Indo Tambang Raya (ITMG) berhasil keluar dari tren bearish

Analisa saham PT Indo Tambang Raya Tbk  (ITMG)

Indo Tambang Raya merupakan salah satu perusahaan sektor tambang batubara yang selalu berhasil mempertahankan pertumbuhan kinerja finansialnya dari tahun ke tahun.  Untuk perusahaan yang berada sesama satu sektor batubara perusahaan ini per tanggal 1 Oktober 2012 berkapitalisasi pasar mencapai 46.6 trilyun, berada diperingkat kedua dibawah Adaro yang mencapai 47,3 trilyun (lihat Kapitalisasi pasar 2012). Secara keseluruhan kapitalisasi ITMG berada diperingkat ke 19.

Kinerja 2012 semester 1

Berdasarkan laporan keuangan kuartal kedua tahun 2012 (semester 1), kinerja Indo Tambang Raya tetap cemerlang.

  • Penjualan bersih naik 24% dari USD 970.312.000 menjadi USD 1.204.358.000
  • Laba operasi naik 20% dari USD 273.686.000 menjadi USD 329.503.000
  • EPS (earning per share –> laba per lembar saham) naik 22% dari USD 0,18 menjadi USD 0,22
  • ROE (return on equity –> keuntungan per tahun dibandingkan modal) sangat baik yang mencapai 24%
  • DER (dept to equity ratio –> rasio hutang terhadap modal) berada di 0.48 kali.

ITMG merupakan 3 besar perusahaan sektor batubara bersama Adaro (ADRO) dan Perusahaan Tambang Bukit Asam (PTBA).

Grafik tren harga saham

Dari pergerakan harga saham, Indo Tambang Raya mencapai harga tertinggi pada 4 Januari 2011 pada harga puncak 57.950. Seiring pelemahan bursa, harga saham ITMG pun ikut terkoreksi dan mengalami tren turun (bearish) selama lebih dari 1,5 tahun.

Pada posisi penutupan kemaren (2 Oktober 2012) harga berada diatas garis tren turun seperti yang terlihat pada grafik diatas.  Dalam beberapa minggu kedepan, tren harga cenderung akan terus naik mencoba mendekati harga tertinggi sebelumnya 57.950.   Berapa lama akan dicapai tetap tergantung situasi bursa secara umum. Disamping itu, jadwal publikasi laporan kuartal ketiga (mungkin pertengahan oktober sudah ada yang muncul) sangat mempengaruhi keputusan investor untuk memborong lebih dulu  atau menahan diri sambil menunggu laporan keuangan.

Meski saham yang anda target merupakan saham OK dari perusahaan tangguh, tetap waspadai situasi bursa regional yang bisa seketika membalikkan tren.  Stay cool 😀

Berita ITMG (PT Indo Tambangraya Megah Tbk): kinerja 2011

PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) membukukan laba bersih sebesar US$ 546 juta pada 2011 atau melonjak 167% dibandingkan 2010 senilai US$ 204 juta. Kenaikan itu dipicu peningkatan pendapatan sebesar 43% menjadi US$ 2,3 miliar dari US$ 1,6 miliar. Adapun laba bersih per saham mencapai US$ 0,48 atau Rp 4,320 dari sebelumnya US$ 0,18. Lonjakan laba bersih perseroan didorong oleh peningkatan volume penjualan batubara dan harga jual rata-rata.

Tahun ini, perseroan menargetkan produksi naik 8% menjadi 27 juta ton. Tandung Mayang dan Bharinto akan menjadi motor pertumbuhan produksi. Perseroan juga berniat untuk mempertahankan rasio dividen 75% untuk tahun buku 2011. Rasio ini digunakan perseroan dalam membagikan dividen interim 2011. Perseroan akan membagikan dividen interim untuk tahun buku 2011 sebesar Rp 1,3 triliun atau setara dengan Rp 1,168 per saham. Perseroan juga menyiapkan belanja modal sebesar US$ 223 juta pada 2012. Dana capex berasal dari kas internal. Dana tersebut akan digunakan untuk keperluan anak usaha dan konsesi pertambangan.

Kinerja Indo Tambangraya ( ITMG ) diperkirakan meningkat

Berita PT Indo Tambangraya Megah Tbk ( ITMG )

Kinerja PT Indo Tambangraya Megah Tbk ( ITMG ) selama kuartal II 2011
diperkirakan meningkat dibandingkan kuartal sebelumnya. Produksi batu bara perseroan
naik 5,8% menjadi 5,8 juta ton.

Harga jual rata-rata perseroan diproyeksikan
meningkat 5,7% menjadi US$ 92/ ton. Produksi kuartal kedua perseroan lebih rendah
400 ribu dari target yang dipatok perseroan. Hal itu terjadi karena tingginya curah hujan
di sekitar tambang. (Positive)

Laba bersih 2010 ITMG merosot 39%

 

 

PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) mengalami penurunan laba bersih yang drastis sebesar 39%. Laba bersih di tahun 2010 hanya 204 milyar, jauh dibawah perolehan tahun 2009 yang mencapai 336 milyar.  Dari sisi penjualan, perusahaan tambang batubara ini sedikit mengalami kenaikan sebesar 10,6% dari 1,5 trilyun menjadi 1,7 trilyun.

Laba usaha juga turun 16% dari 436 milyar menjadi 363 milyar.  Sementara laba per lembar saham (eps; earning per share) merorot 40% dari USD 0,30 menjadi USD 0,18 per lembar saham.  Meski laba bersih menurun, pencapain laba ini dibandingkan modal perusahaan masih termasuk tinggi.  Rasio laba terhadap modal (ROE; return on equity) 28%.  Sementara rasio hutang terhadap modal (DER; dept to equity ratio) sebesar 0,43 kali.

Laporan keuangan selengkapnya : Laporan keuangan tahunan ITMG 2010

Exit mobile version