Laporan keuangan tahunan 2010 : PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) berhasil menaikkan laba bersih 179%

PT Aneka Tambang Tbk atau yang disingkat ANTAM berhasil menghasilkan laba bersih yang melonjak 179% di tahun 2010 dibanding pencapaian tahun 2009.  Laba bersih 2010 mencapai 1,7 trilyun, sedangkan ditahun 2009 hanya sebesar 604 milyar.  Namun perusahaan tambang nikel dan emas milik BUMN yang melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan kode saham ANTM ini hanya mampu menaikkan penjualan sebesar 0,38% dari 8,71 trilyun menjadi 8,74 trilyun.  

Ini mengindikasikan tingkat produksi yang tidak terlalu banyak meningkat dibandingkan dengan tahun sebelumnya.  Namun karena harga jual komoditi dari hasil tambang yang semakin naik, membuat laba operasi atau laba usaha ANTAM naik signifikan 232% dari 588 milyar menjadi 1,95 trilyun.  Laba per lembar saham atau earning per share (EPS) sejalan dengan laba bersih yang juga naik   179% dari Rp 63,46 menjadi Rp 176,77 per lembar saham.  Rasio laba bersih terhadap modal atau return on equity (ROE) ditahun 2010 sebesar 18%, melonjak dibandingkan ROE tahun 2009 yang hanya 7%.  Sementara rasio hutang terhadap modal atau dep to equity ration (DER) sebesar 0,29 kali, meningkat dibandingkan di tahun 2009 yang hanya 0,21 kali.

Laporan keuangan selengkapnya : Laporan keuangan tahunan ANTAM 2010

Laporan keuangan tahunan 2010 : PT. Inti Agri Resources Tbk (IIKP) mengalami rugi bersih 2,8 milyar

PT. Inti Agri Resources Tbk  masih mengalami kerugian di tahun 2010 sebesar 2,8 milyar.  Rugi ini mengecil dibanding kerugian di tahun 2009 yang mencapai 8 milyar.  Penjualan naik 60% dari 18,7 milyar 29,8 milyar.

Perusahaan berkode saham IIKP ini secara operasional juga merugi sebesar 2,8 milyar.  Kerugian operasi ini lebih kecil dibandingkan kerugian di tahun 2009 yang mencapai 9,3 milyar.  Sedangkan laba per lembar saham (earning per share/EPS) masih negatif Rp 0,84 per lembar saham.

Laporan keuangan IIKP selengkapnya : IIKP – Laporan keuangan tahunan 2010

Laporan keuangan tahunan 2010 : PT Adira Dinamika Multifinance Tbk (ADMF) berhasil menaikkan laba bersih 21%

PT Adira Dinamika Multifinance Tbk berhasil membukukan kenaikan laba bersih 21% dari 1,21 trilyun menjadi 1,47 trilyun.  Namun disisi pendapatan menurun 1% dari 3,94 trilyun menjadi 3,90 trilyun.

Perusahaan dengan kode saham ADMF ini juga berhasil menaikkan laba operasi 16,5% dari 1,66 trilyun menjadi  1,93 trilyun.  Sedangkan laba per lembar saham (earning per share / EPS) naik 21% dari Rp 1.212 menjadi Rp 1.468 rupiah per lembar saham.

Laporan keuangan selengkapnya : ADMF-2010–tahunan

Laporan keuangan tahunan 2010: Bank International Indonesia (BNII) berhasil membukukan laba bersih 461 milyar

PT Bank International Indonesia Tbk akhir tahun 2010 berhasil membukukan laba bersih sebesar 461 milyar dibanding tahun 2009 yang rugi 41 milyar.  

Pencapaian ini masih lebih rendah dibandingkan dengan tahun 2008 yang berhasil membukukan laba bersih sebesar 469 milyar.  Laba per lembar saham sebesar Rp 8 dibanding tahun 2009 yg negatif Rp 1.  Pendapatan bunga naik 17% dari 3,1 trilyun menjadi 3,6 trilyun.

Selengkapnya : Laporan keuangan tahunan bank BII 2010

Analisis saham TBLA (Tunas Baru Lampung Tbk): Pola grafik cangkir bertangkai (cup with handle)

Analisis saham TBLA

Grafik harga saham TBLA membentuk pola cangkir bertangkai (cup with handle).  Meski pada kuartal ketiga tahun 2010, pertumbuhan harga perlembar saham (EPS) mengalami penurunan, namun dengan semakin naiknya harga komoditi CPO bisa mendongkrak laba PT Tunas Baru Lampung di tahun 2011.  

Cermati laporan keuangan tahunan yang sebentar lagi akan keluar.  Dan jika kinerja Tunas Baru Lampung semakin baik, beli saham TBLA dikala akan menembus (breakout) di harga tahanannya (resistance) yaitu di 465.

TBLA – Grafik harga mingguan

Pola grafik : Cangkir Bertangkai

Harga acuan beli : 465

Exit mobile version