Analisis Saham DKFT 2025 (Fundamental & Teknikal)

Analisis saham DKFT (PT Central Omega Resources Tbk). Kegiatan usaha Perseroan sejak tahun 2008 adalah di bidang pertambangan bijih nikel dan pada tahun 2011, perusahaan mulai mengekspor bijih nikel ke luar negeri. Dalam waktu yang relatif singkat, Perusahaan sudah mampu memproduksi bijih nikel sebanyak 3 juta ton per tahun. Perseroan pertama kali menawarkan sahamnya kepada publik dan tercatat di Bursa Efek Indonesia sejak 21 November 1997. Berada dalam sektor industri Logam & Mineral Lainnya (IDX IC – B146). Pada segmen berikut, kita akan membahas analisis saham DKFT setelah melantai di bursa beberapa tahun.

Analisis Saham DKFT – Central Omega Resources

1. Analisis saham DKFT – Laporan Keuangan Kuartal Terakhir

Laporan Keuangan kuartal terakhir adalah laporan yang dipublikasikan bulan Oktober  2024. Data per kuartal menujukkan hasil pertumbuhan yang sangat bagus untuk pendapatan, laba operasi, laba bersih dan EPS.

Secara kontinyu selama 9 bulan, terlihat ada peningkatan book value (BV). ROE di angka 41% yang apabila disetahunkan menjadi 55%.  Rasio hutang membaik dengan adanya penurunan DER.

Analisis saham DKFT – Laporan Keuangan Tahunan

Pendapatan

Dari sisi pendapatan ada kemungkinan meningkat hingga akhir tahun 2024. Chart menggambarkan pendapatan tahun 2024 adalah untu periode Januari s.d September 2024.

Laba Operasi dan Laba Bersih

Dari bagan terlihat hasil sangat bagus dimana laba operasi dan laba bersih meningkat.

Ekuitas dan Hutang

Ekuitas atau kekayaan bersih 2024 meningkat banyak dibanding 2023. Sedangkan posisi hutang relatif stabil.

EPS, NCAV dan BV

Nilai buku atau book value per share (BV) meningkat dari tahun ke tahun.  Yang agak mengkhawatirkan adalah posisi kas terhadap hutang atau  Net Current Asset Value Per Share (NCAV). Book value DKFT berdasarkan laporan keuangan Oktober 2024 sebesar 125, sedangkan NCAV sebesar -171.  EPS selama periode 9 bulan (Januari-September) sebesar 51.

ROE dan DER

Return On Equity (ROE) di laporan 9 bulan 2024 sebesar 41% yang apabila disetahunkan setara 55%. DER berada diangka 2.82 kali ekuitas.

Berita positif DKFT

Berdasarkan siaran pers perseroan yang diumumkan di situs IDX ada beberapa berita positif untuk analisis saham DKFT yaitu:

Jakarta, 4 Februari 2025

PT Omega Central Resources Tbk  mengumumkan keberhasilan pencapaian kinerja operasi produksi pertambangan (tidak diaudit) untuk periode kuartal IV tahun 2024. Jumlah produksi bijih nikel perseroan pada kuartal IV tahun 2024 mencapai 1.205.790 WMT. Meningkat 112% bila dibandingkan dengan kuartal IV tahun 2023 sebesar 568.070 WMT.

Perseroan juga berhasil meningkatkan produksi bijih nikel secara tahunan sebesar 130% menjadi 2.952,538 WMT dibandingkan jumlah produksi tahunan tahun 2023 yaitu 1.284.679 WMT.

https://www.idx.co.id/StaticData/NewsAndAnnouncement/ANNOUNCEMENTSTOCK/From_EREP/202502/d35475b1af_ca2c8c9297.pdf

Tren harga saham DKFT

berikut disajikan grafik harga saham mingguan.

Dari grafik mingguan DKFT terlihat berbetuk pola Cup With Handle. Harga penutupan tanggal 7 Februari 2025 adalah 278. Posisi harga ini baru saja menembus angka resisten 268 (breakout). Kalau dilihat darii grafik, harga masih relatif dibawah dibandingkan harga tertinggi yang pernah dicapat DKFT yaitu  660. Dengan pertumbuhan kinerja yang terlihat selama 9 bulan tahun 2024 potensi DKFT untuk bergerak naik keatas sangat tinggi.

Saham DKFT tidak termasuk saham blue chip karena kapitalisasinya yang relatif lecil.

Analisa saham DKFT (PT Central Omega Resources Tbk)

Gambaran perusahaan

Sebelum membuat analisa saham DKFT terlebih dahulu kta tinjau gambaran perusahaan ini.  PT Central Omega Resources ( DKFT ) sebelumnya adalah PT Duta  Kirana  Finance  Tbk, mengalami Perubahan nama  dan perubahan kegiatan usaha utama dari jasa pembiayaan menjadi perusahaan perdagangan barang tambang serta pertambangan pada akhir tahun 2008, yang telah disetujui oleh Menteri Hukum dan HAM nomor  : AHU-08276.AH.01.02 tanggal 19 Maret 2009. PT Duta Kirana Finance dulunya merupakan spesialis pembiayaan sepeda motor asal China. Perusahaan mengalami masa-masa keemasan pada awal tahun 2000-an, namun setelah itu pendapatan perusahaan terus menurun seiring dengan semakin berkurangnya minat masyarakat terhadap sepeda motor asal China. Hingga akhirnya pada tahun 2006, perusahaan berhenti beroperasi sama sekali.

PT. Central Omega Resources Tbk  mempunyai 2 (dua) anak Perusahaan yang mempunyai Kuasa Pertambangan (KP)  yaitu PT Mulia Pacific Resources(MPR) dan PT Mega Buana Resources (MBR), serta memiliki cucu Perusahaan yang juga memiliki KP yaitu PT Bumi Konawe Abadi (BKA).

PT. MPR mempunyai 5 (Lima) Kuasa Pertambangan yang terdiri dari 1 (Satu) KP Penyelidikan Umum dan 4 (empat) KP Eksplorasi untuk bahan galian nikel dan tembaga dengan total area seluas 19.336 Ha. PT. MBR mempunyai 2 buah KP untuk bahan galian nikel dengan total area seluas sebesar 9.654 Ha. PT BKA mempunyai KP untuk bahan galan nikel dengan total area seluas 439.5 Ha.

PT. Central Omega Resources Tbk dimiliki sahamnya oleh PT Jinsheng Mining sebanyak 80 % dan sisanya dikuasai oleh masyarakat, dimana PT Jinsheng Mining ini merupakan sebuah perusahaan yang sebagian sahamnya milki oleh Jin Chuan Group Limited China (JNMC) yang merupakan Perusahaan Perdagangan dan Pertambangan Nikel dan Cobalt terbesar di China.




Analisa saham DKFT : Gambaran Perusahaan

Analisa saham DKFT

Analisa saham DKFT : Fundamental

Sebelum berubah nama dan bidang usaha, bisa dikatakan perusahaan dalam keadaan hampir bangkrut. Lalu pada tahun 2008, perusahaan menjadi objek backdoor listing oleh PT Jinsheng Mining, sebuah perusahaan investasi dengan minat di bidang usaha tambang mineral logam.  Jinsheng menyuntikkan dana kedalam perusahaan, dan DKFT pun seketika berubah menjadi perusahaan tambang.

Analisa saham DKFT secara fundamental dari laporan keuangan tahunan 2010, terlihat bahwa equitasnya negatif. Penjualan 0 (nol) yang menunjukkan tidaka ada aktifitas.

  2011 2010 Growth
(Dalam Rupiah)
Jumlah Asset     1,301,283,445,488            26,725,192,433 4769.13%
Hutang        142,657,137,751            26,699,140,186 434.31%
Ekuitas     1,158,626,307,737             (1,331,479,481) ~ %
Penjualan        485,466,804,222                                 – ~ %
Laba kotor        267,481,319,957                                 – ~ %
Laba operasi        232,737,139,325             (4,828,775,381) ~ %
Laba bersih        177,475,279,701             (4,069,548,689) ~ %
EPS                   1,018.60                         (37.20) ~ %
ROE                         15%                               – ~ %
DER                         0.12                               – ~ %

Melalui right issue di tahun 2011, terlihat perubahan yang sangat drastis di laporan keuangan. Ekuitas langsung berada diatas 1 trilyun.  Meski ada hutang, bila equitas dikurangi hutang masih tetap ekuitas diatas 1 trilyun. Bisa disimpulkan bahwa Jinsheng mining menyuntikkan dana tunai ke perusahaan.

Dengan earning per share (EPS) sebesar Rp 1018,6 maka jika dibandingkan dengan harga penutupan Jum’at (13 April 2012) di harga 1770 maka PER (price earning ratio) DKFT cuma 1,74 kali.  Melihat bahwa dengan kuasa tambang yang dimiliki dan perusahaan baru melakukan ekplorasi, harga saham DKFT mungkin bisa dianggap UNDER VALUE jika dibandingka dengan harga perusahaan lain di satu sektor nya yang berada dengan PER sekitar 8 s.d 9 kali.

Analisa saham DKFT : Teknikal

Pada hari Jum’at (13 April 2011) terjadi transaksi yang sangat besar di saham DKFT.

Analisa saham DKFT : Grafik Harga Saham

Dari analisa saham DKFT secara teknikal melalui grafik saham diatas terlihat sangat kuat upaya untuk melakukan pullback (pembalikkan arah tren).  Resisten pertama yaitu MA20 (garis merah) dan resisten kedua MA50 (garis biru) sudah terlewat pada hari Jum’at (14 April 2012) lalu. Resisten berikut yang harus ditembus adalah MA100 dan MA200 yang hampir berpotongan (crossing) di harga sekitar 1850. Pada perdagangan terkahir kemaren (Jum’at) harga tertinggi yang dicapai baru diangka 1830.

Anda sudah beli? Saya siap-siap mau beli 😀

Exit mobile version