DGNS adalah kode saham dari PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk. yang mulai melantai di bursa IDX dengan IPO pada tanggal 15 Januari 2021. DGNS berada satu sektor dengan PRDA (PT Prodia Widyahusada Tbk.) yaitu di sektor Penyedia Jasa Kesehatan (F121). Untuk memprediksi bagaimana pergerakan harga saham DGNS kedepan, kita akan lakukan analisis saham DGNS dengan metode CAN SLIM.

Diagnos Laboratorium didirikan pada tanggal 29 Agustus 2007, anak perusahaan dari PT Bunda Investama Indonesia. Diagnos Laboratorium merupakan bagian dari BMHS (Bundamedik Healthcare System). Hadir sebagai kebutuhan masyarakat, yang berdiri dengan visi dan misi yang jelas. Kami menyediakan kualitas tinggi, handal, dan layanan laboratorium yang konsisten untuk semua mitra dan pelanggan Diagnos. Diagnos Laboratorium lahir dari ekspektasi laboratorium yang memenuhi syarat, lengkap dan berorientasi pasien.
Analisis saham DGNS metode CAN SLIM
Current quarter earning (laba kuartal sekarang) – Analisis CAN SLIM saham DGNS
Dalam analisis CAN SLIM saham DGNS yang pertama dilakukan adalah menganalisis poin-poin penting dilaporan keuangan kwartal terakhir. Berikut data keuangan kwartal terakhir yang sudah dipublikasikan(kuartal 3 tahun 2021).
Data keuangan DGNS Year To Date (YTD)
| 30-Sep-21 (YTD) | 30-Sep-20 (YTD) | Pertumbuhan (YTD) | |
| Pendapatan (milyar) Total revenues | 250,8 | 100,7 | + 149% |
| Laba operasi (milyar) Operating income | 85,7 | 37,8 | + 127% |
| Laba bersih (milyar) Net income | 64,0 | 27,8 | + 130% |
| Laba per lembar saham Diluted Normalized EPS | 51,18 | 27,75 | + 84% |
Sumber data: softcopy laporan keuangan DGNS di website BEI
Data keuangan DGNS per kuartal 2021 vs 2020
| Quarterly | |||||
| Q4 | Q3 | Q2 | Q1 | ||
| Pendapatan (milyar) Total revenues | 82,0 56,4 +46% | 80,9 28,7 +182% | 87,9 15,6 +462% | 2021 2020 Growth | |
| Laba operasi (milyar) Operating income | 25,1 25,7 – 2% | 32,3 9,5 +240% | 28,3 2,6 +998% | 2021 2020 Growth | |
| Laba bersih (milyar) Net income | 17,9 19,5 – 8% | 24,3 6,6 +266% | 21,8 1,6 +1287% | 2021 2020 Growth | |
| Laba per lembar saham Diluted Normalized EPS | 14,31 19,55 – 27% | 19,87 7,2 +176% | 17 1 +1600% | 2021 2020 Growth | |
Sumber data: softcopy laporan keuangan DGNS di website BEI
Rasio-rasio keuangan DGNS
- Return On Asset (Annual) : 54,9 % (Reuters)
- Return On Equity (YTD) : 32 % (BEI)
- Return On Equity (TTM) : – % (Reuters)
- Return On Investment (Annual) : 69,29 % (Reuters)
Annual Earning Increase (laba tahunan meningkat) – Analisis saham DGNS
Selanjutnya, dalam analisis CAN SLIM saham DGNS, kita lakukan analisis terhadap laporan keuangan tahunan perusahaan. Berikut data keuangan tahunan dari 2016-2020.
| 2020 | 2019 | 2018 | 2017 | 2016 | |
| Pendapatan (milyar) Total revenues | 183,2 | 51,3 | 38,5 | 14,0 | – |
| Pertumbuhan | + 257% | + 33% | + 175% | – | – |
| Laba operasi (milyar) Operating income | 67,0 | 12,6 | 12,2 | 1,8 | – |
| Pertumbuhan | + 432% | + 3% | + 578% | – | – |
| Laba bersih (milyar) Net income | 52,7 | 9,3 | 9,3 | 1,4 | – |
| Pertumbuhan | + 467% | + 0% | + 564% | – | – |
| Laba per lembar saham Diluted Normalized EPS | 52,69 | 7,42 | 7,41 | 1,11 | – |
| Pertumbuhan | + 610% | + 0.1% | + 568% | – | – |
Sumber data : Reuters
New management, new product, new high (manajemen baru, produk baru, harga tertinggi baru)
RUPS Diagnos Laboratorium Utama Tbk pada tanggal 28 Juli 2021 menetapkan beberapa keputusan diantaranya menetapkan susunan direksi dan komisaris.
Susunan Direksi
- Direktur Utama : Ir. Mesha Rizal Sini
- Direktur : Renobulan Rizal Sini Suheimi
- Direktur : Dennis Jacobus
Susunan Komisari
- Komisaris Utama : Ivan Rizal Sini
- Komisaris : Nurhadi Yudiyantho
- Komisaris : Rudy B Tjahjadi
Setelah IPO, Diagnos Laboratorium Utama melakukan terobosan dan pengembangan sebagaimana yaitu :
- 17 November 2021 : Diagnos Laboratorium berekspansi dengan menggandeng Klinik Utama Ibu dan Anak Jasmine MQ Medika Bandung
- 02 November 2021 : DGNS Resmikan Laboratorium Cabang Baru di Makassar
- 22 September 2021 : Pembelian aset tanah dan bangunan di jalan Teuku Cik Ditiro, Gondangdia, Menteng, Jakarta
- 09 April 2021 : DGNS meluncurkan produk terbarunya yaitu Circle DNA by Diagnos Genomics
Pola Grafik – Analisis Saham DGNS
Harga tertinggi saham DGNS adalah 1485 yang terjadi pada tanggal 5 Juli 2021. Harga kemudian mengalami koreksi hampir 6 bulan dan berfluktuasi mendatar dikisaran 750-800. Grafik menunjukkan ada kemungkinan untuk menuju golden cross.

Grafik harga mingguan saham DGNS per 07 Desember 2021
Supply and demand (penawaran dan permintaan)
Permintaan tertinggi terjadi pada 30 Nopember 2021 dimana volume perdagangan sangat tinggi dan harga bergerak naik.. Ini menandakan ada akumulasi dalam partai besar.
Leader or laggard (pemimpin atau pecundang)
Saham DGNS bukanlah pemimpin dalam artian penggerak pasar karena kapitalisasinya kecil dan saham yang beredar di masyarakat saat ini hanya dikisaran 20%. Dibandingkan dengan PRDA (yang berada di sektor yang sama), kapitalisasi saham DGNS masih jauh lebih kecil.
Tingkat likuiditasnya dibursa cukup tinggi sehingga saham DGNS bisa sebagai saham untuk investasi untuk tipikal investing (menahan saham cukup lama) dan juga untuk tipikal trading.
Institutional sponsorship (institusi pemegang saham mayoritas)
Berdasarkan data dari Biro Administrasi Efek per tanggal 10 November 2021, kepemilikan saham DGNS adalah:
| Nama | Jenis | Jumlah | Persentase |
| PT Bunda Investama | Lebih dari 5% | 510.000.000 | 40,8% |
| PT Bundamedik Tbk | Lebih dari 5% | 490.000.000 | 39,2% |
| dr. Dennis Jacobus Direksi | Kurang dari 5% | 500.000 | 0,2% |
| Masyarakat | Kurang dari 5% | 249.500.000 | 19,8% |
Terlihat bahwa salah seorang top manajemen (direksi) memiliki kepemilikan 0,2% di saham DGNS.
Market direction (arah pasar) – Analisis saham DGNS
Indeks Dow Jones
Untuk mencermati arah pasar, yang pertama perlu dicermati pergerakan indeks Dow Jones. Saat ini pasar Amerika masih bergerak dengan tren bullish.

Grafik indeks Dow Jones per 7 Desember 2021
IHSG
IHSG menunjukkan tren sideways.

Grafik IHSG per 2021-12-07
Tetap fokuskan investasi anda pada saham dari perusahaan yang memiliki kinerja bagus. Hindari melakukan kesalahan investor saham yang sangak klasik.




