Daftar saham sektor A112 2021 (Penyimpanan & Distribusi Migas)

Daftar saham sektor A112 2021 (Penyimpanan & Distribusi Minyak & Gas ).  IDX Industrial Classification (IDX-IC) mengelompokkan perusahaan tercatat berdasarkan eksposur pasar atas barang atau jasa akhir yang diproduksi. Oleh karena itu, metode klasifikasi IDX-IC ini bertujuan untuk memberikan panduan bagi para penggunanya terkait kelompok perusahaan dengan eksposur pasar yang sejenis.

IDX-IC memiliki 4 tingkat klasifikasi yang terdiri dari 12 Sektor, 35 Sub-sektor, 69 Industri, 130 Sub-industri.

Saham sektor A112 2021 (Penyimpanan & Distribusi Minyak & Gas)

Saham Sektor Energi (A), Sub sektor Minyak, Gas & Batu Bara (A1), Industri Minyak dan Gas (A11), Sub industri Penyimpanan & Distribusi Minyak & Gas  (A112)

Daftar Saham sektor A112 2021 (Penyimpanan & Distribusi Minyak & Gas). Perusahaan yang menyediakan jasa penyimpanan atau jasa distribusi dan transportasi, baik dengan menggunakan jaringan pipa maupun alat transportasi atas dasar balas jasa (fee) atau kontrak dan perusahaan yang melakukan jual beli Minyak dan Gas.

No Kode Saham Nama Perusahaan Tanggal IPO
1 AKRA AKR Corporindo Tbk. 03-Okt-1994
2 BULL Buana Lintas Lautan Tbk. 23-Mei-2011
3 GTSI GTS Internasional Tbk 08-Sep-2021
4 HITS Humpuss Intermoda Transportasi 15-Des- 1997
5 INPS Indah Prakasa Sentosa Tbk. 06-Apr-2018
6 KOPI Mitra Energi Persada Tbk. 23-Apr-2001
7 LEAD Logindo Samudramakmur Tbk. 11-Des-2013
8 MTFN Capitalinc Investment Tbk. 16-Apr-1990
9 PGAS Perusahaan Gas Negara Tbk. 15-Des-2003
10 RAJA Rukun Raharja Tbk. 19-Apr-2006
11 SHIP Sillo Maritime Perdana Tbk. 16-Jun-2016
12 SOCI Soechi Lines Tbk. 03-Des-2014

Daftar saham sektor energi lainnya

(A111) Produksi & Penyulingan Minyak & Gas

(A121) Produksi Batu Bara

(A122) Distribusi Batu bara

(A131) Jasa Pengeboran Minyak & Gas

(A132) Jasa & Perlengkapan Minyak, Gas, & Batu Bara

(A211) Peralatan Energi Alternatif

(A221) Bahan Bakar Alternatif

Daftar saham per sektor 2021 IDX-IC

Daftar saham sektor A111 2021 (Produksi & Penyulingan Migas)

Daftar saham sektor A111 2021 (Produksi & Penyulingan Minyak & Gas ).  IDX Industrial Classification (IDX-IC) mengelompokkan perusahaan tercatat berdasarkan eksposur pasar atas barang atau jasa akhir yang diproduksi. Oleh karena itu, metode klasifikasi IDX-IC ini bertujuan untuk memberikan panduan bagi para penggunanya terkait kelompok perusahaan dengan eksposur pasar yang sejenis.

IDX-IC memiliki 4 tingkat klasifikasi yang terdiri dari 12 Sektor, 35 Sub-sektor, 69 Industri, 130 Sub-industri.

Daftar saham sektor A111 2021 (Produksi & Penyulingan Minyak & Gas)

Sektor Energi (A), Sub sektor Minyak, Gas & Batu Bara (A1), Industri Minyak dan Gas (A11), Sub industri Produksi & Penyulingan Minyak & Gas  (A111)

Daftar Saham sektor A111 2021  (Produksi & Penyulingan Minyak & Gas ). Perusahaan yang melakukan eksplorasi, produksi, atau penyulingan minyak dan gas.

No Kode Saham Nama Perusahaan Tanggal IPO
1 BIPI Astrindo Nusantara Infrastrukt 11-Feb-2010
2 ENRG Energi Mega Persada Tbk. 7-Jun-2004
3 MEDC Medco Energi Internasional Tbk 12-Okt-1994
4 MITI Mitra Investindo Tbk. 16-Jul-1997
5 SUGI Sugih Energy Tbk. 19-Jun-2002
6 SURE Super Energy Tbk. 05-Okt-2018

Daftar saham sektor energi lainnya

(A112) Penyimpanan & Distribusi Minyak & Gas

(A121) Produksi Batu Bara

(A122) Distribusi Batu bara

(A131) Jasa Pengeboran Minyak & Gas

(A132) Jasa & Perlengkapan Minyak, Gas, & Batu Bara

(A211) Peralatan Energi Alternatif

(A221) Bahan Bakar Alternatif

Daftar saham per sektor 2021  IDX-IC

Daftar saham per sektor 2021 IDX-IC

Daftar saham per sektor 2021 IDX-IC (Indonesia Stock Exchange Industrial Classification) di Bursa Efek Indonesia. IDX-IC diberlakukan mulai tanggal 25 Januari 2021, menggantikan JASICA (Jakarta Stock Exchange Industrial Classification). IDX-IC mengelompokkan perusahaan tercatat berdasarkan eksposur pasar atas barang atau jasa akhir yang diproduksi. Oleh karena itu, metode klasifikasi IDX-IC ini bertujuan untuk memberikan panduan bagi para penggunanya terkait kelompok perusahaan dengan eksposur pasar yang sejenis.

IDX-IC memiliki 4 tingkat klasifikasi yang terdiri dari 12 Sektor, 35 Sub-sektor, 69 Industri, 130 Sub-industri.

Daftar saham per sektor 2021 IDX-IC

(A) Energi (Energy)

Daftar saham per sektor energi. Sektor Energi mencakup perusahaan yang menjual produk dan jasa terkait dengan ekstraksi energi yang mencakup energi tidak terbarukan (fossil fuels) sehingga pendapatannya secara langsung dipengaruhi oleh harga komoditas energi dunia, seperti perusahaan Pertambangan Minyak Bumi, Gas Alam, Batu Bara, dan perusahaan-perusahaan yang menyediakan jasa yang mendukung industri tersebut. Selain itu sektor ini juga mencakup perusahaan yang menjual produk dan jasa energi alternatif

No Kode Sektor IDX-IC Nama Sektor IDX-IC
1 A111 Produksi & Penyulingan Minyak & Gas
Oil & Gas Production & Refinery
2 A112 Penyimpanan & Distribusi Minyak & Gas
Oil & Gas Storage & Distribution
3 A121 Produksi Batu Bara
Coal production
4 A122 Distribusi Batu bara
Coal Distribution
5 A131 Jasa Pengeboran Minyak & Gas
Oil & Gas Drilling Service
6 A132 Jasa & Perlengkapan Minyak, Gas, & Batu Bara
Oil, Gas & Coal Equipment & Services
7 A211 Peralatan Energi Alternatif
Alternative Energy Equipment
8 A221 Bahan Bakar Alternatif
Alternative Fuels

(B) Barang Baku (Basic materials)

Daftar saham per sektor barang baku. Sektor Barang Baku mencakup perusahaan yang menjual produk dan jasa yang digunakan oleh industri lain sebagai bahan baku untuk memproduksi barang final, seperti perusahaan yang memproduksi Barang Kimia, Material Konstruksi, Wadah & Kemasan, Pertambangan Logam & Mineral NonEnergi, dan Produk Kayu & Kertas.

No Kode Sektor IDX-IC Nama Sektor IDX-IC
1 B111 Barang Kimia Dasar
Basic Chemicals
2 B112 Barang Kimia Pertanian
Agricultural Chemicals
3 B113 Barang Kimia Khusus
Specialty Chemicals
4 B121 Material Konstruksi
Construction Materials
5 B131 Wadah & Kemasan
Containers & Packaging
6 B141 Aluminium
Aluminium
7 B142 Tembaga
Cooper
8 B143 Emas
Gold
9 B144 Baja & besi
Iron & steel
10 B145 Logam & Mineral Mulia
Precious Metals & Minerals
11 B146 Logam & Mineral Lainnya
Diversified Metals & Minerals
12 B147 Jasa & Perlengkapan Pertambangan
Mining Equipment & Services
13 B151 Kayu
Timber
14 B152 Kertas
Paper
15 B153 Produk Hutan Lainnya
Diversified Forest

(C) Perindustrian (Industrials)

Daftar saham per sektor perindustrian. Sektor Perindustrian mencakup perusahaan yang menjual produk dan jasa yang secara umum dikonsumsi oleh industri, bukan oleh konsumen. Produk dan jasa dihasilkan merupakan produk dan jasa final dan bukan produk yang harus diolah lagi seperti bahan baku. Industri ini mencakup produsen Barang Kedirgantaraan, Pertahanan, Produk Bangunan, Produk Kelistrikan, Mesin. Selain itu industri ini juga mencakup penyedia Jasa Komersial – seperti Percetakan, Pengelola Lingkungan, Pemasok Barang dan Jasa Industri – dan Jasa Profesional – seperti Jasa Personalia dan Jasa Penelitian – untuk keperluan industri.

No Kode Sektor IDX-IC Nama Sektor IDX-IC
1 C111 Kedirgantaraan & Pertahanan
Aerospace & Defense
2 C121 Produk & Perlengkapan Bangunan
Building Products & Fixtures
3 C131 Komponen & Peralatan Kelistrikan
Electrical Components & Equipment
4 C132 Alat Kelistrikan Berat
Heavy Electrical Equipment
5 C141 Mesin Konstruksi & Kendaraan Berat
Construction Machinery & Heavy Vehicles
6 C142 Mesin Pertanian
Agricultural & Farm Machinery
7 C143 Mesin & Komponen Perindustrian
Industrial Machinery & Components
8 C211 Perdagangan Aneka Barang Perindustrian
Diversified Industrial Trading
9 C221 Percetakan Komersial
Commercial Printing
10 C222 Jasa Pengelolaan Lingkungan & Sarana
Environmental & Facilities Services
11 C223 Peralatan Kantor
Office Supplies
12 C224 Jasa Pendukung Bisnis
Business Support Services
13 C231 Jasa Personalia
Human Resource & Employment Services
14 C232 Jasa Penelitian & Konsultasi
Research & Consulting Services
15 C311 Perusahaan Holding Multi Sektor
Multi-sector Holdings

(D) Barang Konsumen Primer (Consumer Non-Cyclicals)

Daftar saham per sektor barang konsumen primer. Sektor Barang Konsumen Primer mencakup perusahaan yang melakukan produksi atau distribusi produk dan jasa yang secara umum dijual pada konsumen namun tetapi untuk barang yang bersifat anti-siklis atau barang primer/dasar sehingga permintaan barang dan jasa ini tidak dipengaruhi pertumbuhan ekonomi, seperti Perusahaan Ritel Barang Primer – Toko Makanan, Toko Obat-obatan, Supermarket -, Produsen Minuman, Makanan Kemasan, Penjual Produk Pertanian, Produsen Rokok, Barang Keperluan Rumah Tangga, dan Barang Perawatan Pribadi.

No Kode Sektor IDX-IC Nama Sektor IDX-IC
1 D111 Ritel & Distributor Obat-obatan
Drug Retail & Distributors
2 D112 Ritel & Distributor Makanan
Food Retail & Distributors
3 D113 Supermarket
Supermarkets & Convenience Store
4 D211 Minuman Keras
Liquors
5 D212 Minuman Ringan
Soft Drinks
6 D221 Produk Susu Olahan
Dairy Products
7 D222 Makanan Olahan
Processed Foods
8 D231 Ikan, Daging & Produk Unggas
Fish, Meat, & Poultry
9 D232 Perkebunan & Tanaman Pangan
Plantations & Crops
10 D311 Rokok
Tobacco
11 D411 Produk Keperluan Rumah Tangga
Household Products
12 D421 Produk Perawatan Tubuh
Personal Care Products

(E) Barang Konsumen Non-Primer (Consumer Cyclicals)

Daftar saham per sektor barang konsumen non-primer (sekunder). Sektor Barang Konsumen Sekunder mencakup perusahaan yang melakukan produksi atau distribusi produk dan jasa yang secara umum dijual pada konsumen namun tetapi untuk barang yang bersifat siklis atau barang sekunder sehingga permintaan barang dan jasa ini berbanding lurus dengan pertumbuhan ekonomi. Industri ini mencakup perusahaan yang memproduksi Mobil Penumpang dan Komponennya, Barang Rumah Tangga Tahan Lama (Durable), Pakaian, Sepatu, Barang Tekstil, Barang Olahraga dan Barang Hobi. Selain itu industri ini juga mencakup perusahaan yang menyediakan Jasa Pariwisiata, Rekreasi, Pendidikan, Penunjang Konsumen, Perusahaan Media, Periklanan, Penyedia Hiburan, dan Perusahaan Ritel Barang Sekunder.

No Kode Sektor IDX-IC Nama Sektor IDX-IC
1 E111 Suku Cadang Otomotif
Auto Parts & Equipment
2 E112 Ban
Tires
3 E121 Produsen Mobil
Car Manufacturers
4 E122 Produsen Motor
Motorcycle Manufacturers
5 E211 Produsen Furnitur Rumah
Home Furnishings
6 E212 Peralatan Rumah Tangga
Household Appliances
7 E213 Perlengkapan Rumah Tangga
Housewares & Specialties
8 E311 Barang Elektronik Konsumen
Consumer Electronics
9 E321 Peralatan Olah Raga & Barang Hobi
Sport Equipment & Hobbies Goods
10 E411 Pakaian, Aksesoris & Tas
Clothing, Accessories & Bags
11 E412 Alas Kaki
Footwear
12 E413 Tekstil
Textiles
13 E511 Fasilitas Permainan
Gaming Venue
14 E512 Hotel, Resor & Kapal Pesiar
Hotels, Resorts & Cruise Lines
15 E513 Agen Perjalanan
Travel Agencies
16 E514 Fasilitas Rekreasi & Olah Raga
Recreational & Sports Facilities
17 E515 Rumah Makan
Restaurants
18 E521 Jasa Pendidikan
Education Services
19 E522 Jasa Penunjang Konsumen
Consumer Support Services
20 E611 Periklanan
Advertising
21 E612 Penyiaran
Broadcasting
22 E613 Penyiaran Berbayar
Cable & Satellite
23 E614 Penerbitan
Consumer Publishing
24 E621 Hiburan & Film
Entertainment & Movie Production
25 E711 Distributor Barang Konsumen
Consumer Distributors
26 E721 Ritel Internet & Homeshop
Internet & Homeshop Retail
27 E731 Department Store
Department Stores
28 E741 Ritel Pakaian & Tekstil
Apparel & Textile Retail
29 E742 Ritel Elektronik
Electronics Retail
30 E743 Ritel Barang Rumah Tangga
Home Improvement Retail
31 E744 Toko Khusus
Specialty Stores
32 E745 Ritel Otomotif
Automotive Retail

(F) Kesehatan (Healthcare)

Daftar saham per sektor kesehatan. Sektor Kesehatan mencakup perusahaan yang menyediakan produk dan layanan kesehatan seperti Produsen Peralatan dan Perlengkapan Kesehatan, Penyedia Jasa Kesehatan, Perusahaan Farmasi, dan Riset di Bidang Kesehatan.

No Kode Sektor IDX-IC Nama Sektor IDX-IC
1 F111 Peralatan Kesehatan
Healthcare Equipment
2 F112 Penyedia & Distribusi Perlengkapan Kesehatan
Healthcare Supplies & Distributions
3 F121 Penyedia Jasa Kesehatan
Healthcare Providers
4 F211 Farmasi
Pharmaceuticals
5 F221 Riset Kesehatan
Healthcare Research

(G) Keuangan (Financials)

Daftar saham per sektor keuangan. Sektor Keuangan mencakup perusahaan yang menyediakan layanan keuangan seperti Bank, Lembaga Pembiayaan Konsumen, Modal Ventura, Jasa Investasi, Asuransi, dan Perusahaan Holdings.

No Kode Sektor IDX-IC Nama Sektor IDX-IC
1 G111 Bank
Banks
2 G211 Pembiayaan Konsumen
Consumer Financing
3 G221 Modal Ventura
Venture Capital
4 G222 Pembiayaan Usaha Khusus
Specialize Business Financing
5 G311 Manajemen Investasi
Investment Management
6 G312 Bank Investasi & Perantara Perdagangan
Investment Banking & Brokerage Services
7 G313 Penyelenggara Pasar
Market Operators
8 G314 Pendukung Jasa Investasi
Investment Service Support
9 G411 Pialang Asuransi
Insurance Brokers
10 G412 Asuransi Umum
General Insurance
11 G413 Asuransi Jiwa
Life Insurance
12 G414 Reasuransi
Reinsurance
13 G511 Perusahaan Holding Keuangan
Financial Holdings
14 G512 Perusahaan Investasi
Investment Companies

(H) Properti & Real Estat (Properties & Real Estate)

Daftar saham per sektor properti & real estat. Sektor Properti dan Real Estat mencakup perusahaan Pengembang Properti dan Real Estate dan perusahaan yang menyediakan Jasa Penunjangnya

No Kode Sektor IDX-IC Nama Sektor IDX-IC
1 H111 Pengembang & Operator Real Estat
Real Estate Development & Management
2 H112 Jasa Real Estat
Real Estate Services

(I) Teknologi (Technology)

Daftar saham per sektor teknologi. Sektor Teknologi mencakup perusahaan yang menjual Produk dan Jasa Teknologi, seperti Perusahaan Jasa Internet yang bukan penyedia koneksi internet, Penyedia Jasa dan Konsultan TI, Perusahaan Pengembang Perangkat Lunak, Produsen Perangkat Jaringan, Perangkat Komputer, Perangkat dan Komponen Elektronik, dan Semikonduktor.

No Kode Sektor IDX-IC Nama Sektor IDX-IC
1 I111 Aplikasi & Jasa Internet Online
Applications & Services
2 I121 Jasa & Konsultan TI
IT Services & Consulting
3 I131 Perangkat Lunak
Software
4 I211 Peralatan Jaringan
Networking Equipment
5 I221 Perangkat Komputer
Computer Hardware
6 I231 Perangkat & Instrumen Elektronik
Electronic Equipment & Instruments
7 I232 Komponen Elektronik & Semi Konduktor
Electronic Components & Semiconductors

(J) Infrastruktur (Infrastructures)

Daftar saham per sektor infrastruktur. Sektor Infrastruktur mencakup perusahaan yang berperan dalam Pembangunan dan Pengadaan Infrastruktur seperti Perusahaan Operator Infrastruktur Transportasi, Perusahaan Konstruksi Bangunan Sipil, Perusahaan Telekomunikasi, dan Perusahaan Utilitas.

No Kode Sektor IDX-IC Nama Sektor IDX-IC
1 J111 Operator Bandar Udara
Airport Operators
2 J112 Operator Jalan Tol & Rel
Highways & Railtracks
3 J113 Operator Pelabuhan
Marine Ports & Services
4 J211 Konstruksi Bangunan
Heavy Constructions & Civil Engineering
5 J311 Jasa Telekomunikasi Kabel
Wired Telecommunication Service
6 J312 Jasa Telekomunikasi Terintegrasi
Integrated Telecommunication Service
7 J321 Jasa Telekomunikasi Nirkabel
Wireless Telecommunication Services
8 J411 Utilitas Listrik
Electric Utilities
9 J421 Utilitas Gas
Gas Utilities
10 J431 Utilitas Air
Water Utilities

(K) Transportasi & Logistik (Transportation & Logistic)

Daftar saham per sektor transportasi dan logistik. Sektor Transportasi dan logistik mencakup perusahaan yang berperan dalam aktivitas perpindahan dan pengangkutan seperti Penyedia Transportasi serta Perusahaan Penyedia Jasa Logistik dan Pengantaran.

No Kode Sektor IDX-IC Nama Sektor IDX-IC
1 K111 Maskapai Penerbangan
Airlines
2 K121 Pengangkutan Laut Penumpang
Passenger Marine Transportation
3 K131 Kereta Api
Rail
4 K132 Transportasi Jalanan
Road Transportation
5 K211 Logistik & Pengantaran
Logistics & Deliveries

(Z) Produk Investasi Tercatat (Listed Investment Product)

Sektor Produk Investasi Tercatat mencakup produk-produk investasi yang tercatat di Bursa Efek Indonesia

No Kode Sektor IDX-IC Nama Sektor IDX-IC
1 Z111 Reksadana / ETF
Mutual Fund / ETFs
2 Z112 Dana Investasi Real Estate
Real Estate Investment Trusts
3 Z113 Dana Investasi Infrastruktur
Infrastructure Investment Trusts
4 Z211 Obligasi Pemerintah
Government Bonds
5 Z212 Obligasi Korporasi
Corporate Bonds

Perubahan klasifikasi dari JASICA ke IDX-IC

52 Saham IPO 2021 di Bursa Efek Indonesia

Daftar perusahaan yang melakukan penawaran saham perdana di tahun 2021 (saham IPO 2021) untuk go public (listing)  di Bursa Efek Indonesia (BEI) adalah:

Saham IPO 2021

No Kode
Saham
Nama Perusahaan Tanggal IPO Sektor
1 FAPA PT FAP Agri Tbk 4-Jan-2021 D232
2 DGNS PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk 15-Jan-2021 F121
3 BANK PT Bank Aladin Syariah Tbk 1-Feb-2021 G111
4 UFOE PT Damai Sejahtera Abadi Tbk 1-Feb-2021 E742
5 WMUU PT Widodo Makmur Unggas Tbk 2-Feb-2021 D231
6 EDGE PT Indointernet Tbk. 8-Feb-2021 I121
7 UNIQ PT Ulima Nitra Tbk 8-Mar-2021 A132
8 BEBS PT Berkah Beton Sadaya Tbk 10-Mar-2021 B121
9 SNLK PT Sunter Lakeside Hotel Tbk. 29-Mar-2021 E512
10 ZYRX PT Zyrexindo Mandiri Buana Tbk 30-Mar-2021 I221
11 LFLO PT Imago Mulia Persada Tbk 7-Apr-2021 E211
12 FIMP PT Fimperkasa Utama Tbk 9-Apr-2021 J211
13 TAPG PT Triputra Agro Persada Tbk. 12-Apr-2021 D232
14 NPGF PT Nusa Palapa Gemilang Tbk 14-Apr-2021 B112
15 LUCY PT Lima Dua Lima Tiga Tbk 5-May-2021 E515
16 HOPE PT Harapan Duta Pertiwi Tbk. 24-May-2021 C141
17 MGLV PT Panca Anugrah Wisesa Tbk 8-Jun-2021 E211
18 LABA PT Green Power Group Tbk 10-Jun-2021 C141
19 TRUE PT Triniti Dinamik Tbk 10-Jun-2021 H111
20 ARCI PT Archi Indonesia Tbk 28-Jun-2021 B143
21 IPAC PT Era Graharealty Tbk 30-Jun-2021 H111
22 MASB PT Bank Multiarta Sentosa Tbk 30-Jun-2021 G111
23 BMHS PT Bundamedik Tbk 6-Jul-2021 F121
24 FLMC PT Falmaco Nonwoven Industri Tbk 8-Jul-2021 D421
25 NICL PT PAM Mineral Tbk 9-Jul-2021 B146
26 UVCR PT Trimegah Karya Pratama Tbk. 27-Jul-2021 I111
27 BUKA PT Bukalapak.com Tbk 6-Aug-2021 I111
28 HAIS PT Hasnur Internasional Shipping Tbk 1-Sep-2021 K211
29 GPSO PT Geoprima Solusi Tbk 6-Sep-2021 C143
30 OILS PT Indo Oil Perkasa Tbk 6-Sep-2021 D232
31 MCOL PT Prima Andalan Mandiri Tbk 7-Sep-2021 A121
32 CMNT PT Cemindo Gemilang Tbk 8-Sep-2021 B121
33 GTSI PT GTS Internasional Tbk 8-Sep-2021 A112
34 RSGK PT Kedoya Adyaraya Tbk 8-Sep-2021 F121
35 RUNS PT Global Sukses Solusi Tbk 8-Sep-2021 I131
36 SBMA PT Surya Biru Murni Acetylene Tbk 8-Sep-2021 B111
37 IDEA PT Idea Indonesia Akademi Tbk 9-Sep-2021 E521
38 KUAS PT Ace Oldfields Tbk 25-Oct-2021 C121
39 BOBA PT Formosa Ingredient Factory Tbk 1-Nov-2021 D222
40 BINO PT Perma Plasindo Tbk  25-Nov-2021 C223
41 DEPO PT Caturkarda Depo Bangunan Tbk 25-Nov-2021 E743
42 CMRY PT Cisarua Mountain Dairy Tbk 6-Dec-2021 D221
43 TAYS PT Jaya Swarasa Agung Tbk 6-Dec-2021 D222
44 WGSH PT Wira Global Solusi Tbk 6-Dec-2021 I131
45 WMPP PT Widodo Makmur Perkasa Tbk 6-Dec-2021 D231
46 RMKE PT RMK Energy Tbk 7-Dec-2021 A122
47 AVIA PT Avia Avian Tbk 8-Dec-2021 B113
48 OBMD PT OBM Drilchem Tbk 8-Dec-2021 B113
49 IPPE PT Indo Pureco Pratama Tbk 9-Dec-2021 D232
50 NASI PT Wahana Inti Makmur Tbk 13-Dec-2021 D222
51 BSML PT Bintang Samudera Mandiri Lines Tbk 16-Dec-2021 A122
52 DRMA PT Dharma Polimetal Tbk 20-Dec-2021 E111

Sumber saham IPO 2021 : BEI

Daftar IPO di tahun lainnya

TINS Cup with handle (studi kasus)

Pola grafik saham Cup with handle (cangkir bertangkai) adalah pola grafik saham untuk investor yang serius pada saham-saham yang pertumbuhannya tinggi. Saham TINS cup with handle terjadi diakhir tahun 2006.

Ada delapan pola dasar yang sangat prinsip yaitu:

  1. cup with handle (cangkir bertangkai),
  2. ascending base (berjenjang)),
  3. base on base (dasar diatas dasar),
  4. double bottom (bawah ganda),
  5. flat base (datar),
  6. high, tight flag (bendera kecil tangkai panjang),
  7. IPO base dan
  8. saucer (piring).

Diantara kedelapan pola diatas, cup with handle tetap menjadi yang paling sukses hingga saat ini.

Kenapa? Sederhana. Berabad-abad sifat manusia tidak berubah. 

Keserakahan, ketakutan, harapan, keputusasaan, dan emosi lainnya menjadi pendorong harga saham. Begitu juga dengan hukum permintaan dan penawaran. Inilah sebabnya mengapa memilah-milah grafik dari pemenang terbesar pasar adalah waktu yang layak untuk dihabiskan.

Bentuk umum cup with handle dan pola grafik kritis lainnya muncul berulang kali. Itu sebabnya mereka memberi investor yang sudah mempersiapkan diri sebuah keunggulan di pasar saham. 

TINS Cup with handle (studi kasus)

Jadi mari kita coba membedah pola dasar ini. Kita perlu tahu apakah pola  cup with handle itu sebagaimana mestinya, atau ada cacatnya. Kita akan bedah grafik harga saham PT Timah (Persero) Tbk dengan kode saham TINS saat kenaikan kencang saham TINS ditahun 2007.

Grafik harga saham TINS mingguan 2002-2008

Karakteristik dasar cup with handle

TINS membentuk pola Cup with Handle

Tren naik 30% dari titik harga mana pun atau 20% dari breakout sebelumnya. Saham perlu menunjukkan tren naik 30% dari titik harga mana pun, sebelum pola mulai terbentuk. Atau, saham harus menunjukkan kenaikan minimal 20% dari breakout (tembus) sebelumnya.

TINS naik 77% sebelum pembentukan pola

Cup with handle harus terbentuk setidaknya selama tujuh minggu. Jika tidak ada handle, maka cup itu sendiri harus meregang minimal enam minggu.

TINS cup terbentuk selama 7 minggu

Handle saja membutuhkan setidaknya lima hari untuk terbentuk, tetapi bisa berlangsung selama berminggu-minggu. Pastikan tidak melebihi porsi cup dalam waktu atau ukuran penurunan.

TINS handle terbentuk selama 5 minggu

Cup  with handle yang bagus harus benar-benar terlihat seperti siluet cangkir teh yang dibentuk dengan baik. Handle selalu menunjukkan penurunan yang lebih kecil dari tinggi ke rendah; itu merupakan perombakan terakhir dari pemegang saham yang tidak berkomitmen, menjual saham tersebut ke tangan investor yang lebih kuat di pasar. Dalam kebanyakan kasus, penurunan handle dari tinggi ke rendah tidak boleh melebihi 8% hingga 12%. Selama bear market (pasar tren turun), beberapa pola cup with handle yang bagus menunjukkan penurunan besar dua digit di dalam handle. Tetapi penurunan itu tidak boleh melebihi area cup.

TINS handle turun 16%

Handle biasanya dimulai dari hari ketika harga turun. Perlu diwaspadai bahwa handle itu sendiri, yang harus membentang selama minimal lima hari sesi perdagangan, dapat berubah menjadi basisnya sendiri dalam kasus-kasus tertentu. Itu bukan masalah; seringkali merupakan cara saham membentuk buy point yang lebih jelas atau lebih rendah daripada yang disarankan oleh pola yang lebih besar.

Handle-nya? Harus cukup tinggi

Handle harus terbentuk di bagian atas seluruh pola. Jika terlalu rendah, itu cacat.

Salah satu cara untuk memeriksa apakah handle itu benar: gunakan tes titik tengah sederhana. Tambahkan harga tertinggi dan harga terendah di dalam handle dan bagi dengan 2. Angka itu harus lebih besar dari titik tengah dasar sebenarnya itu sendiri.

Mari kita amati cup with handle yang dibentuk oleh TINS di akhir tahun 2006. Pada cup  tertingginya adalah 175 (1750 sebelum split 1:10) dan terendahnya adalah 106 (1060 sebelum split 1:10). Dengan menjumlahkan 175 dengan 106 lalu dibagi 2 maka didapat nilai tengah 140,5. Pada handle tertingginya adalah 170 (1700 sebelum split 1:10) dan terendahnya adalah 142 (1420 sebelum split 1:10) sehingga didapat nilai tengahnya 156 dan ini lebih tinggi dari nilai tengah cup 140,5.

TINS: Handle terbentuk di setengah bagian atas cup 

Handle juga harus menunjukkan kemiringan ke bawah di sepanjang setidaknya sebagian dari harga terendahnya, bukan yang naik.

Handle miring ke atas adalah cacat; itu mewakili permintaan yang lemah karena pembeli baru pindah ke saham dengan kecepatan yang menetes (volume kecil). Sewaktu saham yang sedang breakout , Anda ingin melihat gelombang pembeli baru datang dengan kecepatan tinggi (volume besar), bukan yang menetes (volume kecil)

Selain itu, penurunan tajam dalam volume tinggi perlu diwaspadai. Kita tentu tidak ingin membeli saham dimana  investor besar tidak sabar untuk keluar diharga berapapun.

Cup harus terbentuk dengan lancar, tanpa penurunan harga besar di sisi kiri. Kenaikan tajam di sisi kanan juga tidak selalu bagus. Anda mungkin berpikir bahwa kebalikan dari jalan keluar yang didorong oleh kepanikan adalah hal yang baik. Mungkin tidak.

Hindari basis yang dalam

Cobalah untuk membatasi pilihan  pada cup yang kedalamannya tidak lebih dari 30% atau 33%, kecuali basis yang dibentuk  selama bear market. Dalam hal ini, saham yang pertumbuhannya luar biasa bisa turun 40%, 50% atau lebih dan masih mampu membuat breakout yang sukses.

Tetap saja, lebih dangkal lebih baik. Ini menunjukkan bahwa tangan-tangan besar sedang menangkap saham.

TINS-Kedalaman cup 39%

Carilah volume yang mengering di sepanjang bagian bawah alas. Volume juga harus ringan di pegangan.

Fluktuasi harga yang lebih ketat lebih baik. Ini berlaku untuk hampir semua basis. Basis yang longgar dan berombak menunjukkan bahwa saham perlu melangkah jauh untuk penemuan harga. Jika institusi memegang saham, itu tidak akan jatuh terlalu jauh.

Buy point (Titik Beli)

Ini, tentu saja, ketika semua parameter di atas mengarah dengan benar. Titik beli dari dasar cangkir dengan pegangan muncul di titik tertinggi pegangan, ditambah 10 sen. Dalam kasus mantan pemenang besar TINS, titik beli  adalah di 170 dan terjadi breakout pada 7 Desember 2006.

Pembelian yang ideal adalah 1 titik diatas buy point hingga maksimal 5% diatas buy point.

Selama 20 bulan harga TINS meroket dari breakout (170) ke 2.630 (26.300 sebelum split 1:10), naik 1.430%.

Volume Saat Breakout (tembus)

Bahkan jika semua parameter lainnya digabungkan, kita harus menghindari saham yang breakout di bawah rata-rata pergerakan 10 minggunya (moving average 50 hari).

Juga, ketika saham sedang breakout, Anda biasanya akan melihat perputaran yang terburu-buru. Volume idealnya harus naik setidaknya 40% di atas rata-rata 50 hari (MA 50). Big caps (saham berkapitalisasi besar) terkadang dapat berhasil breakout dengan lonjakan volume yang lebih kecil.

Referensi: Investor’s  Business Daily

Exit mobile version