Saham IPO 2013 di Bursa Efek Indonesia

Initial Public Offering (IPO)

Saham IPO 2013

Saham IPO (go public) di Bursa Efek Indonesia (BEI) tahun 2013.

Daftar perusahaan yang melakukan penawaran saham perdana di tahun 2013 (saham IPO 2013) untuk go public (listing)  di Bursa Efek Indonesia (BEI) adalah:
 
No. Tanggal Kode Nama
IPO Saham Emiten
1 09-Jan-13 BBRM    PT Pelayaran Nasional Bina Buana Raya Tbk
2 10-Jan-13 HOTL    PT Saraswati Griya Lestari Tbk
3 11-Jan-13 SAME    PT Sarana Meditama Metropolitan Tbk
4 16-Jan-13 MAGP    PT Multi Agro Gemilang Plantation Tbk
5 20-Feb-13 TPMA    PT Trans Power Marine Tbk
6 22-Feb-13 ISSP    PT Steel Pipe Industry of Indonesia Tbk.
7 25-Mar-13 DYAN    PT Dyandra Media International Tbk.
8 08-Mei-13 ANJT    PT Austindo Nusantara Jaya Tbk.
9 20-Mei-13 NOBU    PT Bank Nationalnobu Tbk.
10 29-Mei-13 MPMX    PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk.
11 14-Jun-13 DSNG    PT Dharma Satya Nusantara Tbk.
12 17-Jun-13 SRIL    PT Sri Rejeki Isman Tbk.
13 24-Jun-13 ACST    PT Acset Indonusa Tbk.
14 26-Jun-13 SRTG    PT Saratoga Investama Sedaya Tbk.
15 27-Jun-13 NRCA    PT Nusa Raya Cipta Tbk.
16 28-Jun-13 SMBR    PT Semen Baturaja Tbk.
17 03-Jul-13 ECII    PT. Electronic City Indonesia Tbk.
18 08-Jul-13 BBMD    PT. Bank Mestika Dharma Tbk.
19 08-Jul-13 MLPT    PT. Multipolar Technology Tbk.
20 08-Jul-13 VICO    PT. Victoria Investama Tbk.
21 09-Jul-13 CPGT    PT. Cipaganti Citra Graha Tbk.
22 09-Jul-13 NAGA    PT. Bank Mintraniaga Tbk.
23 11-Jul-13 BMAS    PT. Bank Maspion Indonesia Tbk.
24 12-Sep-13 SILO    PT. Siloam International Hospitals Tbk.
25 30-Okt-13 APII    PT. Arita Prima Indonesia Tbk.
26 08-Nov-13 KRAH    PT. Grand Kartech Tbk.
27 10-Des-13 IMJS    PT. Indomobil Multi Jasa Tbk.
28 11-Des-13 LEAD    PT. Logindo Samuderamakmur Tbk.
29 12-Des-13 SSMS    PT. Sawit Sumbermas Sarana Tbk.
30 18-Des-13 SIDO    PT. Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk.

Catatan saham IPO 2013 :

APEX ( Apexindo Pratama Duta Tbk ) muncul kembali namun tidak masuk kategori Saham IPO, tetapi masuk kategori Saham Relisting karena sudah pernah sebelumnya IPO tanggal 7 Oktober 2002.

IPO MPMX – Mitra Pinasthika Mustika Tbk

IPO MPMX

IPO MPMX. Berikut adalah saham yang akan IPO kode saham MPMX atas PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA Tbk dengan rincian sebagai berikut :

Kode Nama Emiten Harga Penawaran IPO Tanggal Listing BEI
MPMX MITRA PINASTHIKA MUSTIKA Tbk Rp 1.500,- 29 Mei 2013

Lembaga di Pasar Modal

Pasar Modal

Lembaga di Pasar Modal

Berdasarkan UU nomor 8 tahun 1995 tentang pasar modal dan UU nomor 21 tahun 2011 tentang Otoritas Jasa Keuangan, lembaga di pasar modal adalah :

1. Badan Pengawas Pasar Modal ( Regulator )

Yang berwenang menjadi badan pengawas pasar modal adalah OJK atau Otoritas Jasa Keuangan. Sebelumnya yang berwenang menjadi pengawas pasar modal adalah BAPEPAM-LK atau Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan. Perpindahan kewenangan ini semenjak terbit dan diberlakukannya  UU nomor 21 tahun 2011  tentang Otoritas Jasa Keuangan.

2.  Bursa Efek

Sebelum November 2007, ada 2 ( dua ) bursa efek di Indonesia yaitu :

  • Bursa Efek Jakarta ( BEJ ) yang fokus mengelola perdagangan saham.
  • Bursa EFek Surabaya ( BES ) yang fokus mengelola perdagangan obligasi.

BEJ dan BES akhirnya merger menjadi : Bursa Efek Indonesia ( BEI )

3. Lembaga Kliring dan Penjaminan 

4.  Lembaga Penyimpanan dan Penyelesaian

5. Perusahaan Efek ( Securities Company )

  • Penjamin Emisi ( Underwriter )
  • Pedagang Efek ( Dealer ),
  • Perantara Perdagangan Efek ( Broker, Pialang )
  • Manajer Investasi ( Invesment Company )

6. Lembaga penunjang

7. Profesi penunjang

  • Akuntan
  • Konsultan Hukum
  • Penilai ( Appraisal )
  • Notaris
  • Profesi lain yang ditetapkan melalui Peraturan Pemerintah

8. Emiten dan Perusahaan Publik

Instrumen pasar modal (saham, obligasi, derivatif)

Produk pasar modal atau instrumen pasar modal adalah semua surat berharga (efek) yang terdiri dari saham, obligasi dan derivatif ( turunan dari saham dan atau obligasi ). Menurut Undang-undang Nomor 8 Tahun 1995 tentang Pasar Modal, efek adalah setiap surat pengakuan utang, surat berharga komersial, saham, obligasi, sekuritas kredit, tanda bukti utang, setiap right, waran, opsi, atau derivatif dari efek, atau setiap instrumen yang ditetapkan sebagai efek.

Instrumen pasar modal atau produk pasar modal

1. Saham – Instrumen pasar modal

Salah satu produk pasar modal atau instrumen pasar modal yang umumnya dijual di pasar modal ( bursa efek ) adalah saham. Saham adalah tanda penyertaan modal pada suatu Perseroan Terbatas ( PT ).

Lihat juga –> Pengertian saham

Manfaat yang diperoleh dari pemilikan saham adalah sebagai berikut :

  1. Deviden : bagian dari keuntungan yang dibagikan kepada pemilik saham.
  2. Capital gain : keuntungan yang diperoleh dari selisih positif harga beli dan harga jual saham.
  3. Manfaat nonfinansial, yaitu mempunyai hak suara dalam aktivitas perusahaan.

1.1 Macam saham berdasarkan penerbitannya

Saham yang diterbitkan emiten ada 2 macam, yaitu

  1. saham biasa (common stock)
  2. saham istimewa (preffered stock)

Perbedaan saham ini berdasarkan pada hak yang melekat pada saham tersebut. Hak ini meliputi hak atas menerima deviden, memperoleh bagian kekayaan jika perusahaan dilikuidasi setelah dikurangi semua kewajiban-kewajiban perusahaan.

Ciri-ciri saham istimewa adalah :

  1. Hak utama atas deviden, artinya saham istimewa mempunyai hak terlebih dahulu dalam hal menerima deviden.
  2. Hak utama atas aktiva perusahaan, artinya dalam hal likuidasi berhak menerima pembayaran maksimum sebesar nilai nominal saham istimewa setelah semua kewajiban perusahan dilunasi.
  3. Penghasilan tetap, artinya pemegang saham istimewa memperoleh penghasilan dalam jumlah yang tetap.
  4. Jangka waktu yang tidak terbatas, artinya saham istimewa yang diterbitkan mempunyai jangka waktu yang tidak terbatas, akan tetapi dengan syarat bahwa perusahaan mempunyai hak untuk membeli kembali saham istimewa tersebut dengan harga tertentu.
  5. Tidak mempunyai hak suara, artinya pemegang saham istimewa tidak mempunyai suara dalam RUPS ( Rapat Umum Pemegang Saham ).
  6. Saham istimewa kumulatif, artinya deviden yang tidak dibayarkan oleh perusa-haan kepada pemegang saham tetap menjadi hak pemegang saham istimewa tersebut. Jika suatu saat perusahaan tidak membagikan deviden, maka pada periode yang lain jika perusahaan tersebut membagikan deviden, maka perusahaan harus membayarkan deviden terutang tersebut sebelum membagikannya kepada pemegang saham biasa.

1.2 Nilai saham

Pada suatu saham terdapat 3 ( tiga ) macam nilai :

  • Nilai nominal adalah nilai yang tercantum pada saham tersebut.
  • Nilai efektif adalah nilai yang tercantum pada kurs resmi kalau saham tersebut diperdagangkan di bursa, sedangkan
  • Nilai instrinsik adalah nilai saham pada saat diperdagangkan.

Pembedaan yang lain mengenai saham adalah :

  • Saham atas nama ( register stocks ) adalah yang berhak atas nilai saham sesuai dengan nama yang tercantum dalam saham tersebut.
  • Saham unjuk ( bearer stocks ) adalah orang yang memiliki ( memegang ) saham tersebut. Saham unjuk relatif lebih mudah dipindahtangankan dibandingkan dengan saham atas nama.

2. Obligasi – Instrumen pasar modal

Produk pasar modal atau instrumen pasar modal obligasi adalah surat pengakuan hutang suatu perusahaan yang akan dibayar pada waktu jatuh tempo sebesar nilai nominalnya. Penghasilan yang diperoleh dari obligasi berupa tingkat bunga yang akan dibayarkan oleh perusahaan penerbit obligasi tersebut pada saat jatuh tempo.

  • Obligasi atas unjuk ( bearer bonds ) berarti pemegang obligasi dianggap sebagai pemilik atas hak obligasi tersebut.
  • Obligasi atas nama ( registered bonds ) berarti yang berhak atas sejumlah nilai uang atas obligasi tersebut adalah sesuai dengan nama yang tertera pada obligasi tersebut.

3. Surat berharga turunan ( derivative )

Selain dari dua jenis efek yang telah diuraikan di atas yang sudah banyak digunakan sebagai media hutang di bursa efek Indonesia, terdapat beberapa jenis efek yang juga merupakan produk pasar modal atau instrumen pasar modal, yang dapat digunakan sebagai media hutang, seperti option, warrant, dan right.

3.1 Option ( Opsi )

Instrumen pasar modal Option adalah surat pernyataan yang dikeluarkan oleh seseorang/lembaga ( tetapi bukan emiten ) untuk memberikan hak kepada pemegangnya untuk membeli saham ( call option ) dan menjual saham ( put option ) pada harga yang telah ditentukan sebelumnya.

3.2 Warrant

Instrumen pasar modal Warrant adalah surat berharga yang dikeluarkan oleh perusahaan yang memberikan hak kepada pemegangnya untuk membeli saham perusahaan dengan persyaratan yang telah ditentukan sebelumnya. Persyaratan tersebut biasanya mengenai harga, jumlah, dan masa berlakunya warrant tersebut.

3.3 Right

Instrumen pasar modal Right adalah surat yang diterbitkan oleh perusahaan yang memberikan hak kepada pemegangnya ( pemilik saham biasa ) untuk membeli tambahan saham pada penerbitan saham baru. Sering juga dikenal dengan HMETD ( Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu ).

3.4 Reksa dana

Reksa Dana adalah wadah yang dipergunakan untuk menghimpun dana dari masyarakat pemodal untuk selanjutnya diinvestasikan dalam Portofolio Efek oleh Manajer Investasi.

UU nomor 8 tahun 1995 bab IV mengatur tentang  Reksa Dana. Dalam peraturan tersebut, instrumen investasi ini disebut dengan “Reksa Dana” bukan “Reksadana”. Secara harfiah, Reksa berarti Wadah, Dana berarti ( kumpulan ) Uang.  Reksa Dana berarti suatu wadah yang digunakan untuk menghimpun dana masyarakat dan selanjutnya digunakan untuk tujuan investasi. Kata Reksa Dana juga lebih sesuai dengan padanan kata “Mutual Fund” yang terdiri dari 2 kata bukan 1 kata.

Instrumen Pasar Uang

Agenda dividend Mei 2013

Agenda dividend Mei 2013

Agenda (jadwal) pembagian dividend di Bulan Mei 2013 :

EXCL
Rp 135
Cum dividen : 2 Mei
Ex dividen : 3 Mei
Record date : 7 Mei
Payment date : 22 Mei

SCMA
Rp 48
Cum dividen : 6 Mei
Ex dividen : 7 Mei
Recording date : 10 Mei
Payment date : 24 Mei

ASGR
Rp 61
Cum dividen : 8 Mei
Ex dividen : 10 Mei
Record date : 14 Mei
Payment date : 28 Mei

WSKT
Rp 2,11
Cum dividen : 10 Mei
Ex dividen : 13 Mei
Record date : 15 Mei
Payment date : 29 Mei

PGAS
Rp 202,77
Cum dividen : 10 Mei
Ex dividen : 13 Mei
Record date : 15 Mei
Payment date : 29 Mei

SSIA
Rp 30
Cum dividen : 10 Mei
Ex dividen : 13 Mei
Record date : 15 Mei
Payment date : 29 Mei

TINS
Rp 42,87
Cum dividen : 10 Mei
Ex dividen : 13 Mei
Record date : 15 Mei
Payment date : 29 Mei

ADHI
Rp 23,493
Cum dividen : 13 Mei
Ex dividen : 14 Mei
Record date : 16 Mei
Payment date : 29 Mei

AUTO
Rp 87
Cum dividen : 14 Mei
Ex Dividen : 15 Mei
Record date : 17 Mei
Payment date : 31 Mei

INCO
Rp 0,00252
Cum dividen : 14 Mei
Ex dividen : 15 Mei
Record date : 17 Mei
Payment date : 31 Mei

UNTR
Rp 410
Cum dividen : 14 Mei
Ex dividen : 15 Mei
Record date : 17 Mei
Payment date : 31 Mei

MPPA
Rp 186
Cum dividen : 15 Mei
Ex dividen : 16 Mei
Record date : 20 Mei
Payment date : 29 Mei

AALI
Rp 455
Cum dividen : 15 Mei
Ex dividen : 16 Mei
Record date : 20 Mei
Payment date : 3 Juni

ASII
Rp 150
Cum dividen : 20 Mei
Ex dividen : 21 Mei
Record date : 23 Mei
Payment date : 7 Juni

MEDC
$0,0011
Cum dividen : 20 Mei
Ex dividen : 21 Mei
Record date : 23 Mei
Payment date : 7 Juni

PTBA
Rp 711,45
Cum dividen : 20 Mei
Ex dividen : 21 Mei
Record date : 23 Mei
Payment date : 7 Juni

ADRO
$0,00126
Cum dividen : 29 Mei
Ex dividen : 30 Mei
Record date : 3 Juni
Payment date : 12 Juni

WIKA
Rp 22,321
Cum dividen : 29 Mei
Ex dividen : 30 Mei
Record date : 3 Juni
Payment date : 14 Juni

TLKM
Rp 436,098
Cum dividen : 29 Mei
Ex dividen : 30 Mei
Record date : 3 Juni
Payment date : 18 Juni

Exit mobile version