Laba bersih Indofood (INDF) naik 42,27% di tahun 2010

PT Indofood Sukses Makmur Tbk berhasil membukukan kenaikan laba bersih 42,27% dari 2,08 trilyun ditahun 2009 menjadi 2,95 trilyun di tahun 2010. Perusahaan yang bergerak dibidang industri konsumsi (consumer goods) ini meneruskan kenaikan laba bersih sejak tahun 2005 secara berturut-turut.  Pendapatan (penjualan) naik tipis 2,69% dari 37,34 trilyun menjadi 38,34 trilyun. Sementara laba usaha (laba operasi) naik 34,47% dari 5 trilyun menjadi 6,7 trilyun.

Perusahaan yang melantai di bursa saham Indonesia dengan kode saham INDF  in juga membukukan kenaikan EPS yang sejalan dengan kenaikan laba bersih yaitu 42,37% dari Rp 236 menjadi Rp 336 per lembar saham.  Rasio laba bersih terhadap modal atau return on equity (ROE) masih cukup tinggi sebesar 17,59%.  Sedangkan rasio hutang terhadap modal atau dept to equity ration (DER) sebesar 1,82 kali.

Laporan keuangan selengkapnya : INDF-2010-laporan-keuangan-tahunan

Laporan Keuangan PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) kuartal 3 tahun 2010 : laba bersih naik 42%

PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) berhasil membukukan kenaikan laba bersih di kuartal 3 tahun 2010 sebesar 42% dibanding dengan periode yang sama tahun 2009.  

Laba bersih meningkat dari  1,6 trilyun menjadi 2,3 trilyun.  EPS naik 43% dari Rp 179 menjadi Rp 256 per lembar saham.  Namun penjualan hanya naik 0,4% dari 28,2 trilyun menjadi 28,3 trilyun.  Sedangkan laba usaha 30% dari 3,73 trilyun menjadi 4,86 trilyun.

Laporan keuangan selengkapnya : INDF-2010–Q3

Laporan keuangan PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) kuartal 2 (semester 1) tahun 2010: berhasil membukukan kenaikan laba bersih 76,47%

PT Indofood Sukses Makmur tbk (INDF), emiten barang konsumsi, dalam laporan keuangannya tercatat sukses membukukan kenaikan kinerja sepanjang semester I 2010 lalu. Dimana laba bersih paruh pertama tahun ini INDF tercatat menguat 76,47% bila dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Laba bersih INDF semester I 2010 lalu tercatat naik menjadi Rp 1,41 triliun dari sebelumnya Rp 799,73 miliar. Membaiknya laba perseroan seiring kenaikan penjualan dan melemahnya beban perseroan.

Exit mobile version