EPS 2011 sektor tambang BEI

Perbandingan EPS (earning per share) atau LPS (Laba Per lembar Saham) dari  perusahaan tambang di tahun 2011.

EPS & PER perusahaan tambang

 NO   Kode
Saham 
Nama
Emiten
(Perusahaan Publik)
 EPS  Harga
Penutupan
( 5 April 2011 )
 PER 

EPS dan PER perusahaan Batubara

1  ITMG PT Indo Tambangraya Megah Tbk)  USD  0.48000  IDR     44,250     10.24
2  PTRO PT Petrosea Tbk  USD  0.05220  IDR       4,250       9.05
3  ADRO PT Adaro Energy Tbk  USD  0.01721  IDR       1,910     12.33
4  BUMI PT Bumi Resources Tbk  USD  0.01037  IDR       2,350     25.18
5  BRAU PT Berau Coal Energy Tbk  USD  0.00380  IDR          570     16.67
6  PTBA PT Bukit Asam (Persero) Tbk  IDR  1,339.00  IDR     20,350     15.20
7  BYAN PT Bayan Resources Tbk  IDR     550.00  IDR     17,900     32.55
8  HRUM PT Harum Energy Tbk  IDR     542.02  IDR       8,250     15.22
9  KKGI PT Resource Alam Indonesia Tbk  IDR     450.00  IDR       7,050     15.67
10  BORN PT Borneo Lumbung Energy & Metal Tbk  IDR     103.00  IDR          870       8.45
11  GTBO PT Garda Tujuh Buana Tbk  IDR       29.55  IDR       1,010     34.18
12  PKPK PT Perdana Karya Tbk  –   –  –

EPS dan PER perusahaan Metal & Mineral

1  INCO PT Vale Indonesia Tbk  USD     0.034  IDR       3,250     10.62
2  ANTM PT Aneka Tambang (Persero) Tbk  IDR     202.44  IDR       1,820       8.99
3  TINS PT Timah (Persero) Tbk  IDR     178.00  IDR       1,830     10.28

EPS dan PER perusahaan Minyak bumi

1  MEDC PT Medco Energi International Tbk  USD       0.03  IDR       2,000       7.69
2  ENRG PT Energi Mega Persada Tbk  IDR         1.69  IDR          187   110.65
3  ELSA PT Elnusa Tbk  –   –  –
4  BIPI PT Benakat Petrolium Energy Tbk  IDR       (1.68)  IDR          199  (118.45)

Catatan :

      Untuk EPS dalam dollar (USD), perhitungan PER (price earning ratio) dipakai asumsi 1 dollar = Rp 9.000

Semua perusahaan tambang batubara mengalami peningkatan EPS (tahun 2011 dibanding tahun 2010), kecuali BUMI Resources yang meskipun EPS nya sedikit naik, namun laba bersihnya turun. Sementara Perdana Karya laporan keuangan masih belum keluar (belum ada di download website BEI). PER (price earning ratio) di sektor tambang batubara (per closing 5 April 2012) adalah 17.7

Sektor tambang metal & mineral hanya ANTM yang mengalami kenaikan EPS

Untuk perusahan tambang minyak bumi:

  • Medco Energi International (MEDC) mengalami sedikit kenaikan EPS
  • Energi Mega Persada (ENRG) EPS meningkat (tahun 2010 mengalami rugi bersih, sedangkan 2011 sudah untung)
  • Benakat petrolium rugi bersihnya sudah berkurang (tahun 2011 & tahun 2010 masih  rugi bersih)
  • Sedangkan Elnusa laporan keuangan masih belum ada di Website BEI.

Berikut perbandingan EPS tahun 2011 dan tahun 2010 perusahaan tambang:

EPS 2011 dan 2010 perusahaan tambang

No  Kode Nama Emiten  (Perusahaan Publik)
EPS
Growth 
Saham 2011 2010

EPS Batubara

1  ITMG PT Indo Tambangraya Megah Tbk)  USD  0.48000  USD  0.18000 166.7%
2  PTRO PT Petrosea Tbk  USD  0.05220  USD  0.04190 24.6%
3  ADRO PT Adaro Energy Tbk  USD  0.01721  USD  0.00773 122.6%
4  BUMI PT Bumi Resources Tbk  USD  0.01037  USD  0.00983 5.5%
5  BRAU PT Berau Coal Energy Tbk  USD  0.00380  USD  0.00150 153.3%
6  PTBA PT Bukit Asam (Persero) Tbk  IDR  1,339.00  IDR     872.00 53.6%
7  BYAN PT Bayan Resources Tbk  IDR     550.00  IDR     222.00 147.7%
8  HRUM PT Harum Energy Tbk  IDR     542.02  IDR     323.33 67.6%
9  KKGI PT Resource Alam Indonesia Tbk  IDR     450.00  IDR     166.00 171.1%
10  BORN PT Borneo Lumbung Energy & Metal Tbk  IDR     103.00  IDR       61.00 68.9%
11  GTBO PT Garda Tujuh Buana Tbk  IDR       29.55  IDR         0.34 8591.2%
12  PKPK PT Perdana Karya Tbk  –  –  –

EPS Metal & Mineral

1  INCO PT Vale Indonesia Tbk  USD     0.034  USD      0.044 -22.7%
2  ANTM PT Aneka Tambang (Persero) Tbk  IDR     202.44  IDR     176.77 14.5%
3  TINS PT Timah (Persero) Tbk  IDR     178.00  IDR     188.00 -5.3%

EPS Minyak bumi

1  MEDC PT Medco Energi International Tbk  USD    0.0289  USD    0.0282 2.5%
2  ENRG PT Energi Mega Persada Tbk  IDR         1.69  IDR        (1.67) ~ %
3  ELSA PT Elnusa Tbk  –  –  –
4  BIPI PT Benakat Petrolium Energy Tbk  IDR        (1.68)  IDR        (3.34) 49.7%

Catatan :

  • Growth BIPI 49.7%, tapi masih rugi. Hanya saja rugi ditahun 2011 sudah berkurang 49.7% dibanding rugi 2010.
  • Growth ENRG adalah ~% (tak terhingga), karena dari posisi rugi menjadi untung

Berita PTBA (PT Tambang Batubara Bukit Asam Tbk)

Berita PTBA (PT Tambang Batubara Bukit Asam Tbk)

Pendapatan

PT Bukit Asam tbk (PTBA) berpotensi membukukan pendapatan tahun ini sebesar Rp 16,74 triliun dengan laba bersih Rp 3,52 triliun. Proyeksi ini menggunakan asumsi volume penjualan mencapai 18,6 juta ton dan harga jual tumbuh moderat di kisatran 5%-10%. Untuk pendapatan, proyeksi menggunakan asumsi porsi penjualan ekspor sekitar 30% dengan harga jual rarta-rata US$ 115,06 per ton serta kurs Rp 9.000 per dollar Amerika Serikat. Sedangkan penjualan domestik 70% dengan harga jual sekitar Rp 842 ribu per ton. Adapun perkraan laba bersih sebesar 3,52 triliun mengacu pada rata-rata margin bersih perseroan dalam lima tahun terakhir sekitar 21,08%.

Deviden

PT Tambang Batubara Bukit Asam Tbk (PTBA) mengusulkan rasio dividen untuk tahun buku 2011 sekitar 55-60%. Perseroan memperkirakan laba bersih 2011 mencapai Rp3 triliun. Dengan demikian, dividen mencapai Rp 1,6—1,8 triliun. Pada 2009-2010, perseroan juga menetapkan rasio dividen 60%. Perseroan berharap rasio dividen 2011 bisa sama seperti 2009 dan 2010. Besaran rasio dividen akan diputuskan dalam RUPSLB yang rencananya akan digelar pada Juni 2012. Jika disetujui sisa laba bersih akan digunakan untuk membiayai ekspansi. Tahun ini, perseroan akan mengalokasikan belanja modal sebesar Rp 1,7 triliun, meningkat 30,77% dibandingkan tahun lalu Rp 1,3 triliun. Sumber dananya berasal dari kas internal. Perseroan juga berencana untuk membeli kembali saham sebanyak 115.206.592 lembar. Dana yang disiapkan perseroan mencapai Rp 2,04 triliun. Sumber dananya juga dari kas internal. Jangka waktu buyback mencapai 18 bulan dilakukn secara bertahap. Saham buyback akan menjadi saham simpanan (treasury) dan bisa dijual kembali.

Laba bersih Bukit Asam (PTBA) 2010 anjlok 26,36%

PT Bukit Asam Tbk  mengalami kemerosotan laba bersih sebesar 26,36% dari 2,73 trilyun di tahun 2009 menjadi 2,01 trilyun ditahun 2010.  Penjualan juga merosot 11,6% dari 8,95 trilyun menjadi 7,91 trilyun.  Sedangkan laba usaha (laba operasi) anjlok 35,06% dari 3,55 trilyun menjadi 2,3 trilyun.  Sejalan dengan penurunan laba bersih, laba per lembar saham atau earning per share (EPS) juga merosot 26,35% dari Rp 1184 menjadi Rp 882 per lembar saham.

Namun, perusahaan BUMN di sektor tambang batubara yang melantai di bursa saham Indonesia dengan kode saham PTBA ini masih membukukan rasio laba bersih terhadap modal atau return on equity yang tetap tinggi yaitu 31,55%.  Sedangkan rasio hutang terhadp modal atau dept to equity ration (DER) sebesar 0,37 kali.

Laporan keuangan selengkapnya: PTBA-2010-tahunan-laporan-keuangan

Exit mobile version