Analisis saham TBLA (Tunas Baru Lampung Tbk): Pola grafik cangkir bertangkai (cup with handle)

Analisis saham TBLA

Grafik harga saham TBLA membentuk pola cangkir bertangkai (cup with handle).  Meski pada kuartal ketiga tahun 2010, pertumbuhan harga perlembar saham (EPS) mengalami penurunan, namun dengan semakin naiknya harga komoditi CPO bisa mendongkrak laba PT Tunas Baru Lampung di tahun 2011.  

Cermati laporan keuangan tahunan yang sebentar lagi akan keluar.  Dan jika kinerja Tunas Baru Lampung semakin baik, beli saham TBLA dikala akan menembus (breakout) di harga tahanannya (resistance) yaitu di 465.

TBLA – Grafik harga mingguan

Pola grafik : Cangkir Bertangkai

Harga acuan beli : 465

Laporan keuangan PT London Sumatera Plantation Tbk (LSIP) kuartal 3 tahun 2010 : laba bersih naik 31%

PT London Sumatera Plantation Tbk (LSIP) berhasil mendongkrak kenaikan laba bersih di kuartal 3 tahun 2010 sebesar 31% dibanding periode yang sama tahun 2009.

Naik dari 489 milyar menjadi 641,8 milyar. EPS naik EPS naik 29% dari Rp 365 menjadi Rp 470 per lembar saham. Penjualan naik 6% dari 2,27 trilyun menjadi 2,40 trilyun. Sedangkan laba usaha naik 27% dari 692 milyar menjadi 880 milyar.

Laporan keuangan selengkapnya : LSIP-2010-Q3

Laporan keuangan PT Tunas Baru Lampung Tbk (TBLA) kuartal 3 tahun 2010 : laba bersih anjlok 47%

PT Tunas Baru Lampung mengalami kemerosotan perolehan laba bersih 47% di kuartal 3 tahun 2010 dibanding periode yang sama tahun 2009 dari 233 milyar menjadi 124 milyar. EPS turun menjadi Rp 28 dari Rp 56 per lembar saham.  Pendapatan turun 10% dari 2,1 trilyun menjadi 1,9 trilyun.  Sedangkan laba usaha   turun 25% dari 209 milyar menjadi 156 milyar.

Laporan keuangan selengkapnya : TBLA-2010–Q3

Exit mobile version