PT Garda Tujuh Buana Tbk (GTBO) membukukan kenaikan keuntungan yang fantastis periode kuartal 1 tahun 2012 dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2011.
EPS naik 12.811 % (128 kali lipat) dari Rp 0,18 menjadi Rp 23,24
Penjualan naik ~ % dari Rp 0 menjadi Rp 124.100.096.420
Laba usaha naik ~% dari rugi Rp 2.101.830.288 menjadi untung Rp 57.313.885.533
Laba bersih naik 13.117 % (131 kali lipat) dari Rp 439.618.183 menjadi Rp 58.103.183.451
Namun jika dibandingkan dengan ekuitas (modal) yang dimiliki saat ini sebesar Rp 385.666.474.579, laba bersih tersebut belumlah terlalu fantastis.
Saham SMGR adalah saham dari perusahan semen yang selalu membukukan pertumbuhan laba dari tahun ke tahun. Pada kuartal pertama tahun 2012 laba semen gresik juga masih terus naik dibanding periode yang sama tahun 2011.
Kinerja keuangan Semen Gresik 2012 kuartal 1
Berikut ringkasan kinerja dari Semen Gresik berdasarkan laporan keuangan kuartal 1 tahun 2012:
Saham SMGR merupakan saham sektor semen pertama (dibandingkan INTP dan SMCB) yang berhasil menciptakan harga tertinggi baru (new high) di 12.950. Setelah breakout (menembus harga resisten) di harga 10.000 dalam pola double buttom, Semen Gresik bergerak naik mencapai harga tertinggi baru di 12.950 selama 6 minggu (naik hampir 30%). Pergerakan saham SMGR kemudian terhenti dan mengalami koreksi dan konsolidasi membentuk landasan baru (pola baru). Landasan baru yang terbentuk tepat diatas landasan pertama (pola pertama atau 1st base). Landasan pertama (1st base) berupa pola double buttom (pola huruf W) dan landasan kedua (2nd base) membentuk pola cup with handle (cangkir bertangkai).
Tangkai (handle) sudah mengalami konsolidasi selama 5 minggu. Pada penutupan Jum‘at kemaren (4 Mei 2012) harga saham SMGR ditutup di 12.150. Ada tanda-tanda pullback untuk mencoba menembus harga resisten (buy point atau harga acuan beli) di 12650.
Cermati pergerakan saham SMGR dan apabila harga sudah diperdagangkan di 12650 dan volume saat itu meningkat (perdagangan ramai) anda boleh masuk untuk membelinya. Jika berhasil breakout, tren harga akan cendrung bergerak ke kisaran 15.000 (berdasarkan tren grafik).
Sebelum membuat analisa saham DKFT terlebih dahulu kta tinjau gambaran perusahaan ini. PT Central Omega Resources ( DKFT ) sebelumnya adalah PT Duta Kirana Finance Tbk, mengalami Perubahan nama dan perubahan kegiatan usaha utama dari jasa pembiayaan menjadi perusahaan perdagangan barang tambang serta pertambangan pada akhir tahun 2008, yang telah disetujui oleh Menteri Hukum dan HAM nomor : AHU-08276.AH.01.02 tanggal 19 Maret 2009. PT Duta Kirana Finance dulunya merupakan spesialis pembiayaan sepeda motor asal China. Perusahaan mengalami masa-masa keemasan pada awal tahun 2000-an, namun setelah itu pendapatan perusahaan terus menurun seiring dengan semakin berkurangnya minat masyarakat terhadap sepeda motor asal China. Hingga akhirnya pada tahun 2006, perusahaan berhenti beroperasi sama sekali.
PT. Central Omega Resources Tbk mempunyai 2 (dua) anak Perusahaan yang mempunyai Kuasa Pertambangan (KP) yaitu PT Mulia Pacific Resources(MPR) dan PT Mega Buana Resources (MBR), serta memiliki cucu Perusahaan yang juga memiliki KP yaitu PT Bumi Konawe Abadi (BKA).
PT. MPR mempunyai 5 (Lima) Kuasa Pertambangan yang terdiri dari 1 (Satu) KP Penyelidikan Umum dan 4 (empat) KP Eksplorasi untuk bahan galian nikel dan tembaga dengan total area seluas 19.336 Ha. PT. MBR mempunyai 2 buah KP untuk bahan galian nikel dengan total area seluas sebesar 9.654 Ha. PT BKA mempunyai KP untuk bahan galan nikel dengan total area seluas 439.5 Ha.
PT. Central Omega Resources Tbk dimiliki sahamnya oleh PT Jinsheng Mining sebanyak 80 % dan sisanya dikuasai oleh masyarakat, dimana PT Jinsheng Mining ini merupakan sebuah perusahaan yang sebagian sahamnya milki oleh Jin Chuan Group Limited China (JNMC) yang merupakan Perusahaan Perdagangan dan Pertambangan Nikel dan Cobalt terbesar di China.
Analisa saham DKFT : Gambaran Perusahaan
Analisa saham DKFT
Analisa saham DKFT : Fundamental
Sebelum berubah nama dan bidang usaha, bisa dikatakan perusahaan dalam keadaan hampir bangkrut. Lalu pada tahun 2008, perusahaan menjadi objek backdoor listing oleh PT Jinsheng Mining, sebuah perusahaan investasi dengan minat di bidang usaha tambang mineral logam. Jinsheng menyuntikkan dana kedalam perusahaan, dan DKFT pun seketika berubah menjadi perusahaan tambang.
Analisa saham DKFT secara fundamental dari laporan keuangan tahunan 2010, terlihat bahwa equitasnya negatif. Penjualan 0 (nol) yang menunjukkan tidaka ada aktifitas.
2011
2010
Growth
(Dalam Rupiah)
Jumlah Asset
1,301,283,445,488
26,725,192,433
4769.13%
Hutang
142,657,137,751
26,699,140,186
434.31%
Ekuitas
1,158,626,307,737
(1,331,479,481)
~ %
Penjualan
485,466,804,222
–
~ %
Laba kotor
267,481,319,957
–
~ %
Laba operasi
232,737,139,325
(4,828,775,381)
~ %
Laba bersih
177,475,279,701
(4,069,548,689)
~ %
EPS
1,018.60
(37.20)
~ %
ROE
15%
–
~ %
DER
0.12
–
~ %
Melalui right issue di tahun 2011, terlihat perubahan yang sangat drastis di laporan keuangan. Ekuitas langsung berada diatas 1 trilyun. Meski ada hutang, bila equitas dikurangi hutang masih tetap ekuitas diatas 1 trilyun. Bisa disimpulkan bahwa Jinsheng mining menyuntikkan dana tunai ke perusahaan.
Dengan earning per share (EPS) sebesar Rp 1018,6 maka jika dibandingkan dengan harga penutupan Jum’at (13 April 2012) di harga 1770 maka PER (price earning ratio) DKFT cuma 1,74 kali. Melihat bahwa dengan kuasa tambang yang dimiliki dan perusahaan baru melakukan ekplorasi, harga saham DKFT mungkin bisa dianggap UNDER VALUE jika dibandingka dengan harga perusahaan lain di satu sektor nya yang berada dengan PER sekitar 8 s.d 9 kali.
Analisa saham DKFT : Teknikal
Pada hari Jum’at (13 April 2011) terjadi transaksi yang sangat besar di saham DKFT.
Analisa saham DKFT : Grafik Harga Saham
Dari analisa saham DKFT secara teknikal melalui grafik saham diatas terlihat sangat kuat upaya untuk melakukan pullback (pembalikkan arah tren). Resisten pertama yaitu MA20 (garis merah) dan resisten kedua MA50 (garis biru) sudah terlewat pada hari Jum’at (14 April 2012) lalu. Resisten berikut yang harus ditembus adalah MA100 dan MA200 yang hampir berpotongan (crossing) di harga sekitar 1850. Pada perdagangan terkahir kemaren (Jum’at) harga tertinggi yang dicapai baru diangka 1830.
Charoen Pokphand Tbk (CPIN) secara fundamental memiliki pertumbuhan yang cukup baik. Dalam 6 tahun terakhir (hingga laporan keuangan kuartal ketiga tahun 2011) EPS (earning per share)terus tumbuh meski sempat mengalami penurunan tipis ditahun 2007.
2011
2010
2009
2008
2007
2006
Q3
A
A
A
A
A
Pertumbuhan EPS
18%
38%
538%
26%
-6%
286%
Pertumbuhan Pendapatan
24%
3.50%
10%
52%
30%
15%
Pertumbuhan Laba Operasi
17%
34%
n/a
n/a
n/a
n/a
ROE
34%
50%
55%
19%
n/a
n/a
DER
0.37
0.46
0.82
2.9
n/a
n/a
Pendapatan (penjualan) juga selalu naik dari tahun ke tahun.
Kenaikan laba operasi cukup seimbang dengan kenaikan EPS (earning per share) yang menunjukkan bahwa keuntungan bersih secara dominan didapat dari hasil operasi inti perusahaan.
Return on equity (ROE) juga tetap tinggi yang diatas 20%.
Sementara dept to equity ratio (DER) atau rasio hutang dibandingkan dengan modal semakin mengecil. Penurunan DER akan berdampak baik bagi operasional perusahaan karena beban bunga yang timbul akibat hutang menjadi semakin kecil pula.
Secara keseluruhan, kinerja pertumbuhan Charoen Pokphan cukup baik.
Analisa teknikal
Secara teknikal, grafik harga saham CPIN membentuk pola grafik cup with handle (cangkir bertangkai). Landasan yang terbentuk sepintas lalu juga mirip dengan pola huruf W (double buttom), namun secara keseluruhan pola tersebut lebih tepat dikategorikan pola cup with handle.
Konsolidasi di wilayah tangkai sudah terjadi selama 4 minggu. Sudah terlihat tanda-tanda pullback. Harga acuan beli (buy point atau pivot point) berada di harga 2.875.
Cermati terus pergerakan harga CPIN sehingga anda bisa mengantisipasi jika ingin membeli saham CPIN. Jika harga bergerak naik secara mulus (smooth) dan apabila sudah diperdagangkan di harga acuan beli dan perdaganagn dikisaran harga itu cukup ramai (50% dari volume rata-rata harian), anda dapat melakukan pembelian.
Setelah melakukan pembelian , anda dapat menahannya hingga harga bergeraka naik mencapai kenaikan 20% dari harga acuan beli. Anda dapat menjualnya atau menahan sebagain sambil melihat kemungkinan tren naiknya berlanjut.
Bank BRI adalah bank pemerintah (BUMN) yang paling memiliki stabilitas kinerja paling baik dalam 5 tahun terakhir.
2011
2010
2009
2008
2007
A
A
A
A
A
Pertumbuhan EPS
+34%
+56%
+23%
+23%
+13%
Pertumbuhan pendapatan
+8%
+43%
+28%
+21%
+10%
Pertumbuhan laba operasi
+22%
+68%
n/a
n/a
n/a
Return on equity (ROE)
31%
31%
27%
27%
n/a
Debt to equity ratio (DER)
8.43
10.02
10.63
10.20
n/a
EPS (earning per share) selalu naik diatas 20%, kecuali tahun 2007.
Pendapatan juga selalu naik.
Peningkatan EPS juga diikuti pertubuhan laba operasi yang menunjukkan secara dominan laba yang diperoleh merupakan hasil dari operasi utama perusahaan.
Return on equity ratio (rasio keuntungan bersih terhadap modal) juga selalu tinggi.
Disisi hutang, bisa dimaklumi kalau sektor bank memiliki ration yang tinggi. Makin tinggi justru makin baik yang mengindikasikan tingkat kepercayaan masyarakat untuk menyimpan uangnya di bank yang bersangkutan.
Analisa Teknikal
Secara teknikal, grafik harga saham BRI membentuk pola cangkir bertangkai (cup with handle)
Konsolidasi di wilayah tangkai sudah berlangsung selama 5 minggu. Cermati pergerakan harga saham BRI. Bila sudah diperdagangkan dikisaran harga acuan beli (buy point atau pivot point) yaitu di 7250 dan jika pada saat itu perdagangan saham BRI di bursa cukup ramai (diatas 50% dari volume rata-rata hariannya) siap-siaplah untuk membeli.
Keberhasilan berakout (menembus harga acuan beli / harga resisten) sangat tergantung dari pergerakan harga menuju ke harga acuan beli. Semakin smooth (fluktuasi harga tidak terlalu besar) pergerakan harga menuju harga acuan beli, semakin besar potensi anda untuk bisa mengantisipasi untuk membeli dan juga semakin besar tingkat keberhasilan breakout.