Berita Tbk : PTPP, MYOR, BBCA, AALI, ANTM, JSMR, INTA,

Berita Perusahaan Tbk

PT PP Tbk (PTPP)

PT PP Tbk (PTPP) membukukan laba bersih sebesar Rp 44,98 miliar pada semester
I-2011. Laba tersebut melonjak 78,1% dibandingkan periode yang sama tahun lalu
sebesar Rp 25,2 miliar. Kenaikan laba bersih perseroan seiring dengan peningkatan
laba usaha sebesar 71,1% dari Rp 89,03 miliar menjadi Rp 152,4 miliar. Adapun pendapatan
perusahaan pada semester I-2011, mencapai Rp 1,67 triliun atau naik 23,7%
dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 1,35 triliun. Pertumbuhan
kinerja perseroan ditopang oleh keberhasilan perseroan menjalankan efisiensi biaya
pelaksanaan proyek hingga 1%. Hingga Juli 2011, perseroan berhasil membukukan
kontrak baru sebesar Rp 12 triliun hingga kuartal III-2011. Perseroan optimis pendapatan
tahun ini dapat mencapai Rp 8,4 triliun, melonjak 90,9% dibandingkan periode
yang sama 2010 sebesar Rp 4,4 triliun. (Positive)

PT Mayora Indah Tbk (MYOR)

PT Mayora Indah Tbk (MYOR) akan mencairkan fasilitas pinjaman sebesar Rp 500
miliar pada semester II-2011 dari total fasilitas pinjaman sebesar Rp 950 miliar.
Bunga pinjaman mengacu pada LIBOR ditambah 1,5%-2%. Pinjaman itu berasal dari
PT Bank Central Asia Tbk (BCA) sebesar Rp 300 miliar, Mizuho Bank sebesar Rp 300
miliar, dan ANZ Bank sebesar Rp 350 miliar. Jatuh temponya hingga 2018. Dana
tersebut akan dipakai untuk membiayai capex tahun ini sebesar Rp 700 miliar. Pencairan
pinjaman dibagi dalam dua tahap yaitu Rp 200 miliar pada semester I dan Rp
500 miliar pada semester II tahun ini. Tahun ini, perseroan menargetkan pendapatan
sebesar Rp 8,6 triliun meningkat 19,4% dibandingkan 2010 senilai Rp 7,2 triliun. Laba
bersih diproyeksi naik 4,3% menjadi Rp 505,3 miliar. (Positive)

PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI)

PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) telah mengucurkan dana Rp 800 miliar sepanjang
semester I-2011. Dana tersebut merupakan bagian dari capex tahun ini sebesar Rp
1,5 triliun. Dana tersebut digunakan untuk membangun infrastruktur, pabrik baru dan
perawatan kebun kelapa sawit. Sampai semester I, penggunaan dana capex mencapai
53,3%. Perseroan menghabiskan 25% dari capex yaitu sebesar Rp 800 miliar untuk
membangun infrastruktur. Sedangkan pembangunan pabrik baru dan replacement
pabrik lama 30% dan perawatan kebun 45%. (Positive)

PT Aneka Tambang Tbk (ANTM)

PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) kemungkinan untuk menerbitkan obligasi berdominasi
rupiah yang setara dengan US$ 350 juta pada akhir tahun ini dan mencari project
financing senilai US$ 650 juta untuk membiayai proyek feronikel di Buli, Halmahera
Timur, Maluku Utara. Proyek tersebut diperkirakan memiliki kapasitas produksi 27.000
ton Ni per tahun dan beroperasi secara komersial pada semester II/2014. (Positive)

PT Jasa Marga Tbk (JSMR)

PT Jasa Marga Tbk (JSMR) siap mengucurkan dana sebesar Rp 288 miliar untuk
mengerjakan proyek tol Serangan– Tanjong Benoa di Bali sepanjang 11.5 Km. Pengerjaan
fisik rencananya akan mulai pada Oktober 2012. Total investasi proyek ini mencapai
Rp 1,6 triliun. Sebanyak 70% investasi dibiayai dari pinjaman bank, sementara
30% dari ekuitas konsorsium. (Positive)

PT Intraco Penta Tbk (INTA)

PT Intraco Penta Tbk (INTA) di semester I-2011 telah mendapatkan pemesanan
438 unit alat berat. Perseroan memastikan dapat menjual 1.175 unit alat berat.
Perseroan hampir mencapai target penjualan di tahun ini sekitar 1.200 unit. Dengan
demikian, saat ini perseroan telah memastikan penjualan sekitar 91% dari target
2011. Nilai penjualan tersebut mencapai US$ 216 juta. (Positive)

Berita tbk : ASII, JSMR, SMCB, SMGR, INCO, BMRI, BJBR, ANTM, GJTL, APLN

Berita perusahaan Tbk

PT Astra International Tbk (ASII)

PT Astra International Tbk (ASII) melalui anak usahanya PT Astratel Nusantara
akan mengakuisisi 95% saham perusahaan jalan tol dalam negeri. Perseroan telah
meneken perjanjian bersyarat untuk membeli saham perusahaan tersebut. Selama
semester I-2011, laba perseroan naik 95% menjadi Rp 351 miliar. (Positive)

PT Jasa Marga Tbk (JSMR)

PT Jasa Marga Tbk (JSMR) telah merealisasikan dana Rp 800 miliar sepanjang semester
I-2011 atau sekitar 22,8% dari total belanja modal sebesar Rp 3,5 triliun. Realisasi
capex baru maksimal pada semester II karena perseroan akan mulai membangun
sejumlah jalan tol salah satunya ruas tol Ungaran-Bawen (12 Km). Pada semester
I-2011, pendapatan perseroan naik 11,9% dibandingkan periode yang sama tahun
lalu sebesar Rp 2,1 triliun. Laba bersih naik 16% dari Rp 644 miliar menjadi Rp 751
miliar. Perseroan optimis pendapatan akhir tahun dapat mencapai Rp 4,8 triliun.
(Positive)

PT Holcim Indonesia Tbk (SMCB)

PT Holcim Indonesia Tbk (SMCB) membukukan pertumbuhan laba bersih sebesar
Rp 457 miliar dibandinkang periode yang sama 2010 sebesar Rp 370 miliar atau naik
sebesar 23,5%. Pendapatan perseroan naik 24,1% dari Rp 2,85 triliun menjadi Rp
3,54 triliun. Pertumbuhan pendapatan semester I-2011 ditopang oleh peningkatan
volume penjualan. Perseroan mampu membukukan volume penjualan clonker dan semen
sebanyak 4,2 juta ton. (Positive)

PT Semen Gresik Tbk (SMGR)

PT Semen Gresik Tbk (SMGR) membukukan laba bersih perseroan naik 15,1%
menjadi Rp 1,87 triliun dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya
sebesar RP 1,64 triliun. Perseroab mencatat pertumbuhan pendapatan sebesar 14,1%
dari Rp 6,6 triliun menjadri Rp 7,6 triliun. (Positive)

PT Intraco Nickel Indonesia Tbk (INCO)

PT Intraco Nickel Indonesia Tbk (INCO) membukukan laba bersih sebesar US$
238,1 juta pada semester I-2011. Laba tersebut naik 9% dibandingkan periode yang
sama tahun lalu US$ 218,8 juta. Kenaikan laba bersih ditopang oleh peningkatan produksi
dan penjualan. Namun kenaikan laba sedikit tertahan menyusul penurunan
harga jual rata-rata nikel dalam matte. Perseroan menyiapkan dana sebesar US$ 500
juta untuk ekspansi di Blok Bahodopi, Sulawesi Tengah. Dana tersebut akan digunakan
untuk membangun infrastruktur di wilayah tersebut. (Positive)

PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI)

PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) mengucurkan kredit senilai total Rp 390
miliar kepada PT Pelabuhan Indonesia (Persero) IV. Kredit tersebut akan digunakan
untuk mengembangkan pelabuhan di Kawasan Timur Indonesia (KTI). Tenor untuk
kredit tersebut selama lima tahun dengan grace period enam bulan. Pelindo IV akan
menggunakan fasilitas kredit itu untuk pengadaan alat-alat fasilitas bongkar muat peri
kemas, serta perlengkapanya guna peningkatan kapasitas. (Positive)

PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (BJBR)

PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (BJBR) merealisasikan
penyaluran kredit sebesar Rp 26,6 triliun pada semester I-2011. Penyaluran
tersebut tumbuh 24,03% dibandingkan periode yang sama tahun lalu senilai Rp 21,45
triliun. Perseroan optimis outstanding penyaluran kredit bisa tembus mencapai Rp 30
triliun hingga akhir tahun ini atau tumbuh 22-27%. (Positive)

PT Aneka Tambang Tbk (ANTM)

PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) mencetak kenaikan penjualan sebesar 13% menjadi
Rp 4,9 triliun pada semester I-2011 dibandingkan dengan perolehan pada semester
I-2010 sebesar Rp 4,34 triliun. Kenaikan penjualan ditopang oelh peningkatan penjualan
komoditas emas, bijih nikel dan harga komoditas. (Positive)

PT Gajah Tunggal Tbk (GJTL)

PT Gajah Tunggal Tbk (GJTL) membukukan laba bersih semester I-2011 sebesar
Rp 427 miliar. Laba bersih tersebut turun 447% dibandingkan periode yang sam tahun
lalu. (Negative)

PT Agung Podomoro Land Tbk (APLN)

PT Agung Podomoro Land Tbk (APLN) mencatat laba bersih semester I-2011 sebesar
Rp 379,5 miliar meningkat 105,9% YoY. Laba tersebut didukung oleh peningkatan
penjualan sebesar 127% YoY. (Positive)

Laporan keuangan PT Jasa Marga Tbk (JSMR) kuartal 3 tahun 2010 : laba bersih meningkat 31%

PT Jasa Marga Tbk (JSMR) berhasil membukukan kenaikan laba bersih di kuartal 3 tahun 2010 sebesar 31% dibanding periode yang sama tahun 2009 yaitu dari 735 milyar menjadi 961 milyar. 

EPS naik 32% dari Rp 108 menjadi Rp 142 per lembar saham.  Pendapatan naik 23% dari 2,6 trilyun menjadi 3,2 trilyun.  Sedangkan laba usaha naik 44% dari 1,1 trilyun menjadi 1,6 trilyun.

Laporan keuangan selengkapnya : JSMR-2010–Q3

Exit mobile version