PT Malindo Feedmill Tbkdidirikan pada tahun 1997 dan terdaftar di Bursa Efek Indonesia sejak tahun 2006 dengan kode saham MAIN. Perusahaan memproduksi dan menjual pakan ternak, khususnya:
Pakan ayam broiler peternak,
Pakan brolier lapisan,
Lapisan pakan peternak dan
Anak Ayam Hari Komersial (DOC).
Kelompok ini juga berinvestasi pada anak perusahaan yang memproduksi dan memasarkan:
Parent stock DOC,
DOC Komersial dan
Ayam broiler.
Anak perusahaan Malindo Feedmill diantaranya:
PT Bibit Indonesia,
PT Prima Fajar,
PT Leong Ayamsatu Primadona,
PT Mutu Indonesia.
Analisa saham PT Malindo Feedmill Tbk (MAIN)
A. Analisa Fundamental Malindo
Malindo satu sektor dengan Charoen Pokphan (CPIN), Japfa Comfeed (JPFA) dan Sierad Produce (SIPD).
Kapitalisasi saham Malindo per 1 Oktober 2012 mencapai 2,58 trilyun (lihat Kapitalitasi pasar 2012) . Saham yang beredar dipublik (per laporan keuangan kuartal 2) mencapai 40,9 % atau 1,06 trilyun. Kapitalisasi sebesar ini cukup untuk membuat harga saham Malindo tidak dimanipulasi pasar.
Dari laporan keuangan (yang dipublikasikan di website Bursa Efek Indonesia) bisa terlihat kinerja cemerlang dari Malindo dalam 3 tahun terakhir.
Catatan: ROE kuartal 1 & 2 2012 sudah disetahunkan (annualized)
Semua indikator penting menunjukkan kinerja Malindo stabil dan solid.
Rasio hutang cukup besar, namun hutang lebih banyak bersifat jangka pendek yaitu berupa hutang usaha (mencapai lebih dari 50% dari keseluruhan hutang)
Dengan kinerja seperti ini, harga saham Malindo tidak akan membutuhkan rumor untuk bergerak naik. 😀
B. Analisa Teknikal Malindo
B1. Harga saham Malindo 2006 – Okt 2012
Sejak muncul di bursa tahun 2006 hingga tahun 2011, grafik harga saham Malindo bergerak dalam kerangka yang relatif tetap. Namun setelah perusahaan menambah permodalan dengan melakukan right issue tanpa HMTD (Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu) 31 Maret 2011, harga saham Malindo mulai melambung drastis.
Grafik harga saham Malindo (MAIN) 2006 – Okt 2012
B2. Pola Base on Top of base
Baru-baru ini (25 Juni 2012) saham Malindo berhasil menembus harga resistennya (breakout) di 1400 dan ditutup di hari itu di 1410. Pola grafik harga saham saat itu adalah pola cup with handle. Setelah breakout, harga terus bergerak dalam 4 minggu mencapai tertinggi 1790. Ini berarti naik 28% dari harga resisten (buy point).
Setelah itu, saham Malindo mengalami konsolidasi normal dan seiring juga dengan pelemahan bursa secara umum sehingga membentuk pola baru. Pola baru ini berada tepat diatas pola yang pertama. Pola pertama yang berbentuk cup with handle menjadi landasan pertama (base 1) dan pola baru yang terbentuk menjadi landasan kedua (base 2).
Pola grafik harga saham Malindo (MAIN) – Pola Base on Top of Base
Tren harga sudah mengindikasikan pergerakan harga saham Malindo akan mendekati harga tertinggi sebelumnya yaitu 1790. Ada beberapa skenario yang mungkin terjadi bila harga sudah berada dikisaran 1790 (buy point atau harga resisten) :
Permintaan sangat kuat mengalahkan situasi bursa secara umum. Ini akan membuat harga saham Malindo melambung melewati resistennya (membentuk pola cup saja tanpa handle) dan dalam beberapa minggu akan mencoba mencapai harga tertinggi baru sekitar 20% (atau lebih) dari 1790.
Bursa secara umum melemah dan permintaan kurang kuat. Ini akan mengakibatkan investor manahan diri untuk membeli dan harga akan mengalami konsolidasi. Pola yang akan terbentuk kemungkinan besar menjadi cup with handle pula.
Bursa secara umum melemah drastis. Ini akan mengakibatkan investor panik dan cendrung terjadi sell off. Bila saham Malindo ikut terseret drastis, maka harga akan cendrung kembali melemah ke suppotnya yaitu 1400. Nantinya pola baru akan terbentuk menyerupai huruf W (doble buttom).
Bursa hancur-hancuran (seperti di tahun 2008 & 2009). Entahlah…..harga entah turun ke berapa 😀
Anda berminat dengan saham Malindo?. Beli yuukkkk 😀
Indeks LQ 45 terdiri dari 45 emiten dengan likuiditas (LiQuid) tinggi, yang diseleksi melalui beberapa kriteria pemilihan. Selain penilaian atas likuiditas, seleksi atas emiten-emiten tersebut juga mempertimbangkan kapitalisasi pasar.
Kriteria Pemilihan Saham Indeks LQ 45
Sejak diluncurkan pada bulan Februari 1997 ukuran utama likuiditas transaksi adalah nilai transaksi di pasar reguler. Sesuai dengan perkembangan pasar dan untuk lebih mempertajam kriteria likuiditas, maka sejak review bulan Januari 2005, jumlah hari perdagangan dan frekuensi transaksi dimasukkan sebagai ukuran likuiditas. Sehingga kriteria suatu emiten untuk dapat masuk
dalam perhitungan indeks LQ 45 adalah mempertimbangkan faktor-faktor sebagai berikut:
Telah tercatat di BEI minimal 3 bulan.
Aktivitas transaksi di pasar reguler yaitu nilai, volume dan frekuensi transaksi.
Jumlah hari perdagangan di pasar reguler
Kapitalisasi pasar pada periode waktu tertentu.
Selain mempertimbangkan kriteria likuiditas dan kapitalisasi pasar tersebut di atas, akan dilihat juga keadaan keuangan dan prospek pertumbuhan perusahaan tersebut.
Evaluasi Indeks dan Penggantian Saham
Bursa Efek Indonesia secara rutin memantau perkembangan kinerja emiten-emiten yang masuk dalam penghitungan indeks LQ 45. Setiap tiga bulan sekali dilakukan evaluasi atas pergerakan urutan saham-saham tersebut. Penggantian saham akan dilakukan setiap enam bulan sekali, yaitu pada awal bulan Februari dan Agustus.
Komisi Penasehat
Untuk menjamin kewajaran (fairness) pemilihan saham, BEI juga dapat meminta pendapat kepada komisi penasehat yang terdiri dari para ahli dari Bapepam-LK, Universitas dan profesional di bidang pasar modal yang independen.
Hari Dasar Indeks LQ 45
Indeks LQ 45 diluncurkan pada bulan Februari 1997. Untuk mendapatkan data historikal yang cukup panjang, hari dasar yang digunakan adalah tanggal 13 Juli 1994, dengan nilai indeks sebesar 100.
Indeks LQ 45 terdiri dari 45 emiten dengan likuiditas (LiQuid) tinggi, yang diseleksi melalui beberapa kriteria pemilihan. Selain penilaian atas likuiditas, seleksi atas emiten-emiten tersebut juga mempertimbangkan kapitalisasi pasar. Sejak diluncurkan pada bulan Februari 1997 ukuran utama likuiditas transaksi adalah nilai transaksi di pasar reguler. Sesuai dengan perkembangan pasar dan untuk lebih mempertajam kriteria likuiditas, maka sejak review bulan Januari 2005, jumlah hari perdagangan dan frekuensi transaksi dimasukkan sebagai ukuran likuiditas. Berikut daftar saham LQ 45 2012 Agustus – 2013 Januari.
Saham LQ 45 2012 Agustus – 2013 Januari
Daftar saham LQ 45 periode 2012 Agustus – 2013 Januari di Bursa Efek Indonesia (BEI).
Lampiran Pengumuman BEI No. Peng-00461/BEI.PSH/07-2012 tanggal 25 Juli 2012 :
No
Kode
Nama
Keterangan
Saham
Emiten
1
AALI
Astra Agro Lestari Tbk
Tetap
2
ADRO
Adaro Energy Tbk
Tetap
3
AKRA
AKR Corporindo Tbk
Tetap
4
ANTM
Aneka Tambang (Persero) Tbk
Tetap
5
ASII
Astra International Tbk
Tetap
6
ASRI
Alam Sutera Realty Tbk
Tetap
7
BBCA
Bank Central Asia Tbk
Tetap
8
BBNI
Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Tetap
9
BBRI
Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
Tetap
10
BDMN
Bank Danamon Tbk
Tetap
11
BHIT
Bhakti Investama Tbk
Baru
12
BJBR
BPD Jawa Barat & Banten Tbk
Tetap
13
BKSL
Sentul City Tbk
Baru
14
BMRI
Bank Mandiri (Perseri) Tbk
Tetap
15
BORN
Borneo Lumbung Energy Tbk
Tetap
16
BSDE
Bumi Serpong Damai Tbk
Baru
17
BUMI
Bumi Resources Tbk
Tetap
18
BWPT
BW Plantation Tbk
Baru
19
CPIN
Charoen Pokphan Indonesia Tbk
Tetap
20
ELTY
Bakrieland Development Tbk
Tetap
21
ENRG
Energi Mega Persada Tbk
Tetap
22
EXCL
XL Axiata Tbk
Tetap
23
GGRM
Gudang Garam Tbk
Tetap
24
HRUM
Harum Energy Tbk
Tetap
25
ICBP
Indofoof CBP Sukses Makmur Tbk
Tetap
26
INCO
Vale Indonesia Tbk
Tetap
27
INDF
Indofoof Sukses Makmur Tbk
Tetap
28
INDY
Indika Energy Tbk
Tetap
29
INTA
Intraco Penta Tbk
Baru
30
INTP
Indocement Tunggal Prakasa Tbk
Tetap
31
ITMG
Indo Tambangraya Megah Tbk
Tetap
32
JSMR
Jasa Marga (Persero) Tbk
Tetap
33
KIJA
Kawasan Industri Jababeka Tbk
Tetap
34
KLBF
Kalbe Farma Tbk
Tetap
35
LPKR
Lippo Karawaci Tbk
Tetap
36
LSIP
London Sumatera Plantation Tbk
Tetap
37
MNCN
Media Nusantara Citra Tbk
Baru
38
PGAS
Perusahaan Gas Negara (Persero)Tbk
Tetap
39
PTBA
Tambang Batubara Bukit Asam (Persero) Tbk
Tetap
40
SMGR
Semen Gresik (Persero) Tbk
Tetap
41
TINS
Timah (Persero) Tbk
Tetap
42
TLKM
Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk
Tetap
43
TRAM
Trada Maritim Tbk
Tetap
44
UNTR
United Tractors Tbk
Tetap
45
UNVR
Unilever Indonesia Tbk
Tetap
Daftar saham yang keluar dari perhitungan indeks LQ 45 2012
Indo Tambang Raya merupakan salah satu perusahaan sektor tambang batubara yang selalu berhasil mempertahankan pertumbuhan kinerja finansialnya dari tahun ke tahun. Untuk perusahaan yang berada sesama satu sektor batubara perusahaan ini per tanggal 1 Oktober 2012 berkapitalisasi pasar mencapai 46.6 trilyun, berada diperingkat kedua dibawah Adaro yang mencapai 47,3 trilyun (lihat Kapitalisasi pasar 2012). Secara keseluruhan kapitalisasi ITMG berada diperingkat ke 19.
Kinerja 2012 semester 1
Berdasarkan laporan keuangan kuartal kedua tahun 2012 (semester 1), kinerja Indo Tambang Raya tetap cemerlang.
Penjualan bersih naik 24% dari USD 970.312.000 menjadi USD 1.204.358.000
Laba operasi naik 20% dari USD 273.686.000 menjadi USD 329.503.000
EPS (earning per share –> laba per lembar saham) naik 22% dari USD 0,18 menjadi USD 0,22
ROE (return on equity –> keuntungan per tahun dibandingkan modal) sangat baik yang mencapai 24%
DER (dept to equity ratio –> rasio hutang terhadap modal) berada di 0.48 kali.
ITMG merupakan 3 besar perusahaan sektor batubara bersama Adaro (ADRO) dan Perusahaan Tambang Bukit Asam (PTBA).
Grafik tren harga saham
Dari pergerakan harga saham, Indo Tambang Raya mencapai harga tertinggi pada 4 Januari 2011 pada harga puncak 57.950. Seiring pelemahan bursa, harga saham ITMG pun ikut terkoreksi dan mengalami tren turun (bearish) selama lebih dari 1,5 tahun.
Pada posisi penutupan kemaren (2 Oktober 2012) harga berada diatas garis tren turun seperti yang terlihat pada grafik diatas. Dalam beberapa minggu kedepan, tren harga cenderung akan terus naik mencoba mendekati harga tertinggi sebelumnya 57.950. Berapa lama akan dicapai tetap tergantung situasi bursa secara umum. Disamping itu, jadwal publikasi laporan kuartal ketiga (mungkin pertengahan oktober sudah ada yang muncul) sangat mempengaruhi keputusan investor untuk memborong lebih dulu atau menahan diri sambil menunggu laporan keuangan.
Meski saham yang anda target merupakan saham OK dari perusahaan tangguh, tetap waspadai situasi bursa regional yang bisa seketika membalikkan tren. Stay cool 😀