Analisis Saham ELIT 2024 (Fundamental & Teknikal)

Analisis saham ELIT (PT Data Sinergitama Jaya Tbk). Didirikan pada tahun 2011, PT Data Sinergitama Jaya, Tbk (kemudian dikenal sebagai “Elitery”) merupakan perusahaan jasa TI yang berfokus pada layanan cloud dan keamanan siber. Dengan reputasi perusahaan yang baik, Elitery dipercaya oleh penyedia layanan cloud kelas dunia, seperti Google Cloud sebagai mitra go-to-market di Indonesia. Data Sinergitama Jaya pertama kali menawarkan sahamnya kepada publik dan tercatat di Bursa Efek Indonesia sejak 6 Januari 2023. Berada dalam sektor industri Jasa & Konsultan TI (IDX IC – I121). Pada segmen berikut, kita akan membahas analisis saham ELIT setelah melantai di bursa beberapa tahun.

Analisis Saham ELIT – Data Sinergitama Jaya

1. Analisis saham ELIT – Laporan Keuangan Kuartal Terakhir

Laporan Keuangan kuartal terakhir adalah laporan yang dipublikasikan bulan Juli 2024. Data per kuartal menujukkan hasil pertumbuhan yang sangat bagus untuk pendapatan, laba operasi, laba bersih dan EPS.

Secara kontinyu selama 6 bulan, terlihat ada peningkatan book value (BV). ROE di angka 12% yang apabila disetahunkan menjadi 24%.  Rasio hutang agak meningkat, namun tidak terlalu membebani biaya bunga karena merupakan hutang usaha.

Analisis saham ELIT – Laporan Keuangan Tahunan

Pendapatan

Dari sisi pendapatan ada kemungkinan meningkat hingga akhir tahun 2024. Chart menggambarkan pendapatan tahun 2024 adalah untu2 periode Januari s.d Juli 2024.

Laba Operasi dan Laba Bersih

Dari bagan terlihat hasil sangat bagus dimana laba operasi dan laba bersih meningkat.

Ekuitas dan Hutang

Ekuitas atau kekayaan bersih meningkat banyak. Namun hutang juga makin meningkat. meningkatnya hutang akan membebani perusahaan karena membengkaknya beban keuangan untuk membayar bunga.

NCAV dan BV

Nilai buku atau book value per share (BV) meningkat dari tahun ke tahun.  Yang agak mengkhawatirkan adalah posisi kas terhadap hutang atau  Net Current Asset Value Per Share (NCAV). Book value ELIT berdasarkan laporan keuangan Juli 2004 sebesar 61, sedangkan NCAV sebesar 8. 

ROE dan DER

Return On Equity (ROE) di laporan 6 bulan 2024 sebesar 12% yang apabila disetahunkan setara 24%. DER berada diangka 1,48 kali ekuitas.

Berita positif ELIT

Berdasarkan pengumuman di situs IDX ada beberapa berita positif untuk analisis saham ELIT yaitu:

28 Jun 2024 10:49:33
Ringkasan Risalah Rapat Umum Para Pemegang Saham Tahunan dan Luar Biasa [ELIT ].

Hasil keputusan RUPS menyetujui pembelian saham kembali (buy back). Langkah buy back menunjukkan adanya kondisi pertumbuhan perusahaan kedepan.

Tren harga saham ELIT

berikut disajikan grafik harga saham mingguan.

Tanggal 21 Oktober 2024 harga saham ELIT diperdagangankan dikisaran harga 107-124. Harga berusaha menembus resisten di 126. Harga masih relatif dibawah dibanding perusahaan sejenis seperti MLPT dan DCII dimana nilai buku atau BV ELIT adalah 61. Dengan PBV  (price to book value) eELIT  yang masih 1,97, potensi ELIT untuk bergerak naik keatas sangat tinggi.

Saham ELIT tidak termasuk saham blue chip karena kapitalisasinya yang relatif lecil.

Analisis Saham WIFI 2024 (Fundamental & Teknikal)

Analisis saham WIFI (PT. Solusi Sinergi Digital Tbk). Kegiatan usaha Perseroan berfokus pada infrastruktur jaringan serat optik, produk dan layanan digital, serta jaringan serat optik. Solusi Sinergi Digital atau populer dengan sebutan singkat Surge pertama kali menawarkan sahamnya kepada publik dan tercatat di Bursa Efek Indonesia sejak 30 Desember 2020. Berada dalam sektor industri Aplikasi & Jasa Internet (IDX IC – I111). Pada segmen berikut, kita akan membahas analisis saham WIFI setelah melantai di bursa beberapa tahun.

Analisis Saham WIFI – Solusi Sinergi Digital

1. Analisis saham WIFI – Laporan Keuangan Kuartal Terakhir

Laporan Keuangan kuartal terakhir adalah laporan yang dipublikasikan bulan Juli 2024. Data per kuartal menujukkan hasil pertumbuhan yang sangat bagus untuk pendapatan, laba operasi, laba bersih dan EPS.

Secara kontinyu selama 6 bulan, terlihat ada peningkatan book value (BV). ROE di angka 11% yang apabila disetahunkan menjadi 22%.  Rasio hutang membaik dengan adanya penurunan DER.

Analisis saham WIFI – Laporan Keuangan Tahunan

Pendapatan

Dari sisi pendapatan ada kemungkinan meningkat hingga akhir tahun 2024. Chart menggambarkan pendapatan tahun 2024 adalah untu periode Januari s.d Juli 2024.

Laba Operasi dan Laba Bersih

Dari bagan terlihat hasil sangat bagus dimana laba operasi dan laba bersih meningkat.

Ekuitas dan Hutang

Ekuitas atau kekayaan bersih meningkat banyak. Namun hutang juga makin meningkat. meningkatnya hutang akan membebani perusahaan karena membengkaknya beban keuangan untuk membayar bunga.

NCAV dan BV

Nilai buku atau book value per share (BV) meningkat dari tahun ke tahun.  Yang agak mengkhawatirkan adalah posisi kas terhadap hutang atau  Net Current Asset Value Per Share (NCAV). Book value WIFI berdasarkan laporan keuangan Juli 2004 sebesar 353, sedangkan NCAV sebesar -181. 

ROE dan DER

Return On Equity (ROE) di laporan 6 bulan 2024 sebesar 11% yang apabila disetahunkan setara 22%. DER berada diangka 1.57 kali ekuitas.

Berita positif WIFI

Berdasarkan pengumuman di situs IDX ada beberapa berita positif untuk analisis saham WIFI yaitu:

13 Sep 2024 16:34:36
Siaran Pers-Weave Anak Usaha Surge Gandeng 50 ISP Lokal, Dukung Perluasan Jangkauan Infrastruktur Akses Internet Ke 25 Juta Rumah [WIFI ]

19 Sep 2024 16:17:22
Siaran Pers-Surge (WIFI) Resmikan Kolaborasi Dengan Iconvest Bagi Pengembangan Internet Terjangkau [WIFI ]

04 Okt 2024 11:31:53
Siaran Pers – Pimpinan Sales Dan Network Telkomsel Bergabung Dengan Surge (WIFI) Untuk Wujudkan Internet Terjangkau Bagi Seluruh Rakyat Indonesia [WIFI ]

Tren harga saham WIFI

berikut disajikan grafik harga saham mingguan.

Tanggal 18 Oktober 2024 harga saham WIFI dututup dinagka 318. Posisi harga ini baru saja menembus angka resisten 316. Harga masih relatif dibawah dimana nilai buku atau BV adalah 353. Dengan PBV  (price to book value) WIFI yang masih 0,9, potensi WF untuk bergerak naik keatas sangat tinggi.

Saham WIFI tidak termasuk saham blue chip karena kapitalisasinya yang relatif lecil.

Analisis fundamental saham (praktis & teoritis)

Analisis fundamental saham adalah analisis yang dilakukan untuk mengetahui kondisi mutakhir dari sebuah perusahaan dari segi keuangan dan prospek bisnis yang meliputi kekuatan penjualan, kekuatan uang kas, kekuatan  laba dan prospek bisnis dari perusahaan tersebut. Ditinjau dari segi teoritis dan praktis, analisis fundamental saham melibatkan data keuangan diantaranya: EPS, pendapatan, laba operasi, ROE, DER.  Setelah data diketahui dilakukan proyeksi untuk mengestimasi nilai faktor-faktor fundamental.

1. Analisis fundamental saham secara praktis

Dalam prakteknya ada 5 faktor utama ( mayor factor ) yang paling penting dalam analisis fundamental saham untuk mengidentifikasi saham-saham yang memiliki kinerja keuangan yang baik dan berpeluang besar bagi peningkatan harganya dimasa yang akan datang. Ini dilakukan dengan membedah isi dari laporan keuangan.

Cara yang paling baik dalam membuat analisis fundamental saham adalah dengan membedah laporan-keuangannya selama minimal 3 ( tiga ) tahun berturut-turut.

1.1 Pertumbuhan EPS – Analisis fundamental saham

EPS = Earning Per Share ( laba per lembar saham )

Nilai EPS-nya sendiri kurang penting, tetapi yang lebih penting adalah berapa kenaikan EPS-nya dibandingkan periode sebelumnya.

Misal tahun 2012 EPS nya Rp 150, tahun 2013 EPS  nya Rp 250. Maka di tahun 2013 perushaan yang bersangkutan mencapai pertumbuhan EPS atau kenaikan EPS sebesar : ( 250 – 150 ) / 150 = 67%

1.2 Pertumbuhan pendapatan

Begitu juga dengan pendapatan. Tidak terlalu penting berapa pendapatannya, tetapi lebih penting berapa kenaikan pendapatannya. Perhitungannya mirip dengan EPS diatas.

1.3 Pertumbuhan laba operasi

Pertumbuhan laba operasi ini perlu untuk mengetahui apakah EPS diatas memang merupakan kontribusi dari operasional perusahaan dan bukan dari pendapatan lainnya. Sebuah perusahaan bisa saja operasional intinya merugi, namun oleh karena perusahaan yang bersangkutan juga menjual asetnya, maka EPS nya bisa naik. Dan ini tidak baik karena besarnya EPS bukan didapat dari bisnis inti perusahaan.

1.4 ROE – Analisis fundamental saham

ROE = Return On Equity ( Rasio tingkat laba dibandingkan dengan besarnya modal )

Meskipun terjadi kenaikan EPS yang fantastis, katakanlah EPSnya naik 1000 % (  seribu persen ) tidak otomatis kinerja perusahaan tersebut bagus. Kita perlu menguji apakah kenaikan EPS yang fantastis tersebut signifikan terhadap modal perusahaan.

1.4.1 Ilustrasi pentingnya mengetahui ROE

Sebuah perusahaan bermodal 1 trilyun
Jumlah saham beredar 1.000.000.000 ( satu milyar ) lembar.
Tahun 2012 EPS nya Rp 1 ( satu rupiah ).
Di tahun 2013 EPS nya Rp 11 ( sebelas rupiah ).
Berarti ada kenaikan EPS sebesar ( 11 – 1 ) / 1 = 10 = 1000%.
Dengan mengalikan EPS dengan jumlah saham yang beredar akan didapat konversi ke laba bersih sebesar :
Laba Bersih = 11 x 1.000.000.000 = 11 Milyar.
ROE = Laba Bersih / Modal = 11 Milyar / 1 Trilyun = 1,1 % ( satu koma satu persen )

Dengan demikian, untuk contoh diatas kenaikan EPS yang 1000 % tidaklah signifikan. Keuntungan 11 milyar dibanding modal 1 trilyun tidaklah berarti. Mendingan 1 trilyun didepositokan. Masih bisa dapat 70 milyar 😀

ROE dari perusahaan yang berkinerja bagus harus diatas 20%

1.5 DER – Analisis fundamental saham

DER = Dept to Equity Ratio ( Rasio besarnya hutang terhadap modal )

Kita juga perlu mengetahui historis dari hutang perusahaan. Perusahaan untuk alasan-alasan tertentu seperti ekspansi usaha tentu perlu mendapatkan modal tambahan. Modal tambahan ini bisa dengan menerbitkan saham baru ( right issue ) atau dengan berhutang. Jika menerbitkan saham baru, majemen tidak memiliki biaya selain biaya fee untuk menerbitkan saham baru itu saja. Namun jika berhutang, maka akan ada biaya rutin berupa bunga yang harus dibayar. Makin tinggi rasio besar hutang terhadap modal akan membuat perusahaan semakin berat untuk membayar bunga.

Demikianlah 5 ( lima ) faktor utama yang sangat signifikan dalam analisa fundamental saham secara praktis. 5 faktor tersebut dengan mudah dapat mengidentifikasi mana saham yang layak dibeli dan mana yang harus dihindari.

Contoh analisa fundamental saham secara praktis dan kongkrit dapat dilihat dihalaman BRI vs BCA dengan metode CAN SLIM.

2. Analisis fundamental saham secara teoritis

Secara teoritis, Analisa fundamental saham bertujuan untuk memperkirakan harga saham dimasa yang akan datang dengan :

  1. Mengestimasi nilai faktor-faktor fundamental yang mempengaruhi harga saham dimasa yang akan datang.
  2. Menerapkan hubungan variable-variable tersebut sehingga diperoleh taksiran harga saham.

Model ini sering disebut sebagai share price forecasting model, dan sering dipergunakan dalam berbagai pelatihan analisi sekuritas.

Dalam membuat model peramalan harga saham tersebut, langkah yang penting adalah mengidentifikasi faktor-faktor fundamental, diantaranya :

  • Pendapatan ( atau Penjualan )
  • Petumbuhan pendatapatan
  • Biaya
  • Kebijakan dividen
  • dan lain-lain

yang diperkirakan akan mempengaruhi harga saham. Setelah itu, bagaimana memasukkan faktor-faktor tersebut dalam analisa.

Untuk keperluan studi lebih lanjut tentang Analisa Fundamental Saham secara teoritis dapat dipelajari dari berbagai refrensi buku tentang pasar modal.

Analisis fundamental saham metode CAN SLIM

Apa penyebab harga saham naik atau turun ?

SahamU20 – Saham bagus untuk investasi

SahamU-20 adalah saham yang terdaftar di BEI, merupakan saham bagus untuk investasi. SahamU20 dipilih berdasarkan kinerja keuangan perusahaan yang meningkat dibanding tahun sebelumnya. SahamU20 dibuat untuk memudahkan memilih saham untuk investasi.

Faktor kunci dalam pemilihan SahamU-20  adalah :

✅ Penjualan atau pendapatan (sales atau income) meningkat
✅ Laba operasi (operating income) meningkat
✅ Laba bersih (net profit) meningkat
✅ Laba per lembar saham (EPS – Earning per share ) meningkat diatas 20%
✅ ROE (Return On Equity ) diatas 20%

SahamU20 – Saham bagus untuk investasi

Kapan waktu membeli dan menjual saham untuk investasi ini diperlukan pengamatan grafik harga saham.

No Kode Saham Nama Perusahaan Sektor IDX-IC
1 ABMM ABM Investama Tbk C311 (Perusahaan Holding Multi Sektor)
2 AMFG Asahimas Flat Glass Tbk C121 (Produk & Perlengkapan Bangunan)
3 ARNA Arwana Citramulia Tbk C121 (Produk & Perlengkapan Bangunan)
4 ADMR Adaro Minerals Indonesia Tbk A121 (Produksi Batubara)
5 BMSR Bintang Mitra Semestaraya Tbk B111 (Barang Kimia Dasar)
6 BRIS Bank Syariah Indonesia Tbk G111 (Bank)
7 BSSR Baramulti Suksessarana Tbk A121 (Produksi Batubara)
8 BUMI Bumi Resources Tbk A121 (Produksi Batubara)
9 BYAN Bayan Resources Tbk. A121 (Produksi Batubara)
10 IFSH Ifishdeco Tbk B146 (Logam & Mineral lainnya)
11 INDY Indika Energy Tbk A121 (Produksi Batubara)
12 ITMG Indo Tambangraya Megah Tbk. A121 (Produksi Batubara)
13 KKGI Resource Alam Indonesia Tbk. A121 (Produksi Batubara)
14 MBAP Mitrabara Adiperdana Tbk A121 (Produksi Batubara)
15 MCOL Prima Andalan Mandiri Tbk A121 (Produksi Batubara)
16 PTBA Bukit Asam Tbk. A121 (Produksi Batubara)
17 SGER Sumber Global Energy Tbk A122 (Distribusi Batubara)
18 TINS Timah Tbk  B146 (Logam & Mineral lainnya)
19 TAPG Triputra Agro Persada Tbk D232 (Perkebunan & Tanaman Pangan)
20 UNSP Bakrie Sumatera Plantations Tbk
d.h Uniroyal Sumatera Plantations
D232 (Perkebunan & Tanaman Pangan)

Meskipun daftar saham diatas ditujukan sebagai saham untuk investasi, namun juga dapat dipakai sebagai acuan saham untuk trading.

Tetap fokuskan investasi  anda pada saham dari perusahaan yang memiliki kinerja bagus. Hindari melakukan kesalahan investor saham yang sangak klasik.

TINS Cup with handle (studi kasus)

Pola grafik saham Cup with handle (cangkir bertangkai) adalah pola grafik saham untuk investor yang serius pada saham-saham yang pertumbuhannya tinggi. Saham TINS cup with handle terjadi diakhir tahun 2006.

Ada delapan pola dasar yang sangat prinsip yaitu:

  1. cup with handle (cangkir bertangkai),
  2. ascending base (berjenjang)),
  3. base on base (dasar diatas dasar),
  4. double bottom (bawah ganda),
  5. flat base (datar),
  6. high, tight flag (bendera kecil tangkai panjang),
  7. IPO base dan
  8. saucer (piring).

Diantara kedelapan pola diatas, cup with handle tetap menjadi yang paling sukses hingga saat ini.

Kenapa? Sederhana. Berabad-abad sifat manusia tidak berubah. 

Keserakahan, ketakutan, harapan, keputusasaan, dan emosi lainnya menjadi pendorong harga saham. Begitu juga dengan hukum permintaan dan penawaran. Inilah sebabnya mengapa memilah-milah grafik dari pemenang terbesar pasar adalah waktu yang layak untuk dihabiskan.

Bentuk umum cup with handle dan pola grafik kritis lainnya muncul berulang kali. Itu sebabnya mereka memberi investor yang sudah mempersiapkan diri sebuah keunggulan di pasar saham. 

TINS Cup with handle (studi kasus)

Jadi mari kita coba membedah pola dasar ini. Kita perlu tahu apakah pola  cup with handle itu sebagaimana mestinya, atau ada cacatnya. Kita akan bedah grafik harga saham PT Timah (Persero) Tbk dengan kode saham TINS saat kenaikan kencang saham TINS ditahun 2007.

Grafik harga saham TINS mingguan 2002-2008

Karakteristik dasar cup with handle

TINS membentuk pola Cup with Handle

Tren naik 30% dari titik harga mana pun atau 20% dari breakout sebelumnya. Saham perlu menunjukkan tren naik 30% dari titik harga mana pun, sebelum pola mulai terbentuk. Atau, saham harus menunjukkan kenaikan minimal 20% dari breakout (tembus) sebelumnya.

TINS naik 77% sebelum pembentukan pola

Cup with handle harus terbentuk setidaknya selama tujuh minggu. Jika tidak ada handle, maka cup itu sendiri harus meregang minimal enam minggu.

TINS cup terbentuk selama 7 minggu

Handle saja membutuhkan setidaknya lima hari untuk terbentuk, tetapi bisa berlangsung selama berminggu-minggu. Pastikan tidak melebihi porsi cup dalam waktu atau ukuran penurunan.

TINS handle terbentuk selama 5 minggu

Cup  with handle yang bagus harus benar-benar terlihat seperti siluet cangkir teh yang dibentuk dengan baik. Handle selalu menunjukkan penurunan yang lebih kecil dari tinggi ke rendah; itu merupakan perombakan terakhir dari pemegang saham yang tidak berkomitmen, menjual saham tersebut ke tangan investor yang lebih kuat di pasar. Dalam kebanyakan kasus, penurunan handle dari tinggi ke rendah tidak boleh melebihi 8% hingga 12%. Selama bear market (pasar tren turun), beberapa pola cup with handle yang bagus menunjukkan penurunan besar dua digit di dalam handle. Tetapi penurunan itu tidak boleh melebihi area cup.

TINS handle turun 16%

Handle biasanya dimulai dari hari ketika harga turun. Perlu diwaspadai bahwa handle itu sendiri, yang harus membentang selama minimal lima hari sesi perdagangan, dapat berubah menjadi basisnya sendiri dalam kasus-kasus tertentu. Itu bukan masalah; seringkali merupakan cara saham membentuk buy point yang lebih jelas atau lebih rendah daripada yang disarankan oleh pola yang lebih besar.

Handle-nya? Harus cukup tinggi

Handle harus terbentuk di bagian atas seluruh pola. Jika terlalu rendah, itu cacat.

Salah satu cara untuk memeriksa apakah handle itu benar: gunakan tes titik tengah sederhana. Tambahkan harga tertinggi dan harga terendah di dalam handle dan bagi dengan 2. Angka itu harus lebih besar dari titik tengah dasar sebenarnya itu sendiri.

Mari kita amati cup with handle yang dibentuk oleh TINS di akhir tahun 2006. Pada cup  tertingginya adalah 175 (1750 sebelum split 1:10) dan terendahnya adalah 106 (1060 sebelum split 1:10). Dengan menjumlahkan 175 dengan 106 lalu dibagi 2 maka didapat nilai tengah 140,5. Pada handle tertingginya adalah 170 (1700 sebelum split 1:10) dan terendahnya adalah 142 (1420 sebelum split 1:10) sehingga didapat nilai tengahnya 156 dan ini lebih tinggi dari nilai tengah cup 140,5.

TINS: Handle terbentuk di setengah bagian atas cup 

Handle juga harus menunjukkan kemiringan ke bawah di sepanjang setidaknya sebagian dari harga terendahnya, bukan yang naik.

Handle miring ke atas adalah cacat; itu mewakili permintaan yang lemah karena pembeli baru pindah ke saham dengan kecepatan yang menetes (volume kecil). Sewaktu saham yang sedang breakout , Anda ingin melihat gelombang pembeli baru datang dengan kecepatan tinggi (volume besar), bukan yang menetes (volume kecil)

Selain itu, penurunan tajam dalam volume tinggi perlu diwaspadai. Kita tentu tidak ingin membeli saham dimana  investor besar tidak sabar untuk keluar diharga berapapun.

Cup harus terbentuk dengan lancar, tanpa penurunan harga besar di sisi kiri. Kenaikan tajam di sisi kanan juga tidak selalu bagus. Anda mungkin berpikir bahwa kebalikan dari jalan keluar yang didorong oleh kepanikan adalah hal yang baik. Mungkin tidak.

Hindari basis yang dalam

Cobalah untuk membatasi pilihan  pada cup yang kedalamannya tidak lebih dari 30% atau 33%, kecuali basis yang dibentuk  selama bear market. Dalam hal ini, saham yang pertumbuhannya luar biasa bisa turun 40%, 50% atau lebih dan masih mampu membuat breakout yang sukses.

Tetap saja, lebih dangkal lebih baik. Ini menunjukkan bahwa tangan-tangan besar sedang menangkap saham.

TINS-Kedalaman cup 39%

Carilah volume yang mengering di sepanjang bagian bawah alas. Volume juga harus ringan di pegangan.

Fluktuasi harga yang lebih ketat lebih baik. Ini berlaku untuk hampir semua basis. Basis yang longgar dan berombak menunjukkan bahwa saham perlu melangkah jauh untuk penemuan harga. Jika institusi memegang saham, itu tidak akan jatuh terlalu jauh.

Buy point (Titik Beli)

Ini, tentu saja, ketika semua parameter di atas mengarah dengan benar. Titik beli dari dasar cangkir dengan pegangan muncul di titik tertinggi pegangan, ditambah 10 sen. Dalam kasus mantan pemenang besar TINS, titik beli  adalah di 170 dan terjadi breakout pada 7 Desember 2006.

Pembelian yang ideal adalah 1 titik diatas buy point hingga maksimal 5% diatas buy point.

Selama 20 bulan harga TINS meroket dari breakout (170) ke 2.630 (26.300 sebelum split 1:10), naik 1.430%.

Volume Saat Breakout (tembus)

Bahkan jika semua parameter lainnya digabungkan, kita harus menghindari saham yang breakout di bawah rata-rata pergerakan 10 minggunya (moving average 50 hari).

Juga, ketika saham sedang breakout, Anda biasanya akan melihat perputaran yang terburu-buru. Volume idealnya harus naik setidaknya 40% di atas rata-rata 50 hari (MA 50). Big caps (saham berkapitalisasi besar) terkadang dapat berhasil breakout dengan lonjakan volume yang lebih kecil.

Referensi: Investor’s  Business Daily

Exit mobile version