurunan di kurun waktu 2010 sebesar 7,49% dari 895 milyar ditahun 2009  menjadi 828 milyar di tahun 2010.  Turunnya laba bersih juga terlihat dari stagnan nya pendapatan/penjualan yang hanya naik 0,29 % dari 5,94 trilyun menjadi 5,96 trilyun. 

Laba bersih per lembar saham atau earning per share (EPS) juga turun 7,7% dari Rp 117 menjadi Rp 108 per lembar saham.  Perusahaan publik di sektor semen yang melantai di bursa saham Indonesia (BEI) dengan kode saham SMCB ini masih membukukan rasio laba bersih terhadap modal atau return on equity (ROE) sebesar 12,14%.  Sementara rasio hutang terhadap modal atau dept to equity ratio (DER) sebesar 0,53 kali.

Laporan keuangan selengkapnya : SMCB-laporan-keuangan-tahunan-2010

Exit mobile version