Stock split saham TLKM (Telkom) 2013

Stock split saham TLKM

PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (kode saham TLKM) akan melaksanakan pemecahan nilai nominal saham (stock split). Adapun jadwal stock split saham TLKM adalah sebagai berikut:

No Kegiatan Tanggal
1 Akhir perdagangan saham dengan Nilai Nominal Lama (Nominal Rp 250,- per saham) di Pasar Reguler dan Pasar Negosiasi 27 Agustus 2013
2 Mulai perdagangan saham dengan Nilai Nominal Baru ( Nominal Rp 50 Per saham) di pasar Reguler dan Pasar Negosiasi 28 Agustus 2013
3 Tanggal terakhir penyelesaian transaksi saham dengan Nilai Nominal Lama Rp 250,-
Tanggal penentuan pemegang saham yang berhak atas hasil Stock Split (Recording Date)
30 Agustus 2013
4 Tanggal distribusi saham dengan Nilai Nominal Baru Rp 50,- per saham hasil pemecahan saham (Stock Split)–awal hari
Awal perdagangan saham di Pasar Tunai dengan Nilai Nominal Baru Rp 50,- per saham
Tanggal dimulainya penyelesaian transaksi saham dengan Nilai Nominal Baru Rp 50,- per saham
2 September 2013

Stock Split / Pemecahan Nilai Nominal Lama Rp 250,- Per saham menjadi Nominal Baru Rp 50 per saham atau Rasio Pemecahan Unit Saham = 1:5

Saham tangguh yang bertahan dari gempuran bursa

Saham tangguh

Sekarang adalah minggu ke enam bursa Indonesia diguncang dengan akumulasi penurunan IHSG (Indeks Harga Saham Gabungan) hampir 14%. Individual saham terpental lebih jauh lagi. Yang mengalami penurunan paling tajam adalah sektor pertambangan. Hampir semua saham tambang terjungkal sekitar 40%.  Secara rata-rata individual saham mengalami penurunan 30% atau lebih.

Hanya segelintir saham saja yang masih mampu bertahan dari gempuran bursa dengan penurunan yang masih dalam kategori konsolidasi normal. Dan yang masih bertahan didominasi oleh saham-saham defensif dari sektor barang konsumsi (consumer goods). Berikut dari daftar tersebut:

 

 

A. Sektor Barang Konsumsi

1. MYOR ( Mayora Indah Tbk )

 

 

2. UNVR ( Unilever Indonesia Tbk )

 

3. KLBF ( Kalbe Farma Tbk )

 

4. TSPC ( Tempo Scan Pasific Tbk )

 

5. ICBP ( Indofood CBP Sukses Makmur Tbk )

 

B. Sektor Energi

6. PGAS ( Perusahaan Gas Negara Tbk )

 

C. Sektor Tambang

7. GTBO ( Garda Tujuh Buana Tbk )

 

D. Sektor Jasa (Telekomunikasi)

8. TLKM ( Telkomunikasi Indonesia Tbk )

 

E. Sektor Manufaktur (Otomotif)

9. ASII ( Astra International )

 

F. Sekor Keuangan (Bank)

10. BMRI ( Bank Mandiri Tbk )

Exit mobile version